Kredit UMKM: Pengertian, Manfaat, Daftar, dan Cara Pinjam

Artikel ini terakhir diperbarui June 21, 2021 by Zaky Afdika
Kredit UMKM: Pengertian, Manfaat, Daftar, dan Cara Pinjam
Sumber foto: mumun96 via Shutterstock
Bagikan ke Teman:

Dukungan modal untuk pengusaha kecil, mikro, dan menengah terus disuntikkan oleh pemerintah dan lembaga keuangan. Tentu hal ini membuat iklim ekonomi di Indonesia semakin sehat. namun tentu saja hal ini perlu diregulasi dengan baik agar modal yang telah disiapkan menjadi tepat sasaran dan bisa mengembangkan potensi ekonomi di masyarakat. Salah satu dukungan modal yaitu kredit UMKM dari pemerintah yang beberapa waktu belakangan semakin serius direspon oleh lembaga keuangan maupun pemangku kebajikan. Jadi seperti apa kredit UMKM bisa berpengaruh pada geliat ekonomi mikro, kecil, dan menengah dan bagaimana proses pengajuan kredit yang bisa kamu lakukan? Simak penjelasan Qoala berikut ini.

Apa Itu Kredit UMKM?

Istilah kredit UMKM santer terdengar setelah kebijakan pemerintah untuk mendukung pengusaha-pengusaha kecil di tengah masa pandemi di tahun 2020. Secara singkat, kredit UMKM adalah bantuan modal yang diberikan kepada debitur usaha mikro, kecil, dan menengah yang memenuhi definisi kriteria usaha, kecil, dan menengah. Dalam UU No. 20 Tahun 2008 tentang UMKM menjelaskan bahwa UMKM adalah usaha produktif yang memenuhi kriteria usaha dengan batasan tertentu kekayaan bersih dan hasil penjualan tahunan.

Apa Itu Pinjaman Lunak?

Setelah mengetahui apa itu kredit UMKM, maka istilah lain yang berkaitan adalah pinjaman lunak atau soft loan. Fasilitas ini adalah pinjaman dengan syarat pelunasan ringan, dengan tingkat suku bunga rendah, serta jangka waktu pengembalian yang cukup panjang. Awalnya fasilitas pinjaman lunak ini awalnya diberikan oleh bank kepada perusahaan pembangunan dengan jangka waktu pengembalian hingga 50 tahun. Tapi konsep pinjaman lunak ini menjadi dasar dari kredit UMKM karena memenuhi kemudahan dan keringanan pengembalian kredit oleh pengusaha mikro, kecil, dan menengah.

Tujuan Kredit UMKM

Pemerintah menggalakkan pemberian kredit dengan memberlakukan sejumlah kebijakan, seperti Kredit Usaha Rakyat untuk UMKM. Tujuannya tentu saja menciptakan lapangan pekerjaan sehingga mengentaskan kemiskinan. Nantinya diharapkan perkembangan jumlah UMKM di Indonesia yang mendapatkan bantuan kredit akan meningkatkan sektor riil dan memberdayakan UMKM. Beberapa kebijakan dari pemberian kredit bantuan UMKM tanpa agunan ini mencakup beberapa hal, yaitu:

  • Pengembangan wirausaha baru
  • Peningkatan sumber pembiayaan
  • Peningkatan potensi pasar
  • Reformasi regulasi ekonomi

Manfaat Bila UMKM Memanfaatkan Kredit Usaha yang Ditawarkan oleh Bank

Tentunya banyak wirausaha baru yang merasa terbantu dengan adanya kredit yang ditawarkan. Manfaat suntikan pembiayaan untuk pengembangan usaha tentu sangat dirasakan oleh pemilik UMKM melalui kredit. Tak hanya dari sisi pemilik usaha saja, tapi juga manfaat yang didapatkan oleh pemerintah dari program kredit ini adalah percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKM untuk menanggulangi masalah kemiskinan dan memperluas kesempatan kerja dan bertumbuhnya ekonomi. Kredit UMKM memberikan keleluasaan dalam hal pembayaran cicilan dan jangka waktu yang lebih panjang sehingga para penggiat usaha dapat mengukur kemampuan finansialnya dengan pengembangan usaha yang dilakukan. Ditambah lagi pinjaman ini memiliki suku bunga pinjaman kredit yang lebih kecil dibandingkan dengan suku bunga pinjaman pada umumnya.

Daftar Bank yang Memberikan Kredit

Untuk mendukung skema kredit secara menyeluruh kepada masyarakat yang membutuhkan, pemerintah juga bekerjasama dengan beberapa layanan bank untuk memberikan kredit yang bisa dijangkau oleh masyarakat. Berikut ini beberapa bank yang memberikan pinjaman UMKM tanpa agunan dan jenis-jenisnya.

KUR BNI

BNI memberikan program kredit yang dibagi menjadi beberapa jenis untuk mempermudah para calon debitur mendapatkan pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan usahanya. Berikut ini jenis kredit yang ditawarkan oleh BNI.

KUR Mikro

BNI menawarkan jenis KUR Mikro yang bisa digunakan untuk mengembangkan usaha yang telah berjalan dengan plafon hingga Rp25 juta. Jangka waktu yang diberikan oleh KUR Mikro selama 4 tahun. Pastikan usahamu sudah berjalan dan sehat untuk bisa mendapatkan pinjaman kredit KUR Mikro ini.

KUR Ritel

KUR Ritel adalah jenis pembiayaan kredit dari BNI untuk memberikan tambahan modal untuk pengusaha pemula. Untuk plafon pinjaman KUR Ritel ini lebih tinggi dari KUR Mikro yaitu hingga Rp500 juta.

KUR TKI

Pembiayaan kredit khusus untuk TKI diberikan oleh BNI dengan besaran pinjaman hingga Rp25 juta dengan tenor 3 tahun. Kredit UMKM ini hanya memberikan pinjmanan kepada TKI yang bekerja di beberapa negara saja meliputi Singapura, Hong Kong, Taiwan, Brunei, Jepanh, Korea, dan Malaysia.

KUR Tani

Pengembangan usaha di sektor pertanian dijawab oleh BNI dengan adanya KUR Tani untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi usaha masyarakat tani, pedagang pupuk, dan juga ekosistem industri yang tercakup di dalamnya. Program kredit KUR Tani ini diberikan selama 5 bulan atau sebanding dengan musim tanam. Dengan program yang disesuaikan dengan musim panen maka petani bisa menyesuaikan pinjaman dengan jenis tanaman dan luas lahan yang meliputi syarat berikut:

  1. Kredit untuk petani tanam padi sebesar Rp22.000.000
  2. Kredit untuk petani tanam jagung sebesar Rp15.000.000
  3. Luas tanah pertanian selebar 2ha dikenakan suku bunga pertahun sebesar 6% dan 0,03% per lima bulan.

Kredit Pinjaman KUR Bank Mandiri

Bank Mandiri memberikan kredit UMKM Mandiri dengan penawaran beberapa jenis kredit untuk mengoptimalkan pembiayaan kepada para debitur. Berikut ini 4 jenis kredit yang ditawarkan oleh Bank Mandiri.

KUR Mikro

Pembiayaan usaha dengan kredit maksimal Rp25 juta dengan jangka waktu 2 tahun.

KUR Ritel

Pembiayaan kredit sebesar Rp25 juta- Rp200 juta dengan jangka waktu 3 tahun untuk kredit modal kerja, dan 5 tahun untuk kredit investasi.

KUR Penempatan TKI

Pinjaman untuk para TKI dengan besaran Rp25 juta yang disesuaikan dengan masa kontrak TKI di luar negeri atau maksimal 12 bulan.

KUR Khusus

Pembiayaan usaha untuk kelompok yang dikelola secara bersama dalam bentuk cluster dengan Mitra Usaha dan komoditas perkebunan rakyat dan peternakan rakyat atau perikanan rakyat.

KUR BRI

BRI memberikan penawaran kredit UMKM dengan membagi menjadi beberapa jenis. Hal ini bertujuan untuk mengelompokkan para usahawan dan juga penyesuaian kebutuhan pembiayaan dari setiap produk UMKM. Berikut ini beberapa jenis pinjaman modal usaha yang dikelola oleh KUR BRI.

Pinjaman Mikro

Program pinjaman mikro yang dikeluarkan oleh BRI meliputi Kredit usaha mikro dan Kupedes. Batas pinjaman untuk pinjaman usaha mikro hingga mencapai Rp500 juta. Sedangkan pinjaman Kupedes bisa digunakan untuk berbagai keperluan.

Pinjaman Retail Menengah

Program pinjaman retail menengah dari BRI dibedakan menjadi Kredit modal kerja dan kredit investasi. Untuk kredit modal kerja, pinjaman diperuntukkan bagi pelaku usaha yang membutuhkan modal tambahan untuk pengembangan usahanya. Sedangkan kredit investasi digunakan untuk pembiayaan barang modal atau aktiva tetap perusahaan. batas nominal pembiayaan disesuaikan dengan kemampuan peminjaman modal usaha mulai dari Rp100 juta hingga Rp4 miliar.

Pinjaman Program

Pinjaman program digunakan untuk membiayai sebuah program tertentu yang dibedakan menjadi kredit pangan, resi gudang, dan kredit kemitraan. Kredit pangan merupakan pinjaman untuk usaha yang bergerak di bidang pangan. Resi gudang adalah jenis pinjaman untuk para petani, Gapoktan, atau koperasi yang menjadikan resi gudang sebagai jaminannya. Sedangkan untuk kredit kemitraan adalah pembiayaan modal untuk pembelian aktiva tetap dalam rangka meningkatkan produksi penjualan.

Cara Mendapatkan Pinjaman UMKM

Setiap lembaga keuangan yang memberikan layanan pinjaman kredit memiliki syarat dan ketentuan masing-masing. Untuk itu, kamu perlu mengetahui cara mendapatkan pinjaman UMKM sebagai modal usaha melalui beberapa bank berbeda seperti berikut ini.

Cara Mendapatkan Kredit Melalui Bank BTN

  • Mengajukan permohonan Kredit ke Kantor Cabang Bank BTN
  • Menyiapkan berkas yang telah ditentukan
  • Berkas akan diproses dan diverifikasi oleh Bank BTN
  • Setelah lolos proses verifikasi dan disetujui maka pemohon akan melakukan akad kredit
  • Setelah akad kredit dilakukan maka dana kredit bisa dicairkan

Cara Mendapatkan Kredit Melalui Bank Mandiri

Syarat untuk mendapatkan KUR Mikro dan KUR Ritel antara lain:

  • Peminjam tidak memiliki kredit
  • Peminjam boleh sedang menerima kredit pada penyalur yang sama
  • Tidak masuk daftar hitam Nasional Penarik cek dan /atau bilyet giro kosong
  • Mempunyai usaha produktif dan telah berjalan minimal 6 bulan

Cara Mendapatkan Pinjaman Kredit Melalui Bank BRI

Untuk bisa mengajukan pinjaman kredit UMKM BRI, kamu bisa mengunjungi laman website BRI yaitu https://bri.co.id/, kemudian klik menu “UMKM” dan klik “Pinjaman”. Di laman tersebut akan ditampilkan berbagai pilihan jenis pinjaman yang ditawarkan oleh BRI dalam bentuk digital kredit UMKM serta lokasi dimana bisa mengajukannya. Namun jika menginginkan untuk melakukan pengajuan secara tatap muka bisa melakukannya dengan datang langsung ke kantor cabang BRI dengan membawa berkas kelengkapan.

Besaran dan Suku Bunga Pinjaman

Setiap lembaga keuangan yang memberikan penawaran kredit memberikan besaran yang berbeda-beda dan juga suku bunga kredit UMKM bervariasi. Untuk itu, kamu perlu memahami besaran dan suku bunga pinjaman yang berlaku untuk kredit UMKM yang kamu terima. Untuk besaran KUR dari pemerintah adalah 7% efektif per tahun atau berbulannya 0,41% flat. Secara resmi, KUR dari pemerintah ini disalurkan melalui KUR BRI. selain itu ada juga kredit UMKM BCA dengan suku bunga yang juga lebih kompetitif.

Besaran dan Suku Bunga Kredit Mikro Bank Sinarmas

Bank Sinarmas adalah salah satu bank yang ikut berpartisipasi dalam mendorong kemajuan produk UMKM dengan memberikan kredit mikro. Skema yang ditawarkan oleh Bank Sinarmas untuk para debitur adalah pinjaman Simas KUK dan Pinjaman Simas UKM yang dijelaskan sebagai berikut:

Pinjaman SIMAS KUK dengan plafond 50 juta sd 500 juta dengan masa pinjaman 6 sd 60 bulan yang menawarkan bunga 0.90% sampai 1.25% per bulan.

Pinjaman SIMAS UKM dengan plafon > 500 juta sd 2 M dengan masa pinjaman 6 sd 84 bulan yang menawarkan bunga 15% sd 17% per tahun.

Sinarmas juga membebankan biaya provisi sebesar 1% dan biaya admin Rp200.000 sd Rp2.000.000.

Besaran dan Suku Bunga Kredit dari CommBank BizLoan

Pilihan kredit yang bisa kamu pilih selain dari bank plat merah adalah pinjaman kredit dari Bank Commonwealth yang dikhususkan untuk para pedagang dan pengusaha. Adapun rincian produk dan besaran suku bungan dari CoomBank BizLoan ini mulai dari Rp10 juta- Rp200 juta dengan tenor 12, 24, dan 36 bulan. Suku bunga yang dibebankan adalah 1.19%-1.49% flat per bulan atau sesuai dengan jumlah pinjaman.

Akseleran

Akseleran adalah perusahaan fintech yang sudah terdaftar di OJK yang juga berpartisipasi dalam pemberian data kredit UMKM untuk para pengusaha. Plafon pinjaman mulai dari Rp75 juta hingga Rp200 juta dengan tenor 1 bulan hingga 24 bulan. Suku bunga yang ditawarkan oleh Akseleran adalah 6.48%-17% per tahun flat. Tapi besaran bunga ini ditentukan oleh grade pinjaman dan kelayakan usaha yang diajukan.

Koinworks

Satu lagi perusahaan fintech yang memiliki program kredit UMKM untuk mendukung pengembangan wirausaha mandiri di Indonesia adalah Koinworks. Kamu bisa mengajukan pinjaman mulai dari Rp10 juta hingga Rp2 miliar dengan tenor 24 bulan. Besaran suku bunga pinjaman yang diberlakukan oleh Koinworks adalah 0,75%-1,67% flat per bulan ditambah dengan biaya persetujuan kredit sebesar 2%-4%, biaya asuransi jiwa sebesar 0.24%, serta biaya administrasi sebesar Rp100,000.

Tips agar UMKM Tidak Sulit Meminjam Kredit Perbankan

Meski banyak lembaga keuangan yang menawarkan kredit dengan berbagai kemudahan dan pilihan jenisnya, tapi kamu perlu menyiapkan diri agar pengajuan kredit UMKM ini bisa disetujui dan pencairan dana bisa segera dilakukan. Berikut ini tips agar UMKM tidak sulit mendapatkan pinjaman kredit perbankan.

Kredit untuk tujuan yang jelas

Buat rumusan yang jelas dana yang akan didapatkan rencananya akan digunakan untuk pengembangan usahamu. Lebih baik cantumkan proposal dan juga anggaran yang dibutuhkan agar kamu sendiri bisa memprediksi besaran anggaran dan peruntukannya. Dengan perencanaan yang matang dari perusahaan dan tujuan dari dana yang akan didapatkan di awal, maka kreditur akan yakin dengan kelayakan usaha, rencana anggaran, dan potensi pembayaran cicilan dari usahamu.

Rekening koran yang sehat

Untuk memastikan kamu memiliki kemampuan finansial yang mapan, maka biasanya lembaga keuangan meminta rekening koran dari rekening pribadi calon peminjam. Hal ini dilakukan untuk mengetahui arus keuangan setiap bulannya dan meyakinkan lembaga keuangan bahwa kamu bisa membayar cicilan setiap bulan dengan arus keuangan yang sehat. Rekening koran juga bisa jadi acuan bahwa penghasilan dan pengeluaran bulanan masih memungkinkan untuk melakukan angsuran pinjaman.

Perhatikan persentase pemasukan dan pengeluaran

Umumnya, poin yang dijadikan pertimbangan pengajuan sebuah pinjaman kredit adalah kemampuan finansial peminjam yang tidak memungkinkan untuk membayar angsuran bulanan. hal ini dibuktikan dari persentase penghasilan dan pengeluaran tiap bulan yang tidak seimbang jika ditambah dengan beban pembayaran pinjaman. Sebaiknya jumlah nominal angsuran perbulan yang diajukan tidak lebih dari sepertiga dari penghasilan. persentase ini akan dijadikan pertimbangan apakah nanti kamu akan kesulitan dalam membayar cicilan hingga masa tenor berakhir. Buat proposal pinjaman yang relevan dan masuk akal dari persentase tersebut. Dengan besaran penghasilan dan pengeluaran yang proporsional, maka pengajuan kredit bisa diterima.

Sesuaikan besaran pinjaman dengan kebutuhan

Lembaga pemberi pinjaman biasanya memberikan beberapa pilihan pinjaman kredit yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan calon peminjam. Setiap lembaga punya kebijakan sendiri dalam memberikan penawaran kredit. Cari tahu tentang besaran pinjaman, skema pembayaran, disesuaikan dengan kebutuhan dan kesanggupanmu.

Memiliki riwayat kredit yang baik

Sebelum mengajukan kredit UMKM ke lembaga keuangan, maka pastikan kamu memiliki riwayat kredit yang baik. Jika memiliki kartu kredit atau pinjaman sebelumnya, pastikan semua sejarah kredit ini bersih dan tidak ada tunggakan atau masalah. Jika riwayat kredit ini memiliki catatan kurang baik, maka bisa jadi untuk pengajuan kredit berikutnya akan sulit.

Dari penjelasan tentang produk kredit UMKM dari setiap bank, tentu sekarang kamu memiliki pilihan tentang pinjaman kredit yang sesuai dengan kebutuhan usahamu sekarang. Pastikan semua syarat terpenuhi, agar kamu bisa mendapatkan kredit tersebut dengan mudah. Untuk informasi lainnya seputar pinjaman untuk UMKM hingga keuangan, kamu bisa cek selengkapnya di Qoala Blog.

Bagikan ke Teman:
Riza Dian Kurnia
A great storyteller and an enthusiastic listener. Dont stop when you are tired, stop when you are done.
Cari Asuransi Terbaik di Qoala