10 Cara Belajar Main Saham Terbaik untuk Pemula Mulai Investasi

Artikel ini terakhir diperbarui June 22, 2021 by Zaky Afdika
10 Cara Belajar Main Saham Terbaik untuk Pemula Mulai Investasi
Sumber foto: Freedomz
Bagikan ke Teman:

Cara belajar main saham patut diketahui oleh pelaku trading pemula sebelum terjun ke dunia investasi saham. Pasalnya saham merupakan salah satu produk pasar modal yang memiliki risiko tinggi dan kamu bisa meminimalisir risiko supaya bisa mendapatkan banyak cuan.

Walau istilahnya ‘bermain saham’, kamu harus tetap menjalaninya dengan serius karena saham merupakan produk investasi yang bisa menguntungkan, namun juga bisa merugikan. Bermain saham tanpa modal dan cara yang benar, hanya membuang waktu, uang, tenaga, dan pikiran.

Keuntungan Belajar Saham

Kamu harus belajar bermain saham dari orang yang berhasil meraup keuntungan hingga 20 persen atau lebih. Sebelum mengetahui cara belajar main saham bagi pemula, kamu harus tahu keuntungan yang didapat dari investasi saham harian atau tahunan.

1. Penghasilan Dividen

Dividen merupakan pembagian laba kepada pemegang saham sesuai banyaknya saham yang dimiliki. Pembagian ini akan mengurangi laba ditahan dan kas yang tersedia bagi perusahaan, namun keuntungan didistribusikan kepada para pemilik/investor. Semakin banyak kamu memiliki nilai saham sebuah perusahaan, maka semakin banyak juga penghasilan dividen yang bisa diperoleh setiap tahunnya.

Penghasilan dividen memiliki banyak kegunaan bisa sebagai dana pensiun atau membiayai investasi lain yang ingin kamu lakukan.

2. Diversifikasi

Diversifikasi merupakan sebuah teknik untuk mengurangi risiko dengan mengalokasikan dana ke berbagai instrumen keuangan, industri dan kategori lainnya. Investasi pasar saham mampu mengubah nilai secara independen dari jenis investasi lain seperti properti dan obligasi

Selain itu, diversifikasi saham bisa membantu kamu mengatasi kerugian akibat produk investasi lainnya. Kelebihan lain dari diversifikasi investasi saham yakni menambah risiko pada sebuah portfolio yang mampu menambah potensi keuntungan yang lebih cepat dan besar.

3. Kepemilikan Perusahaan

Dengan membeli saham, berarti kamu turut memiliki sebuah perusahaan. Semakin besar saham yang kamu punya, maka semakin penting suara kamu dalam memberikan keputusan dalam perusahaan itu.

Memiliki saham di tempat kamu bekerja juga mampu memberikan keuntungan tambahan. Misalnya sebagai salah satu bukti kesetiaan kamu kepada perusahaan dan ikut mendukung kesuksesan bisnis secara keseluruhan.

4. Transparansi

Pasar saham sebagai bagian dari ekonomi global memiliki sistem kerja yang transparan untuk memenuhi kebutuhan semua orang, baik investor atau bukan dalam hal penilaian dan penetapan harga. Transparansi juga memberikan rasa aman bagi investor karena dana yang mereka investasikan tidak akan habis secara percuma atau karena masalah internal perusahaan.

5. Punya Kesempatan Berinvestasi di Pasar Saham Top Dunia

Investasi saham bersifat global dan transparan sehingga kamu bisa menanamkan dana di perusahaan mana saja yang terdaftar di bursa efek. Kamu bisa belajar saham dengan berinvestasi pada perusahaan luar yang sedang merencanakan ekspansi bisnis supaya tidak terlalu banyak persaingan dan harga stok masih murah.

Seseorang yang berjalan di depan layar Bursa Efek Jakarta yang menggambarkan cara belajar main saham terbaik untuk pemula.
Sumber foto: Triawanda Tirta Aditya via Shutterstock

Cara Trading Saham Harian dan Tahunan

Setelah tahu keuntungan bermain saham, sekarang saatnya kamu menyimak cara belajar main saham bagi pemula. Poin-poin yang telah tim Qoala siapkan bisa kamu coba untuk memanen keuntungan bermain saham.

1. Pilih Sekuritas dengan Biaya Transaksi Kecil

Cara belajar main saham online pertama, kamu harus memilih satu di antara banyaknya perusahaan sekuritas atau broker saham. Biaya transaksi antar perusahaan sekuritas pun berbeda-beda. Tentu kamu agak bingung dengan apa yang dimaksud dengan ‘biaya transaksi’

Dalam investasi saham, kamu harus punya rekening efek (rekening dana nasabah) yang difasilitasi oleh perusahaan-perusahaan sekuritas ini. Setelah punya rekening, kamu bisa top-up uang ke rekening efek yang nantinya berfungsi layaknya e-money. Kamu bisa membeli saham-saham yang diinginkan secara online melalui uang itu.

Selanjutnya yang dimaksud dengan ‘biaya transaksi’ adalah biaya pembelian dan penjualan saham. Biaya ini menjadi sumber pendapatan perusahaan broker yang kamu gunakan. Misalnya ada sekuritas yang menerapkan biaya 0,19 persen untuk pembelian dan 0,29 persen untuk penjualan. Terdapat pula yang 0,15 persen untuk pembelian dan 0,20 untuk penjualan, dan lain sebagainya.

Semakin kecil biayanya, tentu akan menguntungkan investor. Namun bukan berarti yang berbiaya besar tak layak dipilih. Bisa saja aplikasi mereka lebih bagus dan pelayanan mereka terhadap nasabah juga lebih baik.

Bila sudah tahu sekuritas mana yang mau dituju, kamu bisa menyiapkan dokumen terkait untuk membuka rekening dan belajar indeks atau IDX saham.

2. Jangan Pelit, tapi Jangan Kebablasan

Setelah memiliki rekening efek dan aplikasi main saham di laptop, kamu bisa transfer data atau top up ke rekening efek itu. Bila merasa ragu itu wajar saja karena kita enggan kehilangan duit dari investasi. Namun, kamu enggak perlu khawatir karena bermain saham bisa dimulai dengan modal 100 ribu dan kamu tinggal mengikuti cara yang dianjurkan.

Dalam transaksi saham terdapat satuan lot yang mana satu lot terdiri dari 100 lembar saham. Bila harga per lembarnya Rp1.000, berarti harga satu lotnya tinggal dikalikan 100 saja yakni Rp100.000. Tentu kamu tidak akan langsung dapat segepok duit dengan modal Rp100 ribu.  Kamu perlu berinvestasi secara konsisten dan terukur, jangan gegabah membelanjakan seluruh uang untuk saham.

Kamu bisa trading saham harian dengan cara menggunakan 10% dari total uang kas di rekeningmu dan itu bukan dari dana darurat. Setiap bulan, lakukan transaksi dana 10 persen dari penghasilan bulanan untuk membeli saham. Semakin besar jumlah dana yang kamu investasikan, maka semakin besar potensi keuntungan yang kamu dapat. Namun bila harga sahamnya turun, maka kerugian yang kamu alami juga besar.

Kamu harus belajar mengelola emosi dari investor kelas kakap untuk tetap berkepala dingin dalam mengambil keputusan. Mengalami down saat bermain saham online merupakan hal yang biasa karena investasi ini tidaklah gratis, yang penting kita sudah tahu cara untuk tak mengulangi kesalahan yang sama.

3. Pilih Saham di Indeks LQ45 atau IDX30

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan Indeks saham sebagai ukuran statistik perubahan gerak harga dari kumpulan saham, yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu. Terdapat 35 indeks saham yang terdaftar di BEI dan supaya enggak bingung kamu bisa memilih saham yang tergabung dalam indeks IDX30 atau LQ45.

Alasannya, saham-saham di indeks itu punya likuiditas yang sangat tinggi dan fundamental perusahaannya juga dinilai baik. Saham-saham yang ada indeks-indeks itu biasa disebut saham blue chip alias saham papan atas/unggulan. Contohnya adalah saham Telkomsel dan kamu bisa membeli di aplikasi broker dengan cara mudah.

Memilih saham yang berada di indeks ini merupakan cara bermain saham yang cenderung aman, syukur bila bisa balik modal awal atau tanpa kerugian yang besar. Bagi pemula, kamu bisa belajar saham dengan mengenali saham apa saja yang termasuk dalam indeks IDX30 dan LQ45.

4. Beli Saham Consumer Goods atau Perbankan

Cara belajar main saham bagi pemula selanjutnya dengan membeli saham consumer goods atau perbankan. Kamu sudah membaca saham-saham yang ada di indeks IDX30 atau LQ45, bukan?

Pertanyaan selanjutnya, ada apa dengan dua jenis perusahaan itu? Untuk belajar saham, perusahaan consumer good atau perbankan merupakan pilihan tepat karena produk-produknya banyak digunakan masyarakat dan otomatis mencetak laba yang signifikan setiap tahunnya.

Meski saat kamu beli harga saham mereka turun, lambat laun akan normal lagi atau malah untung. Kecuali bila Indonesia mengalami krisis ekonomi. Tertarik mencoba cara trading saham harian ini?

5. Disiplin dengan Melakukan Stop-loss

Bagaimana cara trading saham yang benar? Salah satunya dengan tetap tenang dan tak panik saat harga saham yang kamu beli mengalami penurunan, kamu perlu tenang dan enggak usah panik. Mengatur emosi itu penting  karena turun-naiknya harga saham merupakan hal yang biasa. Asal perusahaan yang kamu tanamkan sahamnya punya prospek cerah, harga saham kamu tentu akan kembali naik lagi.

Saat melihat portofolio yang merah, kamu bisa melakukan peninjauan terhadap emiten yang bersangkutan dengan seksama. Bila penurunan disebabkan faktor fundamental keuangan, kamu jangan ragu untuk stop loss—nilai batasan harga terendah yang ditentukan guna membatasi kerugian. Kerugian bisa semakin besar bila perusahaan akhirnya bangkrut, ketimbang sedari awal sudah disiplin melakukan stop-loss.

6. Tentukan Mau jadi Trader atau Investor

Cara belajar main saham online keenam, kamu bisa menentukan mau jadi seorang trader atau investor. Trader punya sifat mencari keuntungan dari selisih harga jual dikurangi harga beli dalam waktu yang relatif singkat.

Sementara bila ingin jadi investor, kamu bisa menyimpan saham dalam waktu lama dan memanen keuntungannya di kemudian hari. Tak sedikit orang yang mengalami kerugian karena labil menentukan pilihan mau menjadi investor atau trader.

Kamu bisa mengetahuinya dengan cara melihat karakteristik kamu saat tanam saham dalam aplikasi broker atau di bank. Apakah tipe orang yang lebih suka mengambil risiko atau cenderung main aman dalam jangka panjang.

7. Saat Harga Turun, Waktunya Membeli

Membeli saham saat harga turun, mengapa tidak? Banyak orang (termasuk investor pemula) yang beranggapan bahwa ketika harga indeks saham sedang menurun merupakan saat yang buruk untuk membeli saham. Pandangan itu bisa benar, tapi juga bisa salah, tergantung bagaimana situasinya.

Kamu bisa membeli harga saham yang turun karena potensial meningkat di kemudian hari. Bila itu terjadi, kamu bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Ingat, tak ada cara trading saham yang benar atau mutlak, semuanya tergantung dengan pilihan jenis investasi kamu. Ingin bermain saham dengan cara jangka pendek atau jangka panjang, keduanya tak masalah bagi pemula selama masih belajar.

8. Diversifikasi Saham

Diversifikasi saham merupakan teknik untuk mengurangi risiko kerugian dengan caranya membeli saham di sektor yang berbeda-beda seperti perbankan, consumer goods, maupun properti,.

Cara belajar main saham online ini bertujuan untuk mengantisipasi bila sewaktu-waktu harga salah satu saham kamu turun akibat suatu hal, lalu kerugiannya bisa ditutupi dari saham lain yang bergerak di industri berbeda.

9. Pilih Saham yang Fundamentalnya Baik

Kamu perlu memilih saham yang punya fundamental keuangannya baik, selain memilih saham LQ45 atau IDX30. Selain itu, lihat pula portofolionya seperti apa, rekam jejak usahanya serta kondisi keuangannya baik atau tidak. Tujuannya supaya kamu bisa menekan angka kerugian dan mungkin menghasilkan uang yang besar di masa mendatang.  Memperhatikan kondisi fundamental perusahaan merupakan salah satu cara belajar main saham bagi pemula yang paling mendasar.

10.  Tips Investasi Saham Jangka Panjang dan Jangka Pendek

Tipe investasi tentu akan mempengaruhi langkah atau strategi yang akan investor ambil. Seluruh poin ini sejatinya memberikan gambaran umum cara belajar main saham bagi pemula. Selanjutnya kamu bisa memilih, langkah atau tips mana saja yang cocok atau tidak dengan kamu.

I. Cara Investasi Saham Jangka Panjang

Cara berinvestasi saham dalam jangka waktu panjang bisa kamu lakukan dengan melakukan top up saham setiap bulan sesuai budget. Bila harganya sedang turun, kamu bisa membelinya untuk investasi masa depan.

Misalnya harga saham BCA mengalami kenaikan mencapai 14 ribu % saat pertama kali melakukan IPO (tahun 2000). Saat itu harganya hanya Rp500 perak, sementara sekarang sudah Rp27 ribuan. Intinya, kamu hanya perlu sabar dan enggak perlu buru-buru menjualnya.

Sebenarnya berapa lama sebuah investasi bisa disebut jangka panjang? Sejatinya tak ada patokan yang pasti untuk itu. Ada orang yang menganggap 5 tahun sebagai waktu jangka panjang. Terlebih sekarang dunia sudah masuk era globalisasi sehingga arus berita turut mempengaruhi sentimen yang muncul di pasar modal.

Kalau kamu tipe orang yang sabar, enggak ada salahnya mencoba cara belajar main saham dalam jangka panjang.

II. Cara Trading Saham Harian/Jangka Pendek

Cara bermain saham ini cocok buat kamu yang punya modal lebih dan tanpa sungkan berani mengambil risiko. Seorang investor jangka pendek harus tahu batas rendah harga saham yang ingin diincar. Karenanya, mencermati tren fluktuasi harga saham yang diincar dan memantau informasi seputar industri di portal berita menjadi santapan sehari-hari.

Jual-beli saham harian/jangka pendek lebih tepat disebut trading dibanding investasi. Kamu bisa membeli saham di harga terendah, dan kemungkinan dalam jangka pendek harga saham itu bisa naik di atas 5 persen. Selanjutnya kamu bisa menjualnya cepat-cepat sebelum harganya turun lagi.

Ada juga investor yang menjual sahamnya ketika sudah untung 1% atau 2% persen saja. Namun, keuntungan dengan persentase sekecil itu baru terasa bila modal yang digunakan sangat besar. Cara trading saham harian sebenarnya kurang tepat untuk investor level pemula. Namun bila ingin mencobanya sah-sah saja yang penting jangan beli perusahaan dengan fundamental yang tidak jelas. Contohnya perusahaan yang selalu mencatatkan kerugian besar dalam beberapa tahun terakhir.

Cara belajar main saham untuk pemula dan menyiapkan reksa dana sebagai alternatif.
Sumber foto: garagestock via Shutterstock

III. Reksa Dana Saham sebagai Alternatif Investasi Saham

Saham menjadi salah satu varian produk pasar modal yang populer. Produk pasar modal lain yang enggak kalah populer ada reksa dana, yang memiliki varian berupa reksa dana saham. Reksa dana saham juga bisa menjadi langkah pertama kamu untuk berinvestasi dan prosesnya tentu lebih mudah.

Melalui reksadana saham, uang kamu akan dikelola oleh manajer investasi yang sudah disediakan. Jadi kamu enggak perlu repot meneliti atau mengecek satu-satu portfolio saham yang diinginkan. Caranya, kamu hanya perlu membeli saham lalu pantau terus sembari tetap bersabar.

Kamu bisa mendapatkan produk reksa dana saham melalui fintech atau di e-commerce dengan modal awal mulai dari Rp100 ribu.

Itulah 10 cara belajar main saham online bagi pemula yang bisa kamu coba. Sebagai pemula, jangan sungkan untuk belajar saham bahkan dari file PDF yang bertebaran di internet. Sudah siap mengikuti cara belajar main saham dengan modal 100 ribu di atas? Pastikan kamu belajar saham dari sumber yang tepat. Kamu bisa menemukan beragam informasi seputar keuangan, mulai dari asuransi, investasi, hingga lainnya hanya di Qoala Blog.

Bagikan ke Teman:
Yogarta Awawa
Seorang penulis, yang subjek tulisannya merentang dari artikel, berita, company profil, cerpen, sampai puisi. Hasil karyanya termuat dalam antologi "Narasi Baru" yang digagas Festival Sastra TangSel 2018 dan "Semesta Jiwa" oleh Komunitas Rumah Semesta.
Cari Asuransi Terbaik di Qoala