Serba Serbi Investasi Bodong, Jangan Sampai Tertipu!

Artikel ini terakhir diperbarui April 29, 2021 by Zaky Afdika
Serba Serbi Investasi Bodong, Jangan Sampai Tertipu!
Sumber foto: via Shutterstock
Bagikan ke Teman:

Apakah kamu pernah mendengar isu tentang investasi bodong? Investasi merupakan salah satu tindakan yang membantu kamu mendapat keuntungan. Namun, apa jadinya jika investasi yang kamu lakukan berakhir sebagai korban penipuan? Nah, itulah yang dimaksud dengan bodong investasi.

Investasi bodong adalah salah satu bentuk investasi yang perizinannya tidak ada dan tidak mempunyai skema jelas. Hal ini akan memakan banyak korban karena tergiur dengan program jebakan. Sudah tidak heran lagi jika kasus penipuan ini marak. Terbukti dari banyaknya investasi yang ditutup lantaran ilegal. Berikut ini Qoala akan bahas tentang serba-serbi investasi bodong yang harus kamu waspadai!

Apa Itu Investasi Bodong

apa itu investasi bodong
Sumber foto: 9nong via Shutterstock

Apa itu investasi bodong setelah melihat penjelasan singkat di atas? Investasi tersebut adalah investasi yang akan meminta anggotanya untuk menanam modal. Padahal, dalam produk tersebut tidak ada. Alhasil, orang yang meminta anggotanya melakukan hal tersebut akan mengambil uang dan kabur.

Melihat dari kasus investasi bodong, saat ini sudah ada 14 investasi ilegal pada Januari 2021. Itulah kenapa penting untuk memastikan adanya surat perizinan dalam lembaga agar kamu tidak ditipu. Pastikan juga surat tersebut resmi dan terdaftar dalam OJK. Karena biasanya produk keuangan atau investasi legal akan tercantum dalam OJK.

Jenis Investasi Bodong

Setelah kamu melihat pengertian dari investasi bodong, sekarang kamu harus tahu bahwa investasi tersebut mempunyai beberapa jenis. Jenis tersebut dibuat untuk menarik para masyarakat saat ingin melakukan sesuatu yang berkaitan dengan keuangan. Berikut beberapa jenis di antaranya yang cukup populer.

1. Investasi Online Tidak Berizin

Salah satu jenis investasi bodong adalah investasi online yang tidak mempunyai izin. Banyak sekali lembaga atau instansi yang ternyata ilegal. Mulai dari PBK atau Perdagangan Berjangka Komoditi, penjualan langsung, penggandaan uang, sampai investasi emas palsu. Bahkan, ada beberapa aplikasi yang izinnya tidak resmi dan katanya bisa menghasilkan uang.

2. Arisan Bodong

Salah satu contoh kasus investasi bodong adalah arisan. Banyak sekali masyarakat yang menjadi korbannya akibat arisan. Hal ini karena arisan menjadi salah satu cara investasi yang banyak diminati oleh ibu rumah tangga. Tidak heran jika banyak yang ikut dan tidak sadar jika akan menjadi korban penipuan.

Beberapa investasi dalam bentuk arisan tersebut, pelaku menawarkan bonus seperti emas dan keuntungan lainnya yang lebih tinggi. Alhasil, banyak korban yang tergiur dan menjadi mangsa. Kerugian yang dicapai korban dari jenis investasi ini cukup tinggi, tergantung jenis arisan yang dipilih.

Hal ini karena banyaknya jenis arisan yang ditawarkan, mulai dari arisan uang, arisan emas, arisan bawang, sampai arisan smartphone. Selain itu, ada beberapa arisan bodong yang ternyata dilakukan secara online dengan menawarkan melalui sosial media. Mereka akan meminta transferan lalu kabur setelah mendapatkan uangnya.

3. Koperasi Bodong

Selain arisan, koperasi juga mempunyai beberapa investasi bodong yang terbukti ilegal. Ada beberapa ciri yang bisa ditemukan dari koperasi bodong. Mulai dari penawaran melalui SMS atau sosial media, menggunakan nama KSP atau koperasi, pencatutan nama koperasi legal, sampai menggunakan logo koperasi Indonesia.

Hal ini tentunya akan membuat masyarakat mudah percaya. Padahal investasi bodong tersebut ilegal dan prinsipnya tidak sesuai dengan prinsip koperasi. Tidak heran jika banyak yang lebih terperdaya dalam koperasi bodong lantaran kepintaran pelaku membuat mangsanya percaya.

Ciri-ciri Investasi Bodong

Setelah melihat beberapa jenis dari investasi ilegal, kamu juga harus tahu ciri-ciri investasi bodong. Meski terlihat agak susah karena pelaku semakin pintar, tapi kamu bisa mengenalinya dengan melihat segala aspek. Berikut ciri-cirinya yang harus kamu tahu agar tidak menjadi korban penipuan.

1. Menawarkan Keuntungan Terlampau Tinggi

Salah satu ciri yang bisa kamu lihat dari investasi bodong adalah penawaran keuntungan terlampau tinggi. Mendengar keuntungan yang tinggi membuat siapa saja penasaran dan ingin mencobanya. Namun, kamu perlu tahu dan ingat, bahwa semakin tinggi keuntungan, maka risikonya pun semakin besar.

Tentunya hal ini sebanding dan biasanya ada di instansi legal. Sementara instansi ilegal akan menawarkan investasi dengan keuntungan sangat tinggi, tapi minim risiko. Jadi, saat kamu menemukan investasi seperti ini, jangan langsung tergiur dan menyetujuinya.

2. Keuntungan Dalam Waktu Singkat

Sudah menawarkan keuntungan sangat tinggi, ditawarkan pula keuntungan dalam waktu singkat. Siapa yang tidak tergiur jika diberitahu seperti itu? Nah, bisa saja poin tersebut masuk sebagai ciri-ciri dari investasi bodong. Karena investasi legal pastinya membutuhkan waktu untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi.

3. Perizinan Bermasalah

Ciri-ciri yang paling mudah untuk menemukan investasi bodong adalah perizinan atau legalitas. Biasanya, investasi legal tidak akan mengalami masalah terkait surat perizinannya. Terlebih, investasi legal sudah masuk dalam daftar Otoritas Jasa Keuangan. Jadi, mereka tidak akan menipu atau memakan korban.

Berbeda dengan investasi bodong 2020 yang legalitas atau perizinannya bermasalah. Apabila investasi yang sedang kamu ikuti tidak mempunyai surat izin atau surat resmi maka kamu perlu curiga. Selain itu, meski dia menunjukkan surat resmi, jangan langsung percaya. Karena bisa saja dia mencuri investasi yang terbukti legal.

4. Cara Penjualan Tidak Resmi

Investasi bodong mempunyai cara penjualan yang tidak resmi. Hal ini bisa menjadi ciri atau tanda dari investasi ilegal. Hal ini karena mereka sebenarnya tidak mempunyai produk yang jelas dan pasti. Alhasil, penjualan produk untuk mendapat keuntungan pun menjadi tidak resmi. Mereka akan mengandalkan sesuatu yang membuat mereka tidak mengalami kerugian.

5. Diminta Mencari Nasabah Baru

Investasi bodong akan meminta anggota untuk mencari nasabah baru sebanyak-banyaknya. Hal ini karena mereka mengandalkan investor baru untuk menutupi keuntungan yang ditawarkan. Dengan kata lain, investasi tersebut menggunakan skema Ponzi, penipuan investasi yang keuntungannya dibayar dari investor itu sendiri atau investor yang baru masuk.

Alhasil, keuntungan yang kamu dapat sebenarnya adalah dari uangmu sendiri atau anggota yang baru masuk. Jadi, lingkup perputaran keuntungan investasi bodong akan tampak tidak jelas dan terasa sulit mendapat keuntungan besar seperti yang ditawarkan.

6. Perusahaan dan Produk Tidak Jelas

Investasi bodong adalah investasi yang tujuannya hanya untuk melakukan penipuan. Alhasil, mereka akan berusaha membuat masyarakat percaya. Padahal, bagian dalamnya tidak sebagus seperti bagian luar yang terlihat. Mereka akan memberikan kontak atau alamat yang sebenarnya bukan perusahaan milik mereka.

Bahkan, ada beberapa investasi yang memberikan alamat di sebuah tempat yang sudah bangkrut dan kosong. Selain itu, semakin lama investor melalukan investasi, maka dia akan merasa bahwa produk yang dijanjikan tidak tampak dan sebenarnya hanya pemanis. Jadi, sebelum kamu menghabiskan banyak uang, lebih baik cari tahu investasi itu legal tidaknya.

7. Pengelolaan Sumber Daya Tidak Transparan

Ciri-ciri selanjutnya yang bisa kamu temukan pada investasi bodong adalah pengelolaan sumber daya tidak transparan. Dengan kata lain, pengelolaan itu sebenarnya tidak ada dan hanya dibuat untuk menarik nasabah saja. Mereka akan memberikan janji manis dan selalu menyebutkan keuntungan dari produk yang ditawarkan.

8. Keuntungan Macet

Ciri lainnya dari investasi bodong adalah keuntungan yang diterima investor suatu saat akan macet. Hal ini karena keuntungan akan didapat oleh nasabah apabila ada nasabah baru. Sementara, jika dalam investasi tersebut tidak ada nasabah baru, maka para investor tidak mendapat keuntungan.

Karena investasi bodong tidak ingin repot atau membayar para investornya. Itu sama saja merugikan bagi mereka dan tidak sesuai tujuan. Jadi, jika kamu keuntungan yang kamu dapatkan macet tanpa diberitahukan sebabnya, bisa jadi investasi tersebut adalah penipuan.

Cara Menghindari Investasi Bodong

cara menghindari investasi bodong
Sumber foto: polkadot_photo via Shutterstock

Jika kamu tidak ingin terkena korban investasi, maka kamu harus tahu cara menghindari investasi bodong. Berikut beberapa langkah atau tips yang membantu kamu jauh dari kasus penipuan akibat investasi.

1. Identifikasi Penawaran Investasi

Salah satu cara menghindar atau cara mengetahui investasi bodong bisa kamu lakukan dengan mengidentifikasi penawaran investasi. Biasanya, investasi tersebut akan menawarkan keuntungan yang sangat tinggi, tapi risiko yang ditawarkan kecil. Dari poin ini, kamu bisa mulai curiga. Karena keuntungan tinggi akan sebanding dengan risiko yang tinggi pula.

Investasi bodong terbaru pun biasanya tidak mempunyai struktur yang jelas. Mereka hanya akan menekankan keuntungan yang didapatkan dengan menjadi anggota mereka. Akan tetapi, seluk beluk, sistem, pembagian, tidak akan dijelaskan. Karena keuntungan yang ditawarkan menggiurkan, makanya banyak orang yang percaya dan lupa bagaimana sistemnya bekerja.

Selain itu, beberapa investasi bodong terbaru hadir dengan cara penjualan yang tidak resmi. Mereka hanya akan mengandalkan anggota atau nasabah baru untuk membayar investor lain. Jadi, jika kamu berhasil mengidentifikasi dan tidak tertipu oleh keuntungan besar, maka kamu bisa menghindari penipuan.

2. Cek Perizinan Pengelola Investasi

Cara kedua untuk melakukan cek investasi bodong adalah dengan mengecek perizinan atau legalitas pengelola investasi. Pertama, kamu bisa melihat apakah investasi tersebut ilegal atau legal dari surat izin. Biasanya, investasi legal akan mencantumkan surat izin yang resmi. Namun, bisa saja jika investasi penipuan memalsukan izin usaha agar nasabah percaya.

Kedua, kamu bisa mengecek perizinan pengelola investasi bodong melalui alamat yang diberikan. Pastikan jika alamat itu memang benar adanya dan tempat tersebut tidak kosong. Karena beberapa instansi ilegal akan mencantumkan alamat yang ternyata saat dikunjungi adalah kosong.

Selain melihat perizinan, kamu juga bisa melihat dokumen perusahaan. Biasanya, instansi legal akan memberikan dokumen tanpa diminta. Jadi, tidak ada salahnya untuk melihat dokumen perusahaan. Karena, di dalam dokumen biasanya tercantum profil perusahaan, model investasi, sampai risiko dari investasi.

3. Pastikan Retur yang Wajar

Cara mengetahui investasi bodong bisa dilihat dari retur atau imbal hasil dalam investasi yang ditawarkan. Kamu harus tahu dan memahami dasar investasi dengan imbal rendah dan imbal tinggi. Contoh sederhananya bisa dilihat dari deposito di mana bunganya mencapai 5-6%. Hal ini dinilai investasi aman dan legal.

Sementara jika retur mencapai 12% atau 1% sebulannya, maka kamu harus tahu keuntungan dan risiko dari investasi tersebut. Apabila investasi tersebut tidak bisa menjelaskan dengan jelas, maka kamu bisa mencurigainya. Namun, jika risiko dan keuntungan yang dijelaskan masih wajar, maka kamu bisa mempertimbangkannya.

4. Pahami Bentuk dan Produk Investasi

Memahami bentuk dan produk investasi yang ditawarkan sangat wajib dan menjadi salah satu cara cek investasi bodong. Jangan mudah tergiur dengan iming-iming yang sebenarnya tampak mustahil. Menawarkan sesuatu yang tinggi dan berlebihan sebenarnya sudah terbukti penipuan dan seharusnya dihindari.

Namun, selalu saja ada yang tergiur dengan janji manis pelaku. Terlebih jika keuntungan yang ditawarkan mencapai 3-4 kalu lipat dari modal yang ditanamkan. Jadi, lebih baik untuk memahami dan mengetahui produk investasi yang ditawarkan. Karena ada beberapa produk legal yang menawarkan keuntungan cukup tinggi, tapi sebanding dengan risiko.

5. Cek Regulasi yang Berlaku

Salah satu cara untuk menghindari investasi bodong bisa dilakukan dengan mengecek regulasi yang berlaku. Kamu bisa mengeceknya di situs resmi Otoritas Jasa Keuangan. Karena segala sesuatu yang berhubungan dengan investasi dan keuangan akan mendapat perizinan dari instansi OJK.

Apabila ada instansi yang tidak resmi atau ilegal, pihak OJK akan segera menemukan hal mencurigakan tersebut. Jadi, untuk mencari tahu apakah investasi tersebut terpercaya atau tidak, kamu bisa menghubungi OJK.

6. Gali Informasi dari Berbagai Pihak

Jika kamu masih minim informasi atau pengetahuan dalam dunia investasi, maka kamu bisa bertanya ke orang-orang yang sering melakukan investasi. Dari pengalaman mereka, kamu bisa belajar untuk menemukan investasi terpercaya dan legal. Selain itu, sumber dari orang terpercaya juga membantu kamu agar tidak terkena penipuan.

Atau kamu juga bisa mencari informasi di internet. Biasanya, situs ilegal akan langsung ketahuan. Usahakan untuk mencari sumber sebanyak-banyaknya agar kamu semakin yakin. Kamu juga harus berani menolak saat merasa itu adalah investasi bodong.

Daftar Investasi Bodong Terbaru

Biasanya, daftar investasi bodong OJK akan terus diperbaharui agar tidak memakan korban baru. SWI juga ikut memberikan imbauan dan waspada kepada masyarakat terkait investasi penipuan. Bagi kamu yang ingin tahu investasi apa saja yang ternyata adalah penipuan, berikut beberapa daftarnya.

1. Fintech Peer to Peer (P2P) Lending Ilegal

P2P merupakan salah satu layanan meminjam uang secara online. Layanan ini banyak diminati di masa sekarang seiring semakin canggihnya teknologi. Melalui layanan tersebut, banyak yang merasa terbantu. Apalagi mereka tidak perlu lagi keluar ke bank saat sedang malas.

Namun, tidak sedikit layanan P2P lending yang ternyata ilegal. Hal ini pastinya membuat masyarakat khawatir. Ada beberapa daftar nama P2P ilegal yang mungkin kamu kenal, seperti DanaCepat, Halo Money, Dana Pintar, KSP Modal Cepat, dan lainnya.

2. Entitas Ilegal

Masih banyak yang belum mengetahui apa itu entitas investasi. Jenis investasi ini mempunyai kegiatan utama yang lebih dari satu kegiatan. Selain itu, investasi tersebut penghasilan brutonya didapatkan dari kegiatan investasi, perdagangan aset keuangan, dan entitas itu sendiri.

Namun, investasi tersebut ternyata juga ada yang penipuan. Menurut daftar investasi bodong OJK, beberapa entitas ilegal yang populer adalah Tiktok Cash, Snack Video, SMARTXBOT, dan Golden Bird/Burung Emas.

3. Pelaku Usaha Gadai Ilegal

Salah satu penipuan berkedok investasi adalah usaha gadai. Kegiatan ini merupakan pinjam meminjam dengan barang gadaian berupa barang yang bisa dipindah. Beberapa pelaku usaha gadai yang terbukti ilegal adalah Mitra Gadai Syariah, Prima Gadai, Barokah Gadai, Asa Gadai, Rajawali Gadai, dan lain sebagainya.

Setelah melihat penjelasan terkait investasi bodong, apakah kamu masih ingin mudah percaya dengan investasi yang belum jelas asal usulnya? Jadi, pastikan kamu mengikuti cara di atas agar terhindar dari penipuan dengan kedok investasi. Untuk informasi tentang investasi dan keuangan lainnya, kamu bisa cari di Blog Qoala. Dan jangan lupa apabila kamu mencari informasi terkait dengan produk asuransi kamu bisa temukannya di Blog App!

Bagikan ke Teman:
Riza Dian Kurnia
A great storyteller and an enthusiastic listener. Dont stop when you are tired, stop when you are done.