Panduan Lengkap Kartu Prakerja: Tujuan hingga Cara Daftar

Artikel ini terakhir diperbarui January 17, 2021 by Revi Maudy Vekelita
Panduan Lengkap Kartu Prakerja: Tujuan hingga Cara Daftar
Sumber foto: ShadewaGe via Shutterstock
Bagikan ke Teman:

Berbagai terobosan disiapkan pemerintah untuk mengembangkan perekonomian dan pengentasan kemiskinan. Di era pemerintahan presiden Joko Widodo, program ini mulai dicanangkan untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan kompetensi dan kemandirian dalam membuka lapangan pekerjaan. Salah satunya adalah dengan membuat program Kartu Prakerja. Hingga saat ini berdasarkan survei pengalaman peserta, Kartu Prakerja gelombang 9 telah memberikan kontribusi dalam proses pemulihan perekonomian saat pandemi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selanjutnya, Qoala akan membahas lebih lanjut mengenai seluk beluk Kartu Prakerja dari awal hingga penerapannya di masyarakat.

Apa Itu Kartu Prakerja?

Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan merangsang produktivitas dengan kemampuan kompetensi mandiri yang mampu menggerakkan roda kewirausahaan, maka pemerintah meluncurkan program Prakerja. Program Kartu Prakerja adalah program pengembangan kompetensi kerja dan kewirausahaan yang ditujukan untuk para pencari kerja, buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja, atau pekerja yang ingin meningkatkan kompetensi dalam pengembangan perekonomian dalam skala mikro dan kecil.

Program ini memang didesain untuk memberikan nilai bagi para pengguna dan memberikan nilai bagi sektor swasta dengan bekerjasama dengan berbagai penyedia kelas dan juga media pembayaran daring berbasis digital. Hal ini bertujuan untuk mencari, membandingkan, dan memilih mana produk kompetensi yang ingin diambil. Setiap pendaftar yang telah lulus seleksi bisa mendapatkan akses untuk mengikuti berbagai kursus secara online untuk meningkatkan kompetensi kemampuan yang diinginkan. Semua program pembelajaran sudah didesain agar sesuai dengan tuntutan zaman dan era industri 4.0. Diharapkan dengan adanya program ini, masyarakat bisa mandiri mengembangkan kompetensi dan meningkatkan penghasilan.

Tujuan Kartu Prakerja

Rencana besar peluncuran program ini sudah digaungkan oleh Presiden Joko Widodo sebagai salah satu program kerja dalam pemerintahannya. Tentu dukungan penuh dari pemerintah membuat program ini benar-benar disusun dengan baik hingga mampu mencapai tujuan awalnya. Namun sayangnya saat program Prakerja ini diluncurkan, pandemi COVID-19 menghantam Indonesia dan dunia sehingga membuat program yang seharusnya berjalan secara normal, harus diubah ke dalam sistem digital dan pembelajaran daring.

Program Prakerja dianggap sebagai solusi untuk mengurangi biaya pelatihan dari kursus yang dipilih oleh peserta. Ditambah lagi, peserta yang telah mengikuti kursus akan diberikan insentif untuk mengembangkan kursus yang telah dipelajari selama mengikuti kelas di program Prakerja. Kondisi pandemi telah membuat banyak peserta mendapatkan pembelajaran secara daring dan dapat meningkatkan taraf hidup dengan kompetensi yang telah dipelajari dan dana bantuan yang diberikan oleh pemerintah. Tentu tujuan dari program Prakerja ini membantu banyaknya karyawan yang dirumahkan dalam kondisi pandemi yang memukul perekonomian masyarakat secara luas. Terlebih, program ini juga bisa menjadi salah satu cara dapat modal usaha untuk berwirausaha dan bisnis di tahun 2020 hingga 2021.

Mekanisme Program Kartu Prakerja

Dalam program ini, setiap peserta akan mendapatkan dana insentif sebesar Rp3.550.00 yang dirinci menjadi Rp1 juta untuk biaya pelatihan, insentif pasca pelatihan sebesar Rp600 ribu perbulan yang akan diberikan selama 4 bulan, dan juga Rp50 ribu setiap kali survei pengalaman Prakerja selama 3 bulan.

Setiap pelatihan yang ditawarkan memiliki besaran biaya yang berbeda-beda ditentukan oleh spesifikasi dan detail dari kursus sehingga peserta bisa mengoptimalkan dana Rp1 juta untuk memilih beberapa pelatihan yang relevan dengan minat dan kesesuaian program. Selanjutnya penggunaan Kartu Prakerja setelah latihan selesai dilakukan, pencairan dana insentif Rp600 ribu setiap bulan akan dilakukan ke akun bank atau dompet digital yang telah ditentukan saat pendaftaran. Dari skema ini, maka setiap peserta bisa mengikuti proses pelatihan program Prakerja ini hingga 6 bulan sejak pendaftaran.

Keuntungan Kartu Prakerja

Dengan skema pelatihan yang telah disesuaikan dengan kondisi pandemi dan kemampuan masyarakat saat ini, maka beberapa keuntungan yang didapatkan oleh peserta yang mengikuti Kartu Prakerja adalah paket dana dengan total Rp3.550.000. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut:

  • Bantuan pelatihan untuk membeli beragam kursus yang telah disediakan sebesar Rp1 juta.
  • Insentif pasca pelatihan sebesar Rp600 ribu perbulan selama 4 bulan.
  • Insentif pasca pengisian survei Rp50 ribu untuk 3 kali pengisian data.

Selain keuntungan material yang telah disebutkan di atas, tentu keuntungan lain yang bisa didapatkan oleh para peserta adalah pengembangan kemampuan dan peningkatan kompetensi sesuai dengan minat dan bakat. Untuk kamu yang belum terjun ke dunia kerja, maka pelatihan wirausaha bisa dipilih untuk mengembangkan potensi yang ada sesuai dengan kemampuan dan kesempatan yang ada di sekitarmu. Selain itu, para pekerja yang ingin mengembangkan kemampuannya di bidang yang lain untuk menambah pengetahuan dan menambah potensi penghasilan dari cara yang lain. Kamu bisa belajar fotografi untuk jualan produk online, atau mempelajari social media marketing untuk mendongkrak omset bisnis yang sudah berjalan. Dengan adanya program Prakerja ini, kamu bisa upskilling dan reskilling kemampuanmu untuk mendukung kompetensi yang disesuaikan dengan tuntutan zaman di era digital sekarang ini. Menurut data yang dihimpun, program Kartu Prakerja gelombang 8 telah diikuti oleh 4,7 peserta.

Pelatihan yang ditawarkan dalam program Prakerja sangat beragam sehingga mampu dipelajari oleh semua segmentasi masyarakat seperti para pegawai yang dirumahkan di masa pandemi. Pelatihan ini akan membuat para pekerja mampu mempelajari hal-hal baru yang bisa merangsang semangat wirausaha untuk membangkitkan kembali perekonomian yang lesu saat pandemi. Program Kartu Prakerja gelombang 4 yang dibuka pada Agustus 2020 lalu mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat di saat masa pandemi.

Efektivitas Kartu Prakerja

Perencanaan dalam meluncurkan program Prakerja ini sudah diutarakan oleh Joko Widodo saat kampanye pemilihan presiden di tahun 2019 dan mulai dicanangkan untuk mendukung geliat ekonomi di sektor usaha mikro dan kecil. Namun peluncurannya di bulan April 2020 telah membuat program besar ini menjadi tidak ideal karena masa pandemi yang mulai bergejolak dalam waktu bersamaan. Prakerja dalam proses peluncurannya memang banyak menuai kritikan.

Targetnya, program Kartu Prakerja ini akan menyasar lebih dari 7 juta peserta. Sedangkan menurut BPJS Ketenagakerjaan, masyarakat yang terdampak dari pandemi COVID-19 sekitar 2,8 juta pekerja. Tentu target dari Prakerja ini harus lebih ditingkatkan lagi di masa pandemi yang belum jelas penanganannya.

Belum punya BPJS? Jangan lupa urus cara daftar BPJS online sekarang juga.

Pro dan kontra muncul di masyarakat tentang efektivitas Program Kartu Prakerja di masa pandemi. Banyak yang mendukung karena meringankan beban para pengusaha di bidang UMKM dengan pelatihan gratis yang membuat mereka semakin produktif dan memiliki daya juang untuk bertahan. Namun beberapa pihak menganggap dana yang disiapkan untuk program Prakerja ini lebih baik dialokasikan untuk penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia yang lebih penting.

Terlepas dari pro dan kontra yang merebak di masyarakat, setidaknya ada 6 hal yang perlu diperhatikan tentang efektivitas program Prakerja yang sekarang sudah diluncurkan dan sudah berjalan hingga tahap 5.

  1. Waktu peluncuran Prakerja dianggap kurang tepat karena dilakukan saat permintaan pasar tenaga kerja turun sehingga penciptaan peluang pasar rendah dan daya beli masyarakat turun.
  2. Program yang diberikan masih bersifat mandiri sehingga tidak ada pendampingan lebih lanjut dari pemerintah untuk peserta yang telah menyelesaikan pelatihan.
  3. Metode pelatihan daring dianggap kurang efektif untuk kelas pelatihan tertentu seperti kelas memasak, bengkel, barista, penjahit, dan pelatihan yang membutuhkan pendampingan tatap muka. Padahal pelatihan seperti ini yang berpotensi menjadi peluang kompetensi yang menghasilkan.
  4. Anggaran yang disiapkan tidak terserap dengan baik karena ada saldo mengendap yang tidak bisa dicairkan ke dompet peserta. Ditambah lagi beberapa kelas dinilai terlalu mahal karena banyak kelas sejenis di internet yang bisa didapatkan secara gratis.
  5. Sertifikat pelatihan dari program Prakerja tidak jadi jaminan bahwa peserta akan diterima di perusahaan atau dianggap memiliki keahlian yang diakui oleh dunia kerja.
  6. Butuh waktu bagi peserta untuk merubah pola pikir dari awalnya sebagai pekerja hingga menekuni bidang tertentu berdasarkan dari pelatihan yang telah diikuti dalam program Prakerja.

Terlepas dari efektifitas Kartu Prakerja yang terus diperbarui, tentunya semua pihak berharap bahwa program ini menjadi solusi bagi masyarakat untuk mengembangkan kompetensi dan bertahan selama masa pandemi. pengembangan dan evaluasi terus dilakukan agar program ini tepat sasaran, efisiensi anggaran, dan juga pilihan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Cara Mendaftarkan Diri untuk Mendapatkan Kartu Prakerja

Untuk bisa mendapatkan manfaat dari program ini, kamu bisa melengkapi syarat-syarat yang diminta lalu mendaftarkan diri. Setiap gelombang Prakerja yang dibuka selalu penuh antusias masyarakat yang mendaftar sehingga kamu perlu mempersiapkan diri untuk bisa lolos seleksi. Belum ada penjelasan terkait Kartu Prakerja gelombang 10 namun tentu saja kamu bisa mempersiapkan diri sejak saat ini untuk proses pendaftaran. Untuk mengetahui cara daftar Kartu Prakerja, sebaiknya kamu membuat alamat email dan memiliki nomor telepon aktif untuk proses verifikasi email Kartu Prakerja.

Membuat Akun Kartu Prakerja

Setelah menyiapkan alamat email dan nomor telepon aktif, maka kamu bisa membuat akun Prakerja dengan langkah berikut ini.

  • Masuk ke laman web prakerja.go.id
  • Isi Email dan nomor ponsel
  • Klik Daftar
  • Pilih metode verifikasi dari pilihan yang disediakan
  • Masukkan kode verifikasi yang telah diterima
  • Pendaftaran selesai
  • Kartu selesai dibuat

Mendaftar dan Mengikuti Tes Kartu Prakerja

Setelah memiliki akun Prakerja, maka selanjutnya kamu bisa memahami cara mendaftar Kartu Prakerja untuk masuk ke pilihan program yang telah disediakan dalam sistem Prakerja.

  • Buka laman prakerja.go.id
  • Login menggunakan akun Kartu Prakerja
  • Pilih Daftar Kartu Prakerja
  • Isi formulir pendaftaran yang telah disediakan
  • Ikuti langkah selanjutnya
  • Lakukan tes kemampuan dasar
  • Klik selesai
  • Setelah ini, pemohon akan menerima notifikasi di akun Kartu Prakerja

Perlu diperhatikan bahwa dalam pendaftaran program ini, kamu akan diminta untuk mengikuti tes kemampuan dasar. Jadi sebaiknya persiapkan diri dengan mengasah wawasan dan kemampuan dasar serta prasarana seperti koneksi internet yang stabil untuk memperlancar proses tes kemampuan dasar. Setelah dinyatakan lulus tes kemampuan dasar maka peserta berhasil diterima dalam program Kartu Prakerja dan siap mengikuti pelatihan yang telah disediakan dengan mempertimbangkan kuota dari setiap gelombang yang dibuka.

Jika kamu telah lolos seleksi tapi tidak masuk ke dalam gelombang yang didaftarkan, maka bisa kembali melakukan pendaftaran ulang di gelombang berikutnya. pada pendaftaran ulang ini, kamu tidak perlu lagi memasukkan data pribadi seperti sebelumnya karena masih tersimpan otomatis di server. Kamu bisa mempertimbangkan dalam mengikuti program-program yang ditawarkan dalam sistem Prakerja.

Syarat Menjadi Peserta

Banyak yang masih belum memahami cara mendapat Kartu Prakerja. antusiasme masyarakat terhadap program ini membuat pemerintah lebih mengemas sistem pendaftaran jadi lebih mudah dan bisa diakses oleh siapa saja yang berkeinginan mendaftar sebagai peserta Prakerja. Syarat membuat Kartu Prakerja adalah warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan KTP, berusia diatas 18 tahun, dan tidak sedang sekolah atau kuliah.

Mitra Pembayaran Kartu Prakerja

Dalam mempermudah para peserta program ini mendapatkan pencairan dana bantuan, maka pemerintah telah bekerjasama dengan berbagai platform digital yang digunakan oleh para pesertanya. Bantuan dompet digital dan juga bank negara dalam menyalurkan dana program Prakerja ini dianggap cara yang paling mudah dan cepat karena saat ini masyarakat pun sudah beralih tren penyimpanan dan pengelolaan uang melalui perangkat digital. berikut ini beberapa mitra yang telah bekerjasama dengan Prakerja dalam menyalurkan dana bantuan kepada para peserta. Pilihan skema pembayaran ini sudah tertera pada saat pendaftaran sehingga memudahkan para peserta untuk menerima uang dari platform yang telah mereka miliki sebelumnya.

LinkAja

Bagi peserta Prakerja yang menggunakan jasa LinkAja, maka dana bisa langsung ditransfer ke nomor e-wallet yang telah didaftarkan pada saat registrasi pertama kali di akun Prakerja. Dengan menyalakan notifikasi, maka kamu akan mendapatkan pemberitahuan ketika dana dikirimkan melalui akun LinkAja. Dana yang telah tersimpan di akun LinkAja bisa langsung digunakan untuk membayar internet, listrik, dan keperluan lainnya.

Jika ingin mengambil dana secara tunai, maka kamu bisa langsung melakukan transfer ke rekening bank masing-masing dari akun LinkAja dengan cara “Kirim Uang” lalu pilih “Transfer ke rekening bank”. Kamu bisa langsung mengisi bank yang dituju dan melakukan transfer secara gratis. Namun transfer dana ke bank swasta akan dikenakan biaya Rp6.500.

OVO

Cara lain untuk mencairkan dana program ini adalah dengan menggunakan akun OVO. Namun terlebih dahulu ubah akun OVO milikmu menjadi akun premium dengan melakukan verifikasi akun. Cara mengubah akun OVO menjadi OVO Premier adalah mengunggah foto pribadi dan foto memegang KTP. Dengan akun OVO premier, kamu bisa mendapatkan pencairan dana langsung dalam ponselmu sesuai dengan nomor yang didaftarkan saat registrasi.

GoPay

Bagi peserta yang ingin melakukan pencairan dana dengan menggunakan akun GoPay, perlu melakukan upgrade akun menjadi GoPay Plus. Caranya cukup mudah, yaitu dengan masuk ke menu “lainnya” dan pilih “upgrade ke GoPay Plus Gratis”. Proses ini meminta kamu untuk mengunggah foto pribadi dan foto memegang KTP. Dengan akun GoPay Plus, kamu bisa mendapatkan transferan dana dengan mudah. Jika ingin melakukan pengiriman ke rekening bank lain melalui GoPay, caranya adalah pilih “transfer instan ke rekening baru” dan pilih bank tujuan. Proses transfer ini dikenakan biaya sebesar Rp2.500.

DANA

Satu lagi metode penerimaan dana Prakerja yang bisa dinikmati oleh peserta adalah transfer uang melalui aplikasi dompet digital DANA. Dengan melakukan verifikasi nomor ponsel, maka kamu sudah bisa mendapatkan pencairan dana dengan mudah. Perlu diperhatikan jika kamu memilih DANA sebagai tempat penyimpanan dana insentif Prakerja, perlu memberikan informasi data yang valid karena DANA akan memberlakukan integrasi data internal yang cukup ketat. Jika ditemukan ketidakcocokan data antara DANA dan Prakerja, maka proses pencairan akan sedikit tersendat.

Adanya program Prakerja tentu membuat peserta mendapatkan harapan untuk bisa mengembangkan potensi dan penghasilan mereka. Ditambah lagi dana insentif yang diberikan oleh pemerintah sebisa mungkin harus dikelola dengan baik agar program ini benar-benar tepat sasaran dan tidak dipergunakan untuk keperluan pribadi. Program Kartu Prakerja gelombang 11 dijadwalkan akan dimulai pada 2021 mendatang. Kamu tertarik mencoba? Yuk, temukan tips perencanaan keuangan lainnya di Qoala Blog untuk bisa mengelola finansial dengan lebih tepat demi masa depan yang terjamin.

Bagikan ke Teman:
Riza Dian Kurnia
A great storyteller and an enthusiastic listener. Dont stop when you are tired, stop when you are done.