12 Rekomendasi Tabungan Haji Terbaik 2021 di Indonesia

Artikel ini terakhir diperbarui March 16, 2021 by Zaky Afdika
12 Rekomendasi Tabungan Haji Terbaik 2021 di Indonesia
Sumber foto: Muslianshah Masrie via Shutterstock
Bagikan ke Teman:

Melaksanakan ibadah haji adalah impian semua muslim sehingga banyak yang mempersiapkan keberangkatan haji dengan penuh perhitungan. Biaya haji yang cukup mahal membuat umat muslim harus mengumpulkan dana yang cukup untuk keberangkatan. Belum lagi kuota haji setiap tahunnya yang dibatasi membuat ibadah haji ke tanah suci tidak semulus ibadah lainnya. Ini yang membuat banyak bank memberikan kemudahan dalam menabung untuk naik haji. Beberapa bank terkemuka di Indonesia telah menyiapkan tabungan haji resmi yang telah terkoordinasi dengan kementrian agama. Nantinya dana haji yang ditabung akan menjadi syarat mendaftar kuota haji jika sudah tercapai jumlah tertentu.

Berbeda dengan ibadah umroh dengan waktu yang fleksibel, melakukan perjalanan haji harus disesuaikan dengan waktu yang telah ditetapkan. Untuk itu, persiapan mengumpulkan modal tabungan haji sedini mungkin akan memberikan banyak manfaat buat kamu. Ini dia beberapa manfaat jika kamu menyiapkan tabungan haji sedini mungkin:

  • Punya niat dan semangat untuk berangkat haji meski perjalanan baru bisa dilakukan belasan tahun kemudian
  • Setoran ringan seperti membuka tabungan konvensional.
  • Tidak ada biaya bulanan yang dibebankan sesuai dengan program menabung untuk naik haji yang dipilih.
  • Lebih aman karena dana yang terkumpul disimpan di bank selama belasan tahun.
  • Disiplin dalam menabung karena sudah memiliki target yang jelas.
  • Mendapatkan nomor antrian haji begitu dana menabung untuk naik haji telah mencapai Rp25 juta rupiah.

Ada banyak pilihan dalam perencanaan menabung untuk naik haji yang dikeluarkan oleh bank dan lembaga terpercaya lainnya. Kamu bisa memilih mana produk menabung untuk haji yang sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Berikut ini beberapa pilihan tabungan haji yang sudah Qoala rangkum untuk kamu pilih demi mendapatkan manfaat dari menabung untuk naik haji sedini mungkin.

1. Tabungan Haji BRI Syariah

Pilihan lain dari program menabung untuk naik haji adalah Tabungan Haji BRI Syariah iB dengan memberlakukan akad bagi hasil. Kamu bisa membuka tabungan haji BRI Syariah mulai setoran awal Rp50.000 dan setoran selanjutnya Rp10.000 serta saldo mengendap Rp50.000. Keuntungan yang didapatkan dari pembuatan tabungan haji ini adalah kamu akan diberikan asuransi jiwa dan kecelakaan, pemotongan zakat otomatis dari bagi hasil dan gratis biaya administrasi.

Untuk membuka tabungan haji BRI Syariah iB, kamu hanya perlu menyiapkan KTP dan NPWP saja. Untuk tabungan haji anak, BRI Syariah memberikan kemudahan dengan setoran awal Rp50.000 dan setoran selanjutnya Rp10.000. Nantinya buku tabungan tersebut bisa didaftarkan ke SISKOHAT setelah anak berusia 12 tahun.

2. Tabungan Haji Bank Syariah Mandiri

Bank Syariah Mandiri meluncurkan program tabungan haji Bank Syariah Mandiri yang dinamai Tabungan Mabrur dengan mata uang rupiah dengan berlandaskan prinsip syariah dan akad mudharabah muthlaqah. Nantinya kamu bisa melakukan setoran awal minimal Rp100 ribu  dan setoran selanjutnya minimal Rp100 ribu dan saldo minimal Rp100 ribu. Pastikan kamu sudah berusia 17 tahun ke atas dan menjadi nasabah di Bank Syariah Mandiri.

Bank Syariah Mandiri menjaga tabungan untuk keperluan haji kamu dan memastikan dana yang tersimpan tidak bisa dicairkan kecuali untuk melunasi biaya penyelenggaraan haji/umrah (BPIH). Jika saldo sudah mencapai Rp25.100.000, maka kamu bisa mendaftarkan diri ke SISKOHAT dan mendapatkan nomor antiran kuota haji dari Kementerian Agama. Kamu tidak akan mendapatkan fasilitas ATM dan autodebit dari tabungan haji Bank Syariah Mandiri ini.

Ketentuan lainnya yang perlu diketahui adalah, bahwa nasabah yang meninggal dunia sebelum terdaftar di SISKOHAT akan mewariskan dana haji kepada ahli waris yang sah menurut hokum atau pihak lain yang ditunjuk sesuai dengan hukum yang berlaku. Selain membuat tabungan haji untuk diri sendiri, kamu juga bisa menggunakan program tabungan haji Bank Syariah Mandiri ini untuk Tabungan Mabrur Junior dengan syarat anak usia di bawah 17 tahun.

3. Tabungan Haji BNI Syariah

Program menabung untuk haji yang diusung oleh BNI Syariah adalah BNI Baitullah iB Hasanah dengan menerapkan akad Mudharabah atau Wadiah. Kamu bisa mendapatkan rencana keberangkatan haji yang disesuaikan dengan keinginan nasabah dan setoran bebas setiap bulan dalam mata uang Rupiah dan USD.

Tabungan Haji BNI Syariah sudah terkoneksi dengan SISKOHAT yang berada dalam satu daerah domisili untuk menentukan kelompok terbang keberangkatan haji. Berbagai fitur unggulan menarik yang bisa dinikmati dari Tabungan haji ini adalah fasilitas asuransi kecelakaan diri untuk nasabah dengan saldo di atas Rp5.000.000 dan bagi hasil akad Mudharabah sebesar 10% hingga 90%.

4. Tabungan Haji Muammalat

Nama program tabungan Haji yang diusung oleh Bank Muammalat adalah Tabungan iB Hijrah Haji dengan akad Wadi’ah dan dikelola secara fleksibel dan praktis. Hal ini memungkinkan untuk kamu melakukan pencairan hanya untuk kebutuhan biaya haji dan umroh saja. Kemudahan yang diberikan oleh Bank Muammalat dalam membuka rekening menabung untuk haji ini adalah tidak ada saldo minimal dan tidak ada biaya penutupan rekening.

Kamu bisa memilih dan mengatur jumlah setoran, serta jangka waktu menabung sesuai dengan paket yang telah disediakan. Nantinya kamu bisa melakukan auto debet dari rekening utama yang telah ditentukan agar kamu lebih disiplin dalam menabung. Dalam hal ini kamu tidak akan dibebankan untuk proses pemindahan dana ke rekening menabung untuk haji yang telah dipilih. Dengan memilih produk menabung untuk haji dari Bank Muammalat ini, kamu bisa menentukan besarnya setoran dan tahun keberangkatan yang telah terkoneksi dengan SISKOHAT dari Kementerian Agama.

Pengalaman Bank Muammalat dalam mengelola dana dalam menabung untuk naik haji para nasabahnya sudah dipercaya sejak tahun 1999. Adapun syarat yang harus dipersiapkan untuk membuka rekening tabungan haji di Bank Muammalat adalah fotokopi KTP/SIM dan NPWP, dan dalam menabung untuk haji anak hanya memerlukan identitas orang tua dan akta kelahiran.

5. Tabungan Haji BCA Syariah

Program menabung untuk haji selanjutnya yang bisa kamu pilih adalah Tabungan Haji BCA Syariah dengan mengusung tahapan Mabrur iB. Tabungan haji ini menerapkan prinsip bagi hasil mudharabah mutlaqoh untuk membantu para nasabah dalam mewujudkan keberangkatan ke tanah suci. Kamu hanya perlu melakukan setoran awal sebesar Rp100.000 dan selanjutnya sebesar Rp50.000. Dengan menerapkan setoran terjadwal setiap bulan,maka saldo dari rekening utama akan autodebet untuk memastikan kamu menabung dengan disiplin. Beberapa fitur yang bisa diperoleh dari Tabungan Haji BCA Syariah adalah:

  • Setoran minimal Rp50.000 dan kelipatannya
  • Autodebet mulai dari tanggal 1-28 setiap bulan
  • Bebas menentukan jangka waktu setoran
  • Autodebet bisa dilakukan dari rekening dengan nama berbeda.

6. Tabungan Haji BTN Syariah

Tabungan Haji BTN Syariah mengeluarkan program Batara Haji & Umrah iB dengan akad mudharabah mutlaqoh yang nantinya keuntungan dan kerugian akan dibagi menurut kesepakatan di awal. Tabungan Haji BTN Syariah ini bisa dilakukan dengan setoran minimum awal sebesar Rp100.000 dan setoran berikutnya Rp100.000 dan saldo mengendap Rp100.000. besaran bagi hasil dari tabungan haji BTN Syariah ini adalah nasabah 156,5% dan Bank 84,5%.

7. Tabungan Haji Danamon Syariah

Danamon Syariah sepertinya tak ingin melewatkan kesempatan untuk memberikan program menabung untuk haji yang bermanfaat untuk mendukung perjalanan ke tanah suci. Dengan mengusung program Tabungan Rencana Haji iB, kamu bisa menyiapkan dana tabungan di Danamon Syariah dengan menerapkan prinsip bagi hasil. Nantinya dana tabungan setiap bulan akan autodebet dari rekening utama dengan jumlah dan jangka waktu yang telah ditentukan.

Adapun setoran rutin yang dibayarkan mulai dari Rp300.000-Rp5.000.000 dengan kemudahan gratis biaya administrasi bulanan, biaya gagal debit, dan biaya penutupan rekening sebelum jatuh tempo. Kamu bebbas menentukan jangka waktu dan jumlah setoran rutin dan akan mendapatkan pemberitahuan jika dana yang terkumpul telah cukup untuk mendaftar haji ke Kementrian agama. Dengan menerapkan prinsip bagi hasil, maka Tabungan haji Danamon Syariah ini memberlakukan 20% nasabah dan 80% Bank.

8. Tabungan Haji CIMB Niaga Syariah

Produk menabung untuk naik haji yang disediakan oleh CIMB Niaga Syariah adalah Tabungan iB Rencana Haji. Dengan mengusung akad Mudharabah muthlaqah bisa mewujudkan impian kamu beribadah ke tanah suci. Pada menabung untuk haji dari CIMB Niaga Syariah ini, kamu bisa bebas menentukan jangka waktu tabungan dan jumlah setoran tiap bulan yang disesuaikan dengan tahun keberangkatan ibadah haji. Jika bank lain menyiapkan besaran tabungan dalam mata uang Rupiah, maka Bank CIMB Niaga Syariah memiliki pilihan tabungan dengan mata uang USD sehingga besaran tabungan disesuaikan dengan nilai tukar yang berlaku pada saat keberangkatan haji.

Untuk bisa membuka tabungan haji Bank CIMB Niaga Syariah ini, kamu harus memiliki tabungan transaksional CIMB Niaga yang nantinya akan dijadikan sumber dana autodebet. Jangka waktu produk menabung untuk ibadah haji ini berlaku mulai dari 6 bulan hingga 240 bulan dengan minimal dana terkumpul Rp2.400.000 dan minimal setoran bulanan Rp100.000.

9. Tabungan Haji Bank Mega Syariah

Satu lagi layanan menabung untuk persiapan naik haji yang bisa kamu manfaatkan untuk kebutuhan perjalanan ibadah ke tanah suci adalah program tabungan haji dari Bank Mega Syariah. Tabungan ini memberlakukan prinsip akad mudharabah mutlaqoh dan dana tidak bisa ditarik kecuali untuk setoran awal haji dan pelunasan biaya penyelenggaran ibadah haji.

Setoran awal yang harus dibayarkan sejumlah Rp200.000 dan setoran minimum selanjutnya Rp100.000, serta gratis biaya administrasi bulanan. Nantinya setelah memenuhi nominal yang telah disepakati, maka kamu bisa langsung mendaftarkan diri dan mendapatkan nomor antrian haji. Adapun bagi hasil yang ditetapkan oleh Bank Mega Syariah adalah 1% untuk nasabah, dan 99% untuk Bank.

10. Tabungan Haji Bank Panin Syariah

Untuk merealisasikan dalam menabung untuk naik haji, Bank Panin Syariah memberikan program tabungan haji PaS iB dengan akad wadiah dimana dana yang sudah disetorkan tidak akan bisa ditarik kecuali untuk pembayaran biaya haji. Akad yang diberlakukan secara spesifik adalah Wadiah Yad Dhamanah, berupa dana titipan dan sistem pembagian keuntungan bukan bagi hasil tapi bonus yang diberikan.

Untuk bisa membuka tabungan tanah suci Bank Panin Syariah ini, kamu cukup menetapkan setoran awal Rp500.000 dan saldo minimum setiap bulan Rp100.000 dan gratis biaya administrasi. Fitur lain yang disiapkan oleh Bank Panin Syariah adalah asuransi jiwa untuk nasabah yang melakuakn setoarn awal haji minimal Rp3 juta dan angsuran Baggage loss jika nasabah memenuhi kualifikasi keberangkatan haji.

11. Tabungan Haji Bukopin Syariah

Produk untuk menabung dalam rencana haji yang diusung oleh Bukopin Syariah adalah tabungan iB Haji dalam bentuk simpanan perorangan dalam bentuk mata uang rupiah. Adapun akad yang berlaku dari program tabungan untuk haji Bukopin Syariah ini adalah wadi’ah yad dhamanah dimana bank boleh memanfaatkan dana dan menggunakannya serta menjamin bahwa dana tersebut tidak bisa ditarik oleh nasabah kecuali ditutup. Dengan menetorkan dana awal Rp500.000, dan setoran minimal berikutnya Rp100.000, maka kamu sudah bisa menabung untuk  biaya keberangkatan haji melalui Bank Bukopin Syariah.

12. Tabungan Haji Pegadaian

Dengan mengusung program Tabungan haji Arrumm Haji, Pegadaian memahami bagaimana kebutuhan ibadah haji sangat penting bagi umat muslim. Ini yang membuat Pegadaian membuat program Tabungan haji Arrum haji dengan berbagai keunggulan, seperti:

  • Produk menabung untuk mempersiapkan naik haji ini bisa digunakan untuk mendapatkan nomor antrian haji
  • Kepastian nomor porsi
  • Emas dan dokumen haji aman tersimpan
  • Biaya pemeliharaan terjamin dan terjangkau
  • Jaminan emas digunakan untuk pelunasan biaya haji.

Setelah memahami keuntungan yang bisa didapatkan dari menabung untuk haji dari pegadaian, maka syarat yang ditetapkan juga sangat mudah yaitu menyiapkan KTP, KK, emas logam mulia 3,5, dan 20 gr.

Bareksa Umroh Reksadana Syariah

Jika kamu berpikir menabung untuk mempersiapkan naik haji hanya bisa dilakukan melalui rekening bank, maka kamu bisa mencoba instrument investasi lain untuk tabungan haji yang legal dan terpercaya. Salah satunya adalah Bareksa Umroh Reksadana Syariah. Dengan menggunakan Reksadana Syariah yang diusung oleh Bareksa, kamu bisa mendapatkan produk menabung untuk naik haji yang sesuai dengan kebutuhan dan juga nilai investasi yang sedang kamu jalani sekarang ini. Dengan mengumpulkan dana haji melalui reksadana Syariah ini, beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan adalah:

  • Imbal hasil lebih tinggi, yaitu sekitar 6% pertahun dibandingkan dengan menabung untuk naik haji yang ditawarkan oleh program bank syariah lainnya.
  • Minimun investasi bisa dilakukan mulai dari Rp10.000 dan tentu saja nominal ini lebih kecil dibandingkan dengan besaran setoran minimum awal pada menabung untuk naik haji di bank syariah.
  • Sistem syariah dikelola secara legal sesuai dengan fatwa MUI.
  • Proses pendaftaran reksadana syariah bisa dilakukan secara online dengan hanya menggunakan KTP dan tanda tangan digital.

Bagi kamu yang senang dengan investasi namun juga mempertimbangkan ibadah haji sebagai pencapaian spiritual tertinggi, bisa mencoba reksadana syariah ini karena berbagai keuntungan dan sistem yang telah disesuaikan dengan kebutuhan kaum milenial saat ini. Namun, perlu dipahami bahwa ada satu kekurangan dari reksadana syariah dibandingkan dengan sistem menabung untuk naik haji oleh bank syariah, yaitu reksadana syariah tidak mendapatkan jaminan LPS seperti yang terdapat pada produk menabung untuk haji yang dikeluarkan oleh bank.

Berbagai pilihan menabung untuk naik haji yang dikeluarkan oleh bank syariah dan juga pegadaian dan reksadana syariah bisa kamu pilih dan sesuaikan dengan kebutuhan. Kebanyakan persyaratan dan ketentuan yang berbeda adalah di program akad yang berlaku dan besaran nominal setoran awal dan bulanan yang bisa disesuaikan dengan kemampuan pelanggan. Kamu bisa membandingkan mana program yang sesuai dengan kebutuhan dan simulasi pembayaran yang paling tepat dengan kondisi keuangan kamu saat ini.

Meski semua memberikan keuntungan bagi hasil yang bisa diambil manfaatnya, tentu kamu punya pertimbangan khusus mana program menabung untuk naik haji yang sesuai dan alasan personal lainnya. Apapun pilihannya, kembalikan lagi ke niat awal bahwa menabung untuk naik haji yang kamu pilih untuk memudahkan pengumpulan dana haji hingga nominal yang diinginkan bisa tercapai sampai tanggal keberangkatan.

Pastikan juga kamu konsisten dalam mengumpulkan tabungan haji supaya impian kamu pergi ke tanah cuci bisa tercapai ya! Sambil menabung, jangan lupa juga untuk melakukan perencanaan keuanganmu dengan memiliki asuransi syariah sebagai perlindungan finansial dari segala risiko kehidupan yang mungkin terjadi di masa depan. Kamu bisa menemukan pilihan produk hingga informasi seputar asuransi syariah hanya di Qoala.

Bagikan ke Teman:
Riza Dian Kurnia
A great storyteller and an enthusiastic listener. Dont stop when you are tired, stop when you are done.