15 Cara Menabung untuk Beli Rumah, Siapkan Sejak Dini

Artikel ini terakhir diperbarui June 22, 2021 by Zaky Afdika
15 Cara Menabung untuk Beli Rumah, Siapkan Sejak Dini
Sumber foto: Yellow duck via Shutterstock
Bagikan ke Teman:

Ingin mengetahui cara menabung untuk beli rumah dengan gaji kecil? Mengapa tidak? Banyak milenial yang pesimis untuk memiliki rumah sendiri karena tingginya harga rumah. Setiap tahun harga rumah memang selalu naik naik, walau di tengah wabah sekalipun. Sulitnya mencari pekerjaan dengan upah layak ditambah mahalnya bunga kredit KPR, ditengarai jadi alasan banyak orang yang ragu bisa punya rumah terlebih di Jakarta.

Sebenarnya generasi milenial tetap bisa punya rumah. Asalkan tahu cara menabung untuk beli rumah dengan gaji 5 juta, 3 juta, 2 juta, atau bahkan 1 juta sekalipun. Salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah rumah subsidi yang dijual dengan harga murah karena disubsidi oleh pemerintah.

Selain itu, kamu juga harus tahu kapan waktu yang ideal beli rumah dengan mempertimbangkan kondisi keuangan beserta umur kamu saat ini. Kenali juga berbagai produk tabungan rumah yang tersedia di bank BCA, Mandiri, BTN, dan sebagainya, serta pilih yang sesuai kebutuhan kamu. Cek rangkuman yang sudah Qoala siapkan khusus untuk kamu berikut ini!

Cara menabung untuk beli rumah dengan gaji di bawah 5 juta/UMR

Tidak semua orang memiliki gaji besar sehingga harus membeli rumah menggunakan program tabungan rumah dari bank. Apa kamu salah satunya? Supaya gak penasaran, berikut cara menabung untuk beli rumah dengan gaji 1 juta atau 2 juta yang bisa kamu coba.

1. Buat rencana keuangan dengan rinci

Cara menabung rumah dengan cepat pertama, kamu bisa membuat rencana keuangan dengan detail di setiap pemasukan maupun pengeluaran. Untuk membeli rumah, kamu harus membuat rencana dan memperhitungkan anggaran yang diperlukan untuk dapat membeli rumah subsidi maupun rumah idaman.

Apakah penghasilan bulanan cepat habis atau banyak keperluan yang belum terpenuhi? Dengan perencanaan yang baik dan perhitungan yang tepat, kamu bisa melakukan manajemen keuangan dengan bijaksana. Tentu kamu tidak akan bisa membeli rumah idaman bila tidak tahu cara menabung yang efektif dan keinginan untuk berhemat.

2. Ikut program KPR

Program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) memang menjadi andalan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah. Sebenarnya bisa saja masyarakat beli rumah secara kontan. Namun cara menabung untuk beli rumah secara cash sulit dilakukan bagi mereka yang berpenghasilan di bawah Rp4 juta.

KPR merupakan program dari bank kepada nasabah berupa fasilitas kredit untuk kebutuhan membeli atau merenovasi rumah. Kamu bisa memilih dua jenis skema KPR yakni KPR Non Subsidi dan KPR Subsidi. KPR Non Subsidi ditujukan bagi kalangan umum. Bank menetapkan persyaratannya begitu juga dengan suku bunganya. Sementara KPR Subsidi diatur oleh pemerintah. Tidak semua orang berhak untuk memilih KPR Subsidi dan hanya beberapa orang yang telah memenuhi persyaratan dari pemerintah saja.

3. Menyisihkan 30% dari pendapatan untuk DP rumah

Cara menabung untuk beli rumah dengan gaji kecil selanjutnya, dengan memenuhi uang muka atau DP. Pada prinsipnya, KPR adalah pembiayaan yang dilakukan oleh pihak bank terhadap pembelian rumah kamu. Jadi kamu harus membayar cicilan ke pihak bank setelah membayar DP yang tidak sedikit.

Biasanya bank akan membebankan DP sekitar 20-30% dari nilai penjualan rumah. Walau prosentasenya terlihat kecil, jumlah uang yang dikeluarkan tidaklah seperti itu. Contohnya kamu membeli rumah seharga Rp400 juta, maka DP yang perlu dibayar berkisar Rp80 juta sampai Rp120 juta. Cicilan KPR yang ideal yakni total seluruh cicilan utang mencapai 30 persen sampai 35 persen saja dari total penghasilan.

Salah satu cara terbaik membayar DP, dengan menyisihkan 30% dari pendapatan kamu mulai dari sekarang. Kamu bisa mulai menabung dari awal bulan supaya lebih konsisten. Jangan menabung di akhir bulan karena akan membuat nilai tabungan kamu jadi tidak menentu, kadang besar, seringkali kecil.

4. KPR tenor panjang

Salah satu masalah generasi milenial saat mencicil rumah adalah kemampuan membayar DP kecil dan kemampuan mencicil pinjaman juga kecil. Jadi apa yang harus dilakukan?

Buat yang masih muda dan baru bekerja, kamu tentu memiliki fleksibilitas tenor KPR. Silakan mengambil mengambil kredit dalam jangka waktu panjang. Biasanya bank menetapkan masa di atas usia pensiun 55 tahun sebagai batasan tidak boleh mencicil kredit lagi.

Kini bank memberi pinjaman KPR paling lama dalam jangka waktu 25 tahun. Bila kamu masih berusia di bawah 30 tahun, bisa memanfaatkan masa tenor sepanjang itu. Pertimbangan tenor menjadi penting karena tenor yang panjang menurunkan jumlah cicilan per bulan.

Bukankah dengan cicilan yang semakin panjang, beban bunganya juga semakin besar? Itu betul, karena nilai bunga bisa lebih besar dibanding hutang pokok karena lamanya masa pinjaman. Tapi perlu diingat bahwa nilai tanah dan bangunan khususnya di Jabodetabek atau kota besar lainnya juga meningkat setiap tahun dengan peningkatan rata-rata di atas suku bunga KPR.

Menurut berbagai financial planner, tidak masalah berhutang pada aset yang nilainya terus meningkat. Kamu akan untung akibat kenaikan nilai aset yang lebih besar dari bunga kredit yang harus dibayar.

5. Hitung harga rumah yang diinginkan dan sesuaikan dengan inflasi

Kapan kamu berencana membeli rumah? Tahun ini atau dua tahun lagi? Bila ingin membeli rumah tahun depan, kamu bisa memperkirakan harganya. Pasalnya harga rumah setiap tahun mengalami kenaikan. Jadi kamu harus menghitung harga rumah dengan menyertakan tingkat inflasi.

Misalnya kamu ingin membeli rumah yang ditawarkan suatu developer dengan harga Rp500 juta. Bila berniat membeli rumah itu tahun depan, kemungkinan besar harganya akan naik. Asumsikan kenaikan harga rumah per tahun adalah 8 persen, berarti harga rumah yang kamu incar itu sudah menjadi Rp540 juta di tahun depan. Kamu bisa menggunakan kalkulator inflasi yang tersebar di internet untuk menghitung harga rumah dalam satu atau beberapa tahun ke depan.

6. Tentukan besaran cicilan yang masuk akal

Seandainya kamu sudah membayar DP pembelian rumah, usahakan ketika membayar cicilan dengan besaran tidak lebih dari 30%. Tujuannya supaya kamu bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari disamping membayar cicilan.

Misalnya bila pendapatan kamu sebesar Rp4 juta per bulan, idealnya cicilan tidak lebih dari Rp1,2 juta per bulan. Kamu bisa saja memperkecil lagi biaya cicilan dengan masa pembayaran yang lebih lama, misalnya 20 sampai 30 tahun ke depan.

Jadi walau hanya memiliki gaji 3 juta, kamu tetap bisa menabung untuk beli rumah dengan cara memilih cicilan sesuai kemampuan.

7. Memiliki dua rekening

Salah satu alasan mengapa banyak orang memiliki dua rekening yakni untuk memudahkan perencanaan keuangan rumah tangga yang lebih spesifik. Contohnya rekening satu untuk pendidikan anak dan rekening yang lain untuk pembayaran cicilan rumah. Memiliki dua rekening yang berbeda akan memudahkan kamu membagi pengeluaran rumah tangga. Selain itu, kamu akan lebih mudah menjauhi godaan demi kepentingan yang tidak efisien.

8. Gunakan sistem autodebet

Kerap kesulitan menabung di awal bulan? Kamu bisa menggunakan sistem autodebet sehingga tidak perlu pusing memindahkan uang dari rekening gajian ke rekening tabungan. Ini adalah salah satu cara menabung untuk beli rumah dengan gaji kecil yang cukup efektif.

Ingat, tabungan ini tidak boleh diganggu gugat supaya uang DP cepat terkumpul. Kuncinya dengan menyisihkan uang, bukan menyisakannya.

9. Terbebas dari utang

Membayar cicilan rumah dan DP bisa memberatkan orang yang memiliki ekonomi pas-pasan. Sebaiknya jangan menambah cicilan lain seperti kendaraan bermotor atau mobil karena akan semakin menambah beban.

Selain itu, biasanya pihak bank juga akan me-review kondisi ekonomi dan kredit kamu ketika mengajukan KPR. Permohonan KPR bisa ditolak bila kamu memiliki riwayat kredit yang buruk.

10. Pertimbangkan untuk membeli rumah subsidi

Cara menabung untuk beli rumah dengan gaji 1 juta selanjutnya yakni memilih rumah dengan harga terjangkau. Walau begitu, jangan sampai memilih rumah yang terlampau murah sampai mengorbankan kualitas dan lokasinya. Upayakan menemukan titik tengah antara harga dan kualitas.

Kamu bisa mempertimbangkan rumah subsidi yang merupakan proyek pemerintah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Harga rata-rata rumah ini berkisar Rp120 jutaan di Bekasi dan Rp140 jutaan di Jakarta. Kebanyakan rumah subsidi memiliki tipe 25, 29 sampai 36 m2 dengan lokasi yang dekat pusat perbelanjaan, sekolah, jalan protokol, dan landmark lainnya.

11. Mulai berinvestasi

Berinvestasi tidak hanya bisa dilakukan oleh golongan atas, melainkan juga kalangan menengah maupun bawah. Kamu bisa mencoba investasi dengan risiko yang minim seperti reksadana pasar uang dan pendapatan bila tabungan tidak cukup untuk melunasi DP rumah. Kamu juga bisa berinvestasi emas bila ingin nilai yang stabil.

Salah satu alasan mempertimbangkan investasi selagi menabung DP rumah, supaya kamu memiliki dana darurat bila sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Pasalnya tabungan kamu sebagian besar akan terpakai untuk DP dan cicilan rumah. Hal ini bisa jadi masalah finansial bila tidak ditunjang dana darurat. Kamu bisa mempertimbangkan berbagai deposito di bawah ini karena relatif minim risiko.

Deposito

Simpanan deposito dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan menawarkan suku bunga yang jauh lebih tinggi dibanding tabungan biasa. Hanya kamu harus tahu bahwa investasi ini dikenakan pajak final 20 persen. Sejak 22 September 2020, ada beberapa bank umum yang menawarkan bunga sebesar 5,50 persen per tahun.

Bila bunga itu dirasa kurang, kamu bisa mengajukan deposito di beberapa Bank Perkreditan Rakyat (BPR) yang menawarkan bunga lebih besar ketimbang deposito di bank umum. Kamu tinggal menyesuaikan waktu jatuh tempo deposito dengan waktu pembayaran DP atau pembelian rumah secara tunai.

Reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap

Reksa dana pasar uang (RDPU) adalah reksa dana teraman karena portofolio efek dalam reksa dana berupa instrumen pasar uang. Sedangkan reksa dana pendapatan tetap (RDPT) memiliki portofolio efek yang terdiri atas surat utang seperti obligasi negara atau korporasi dan beberapa instrumen pasar uang di dalamnya.

Beberapa RDPU memiliki imbal hasil umumnya 6 persen per tahun. Sementara imbal hasil RDPT bisa mencapai 9 hingga 10 persen. Namun RDPT memiliki volatilitas yang sedikit lebih tinggi dari RDPU. Walau tidak mampu memberikan imbal hasil tetap, reksa dana memiliki keunggulan yaitu bisa digunakan untuk menabung berkala, minimal investasi kecil, bebas pajak, dan bisa ditarik kapan saja. Fitur ini menjadi keunggulan reksa dana dibanding deposito.

Surat Berharga Negara (SBN)

SBN memiliki bentuk dalam versi konvensional (obligasi) atau syariah (sukuk). Kelebihan dari surat utang ini yakni kupon keuntungannya akan dibayarkan secara berkala dan juga dijamin oleh negara. Alasan utama memilih SBN ketimbang surat utang perusahaan swasta adalah risikonya yang lebih rendah. Surat utang swasta punya default risk yang lebih tinggi ketimbang SBN.

Sebagian SBN bisa dijual kembali di pasar sekunder pada waktu tertentu. Tapi untuk memaksimalkan keuntungan dan menghindari capital loss, ada baiknya untuk memegangnya sampai memasuki jatuh tempo. Pajak dari SBN sebesar 15 persen dan bersifat final.

12. Menabung dalam bentuk emas

Emas adalah bentuk investasi yang nilainya cenderung stabil karena tidak terpengaruh oleh inflasi. Bila kamu ingin berinvestasi jangka panjang dalam menabung untuk membeli rumah, emas bisa dijadikan pertimbangan yang ideal. Tapi jangan lupa untuk mempelajari dan memahami jelas mengenai investasi bentuk emas. Pelajari kelebihan dan kekurangan emas, terlebih di masa pandemi ini yang nilainya relatif turun naik.

13. Ubah gaya hidup boros

Biasanya 70% pendapatan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti belanja kebutuhan makanan, pakaian, transportasi, sampai hiburan. Kamu harus memanfaatkan anggaran ini sebaik-baiknya, jangan sampai mengganggu pos tabungan untuk DP dan cicilan rumah.

Kamu bisa menerapkan gaya hidup hemat dn jangan lupa mencatat pengeluaran apa saja yang terjadi dalam sebulan. Bila terdapat sisa dari 70%, kamu bisa menabungnya untuk DP dan cicilan rumah. Namun bila pengeluaran kamu malah berlebihan, sebaiknya evaluasi apa yang salah.

Sikap konsumtif seseorang biasanya cenderung terjadi di awal bulan alias saat baru menerima gaji. Tindakan boros bisa dihindari bila kamu membuat anggaran yang jelas untuk pengeluaran dan menabung di awal. Tertarik mencoba cara menabung untuk beli rumah dengan gaji 1 juta ini?

14. Konsisten menabung dan berinvestasi

DP rumah sulit terkumpul bila kamu berhenti di tengah jalan. Karena jumlahnya relatif besar, kamu harus tetap menabung secara rutin dengan porsi 30% dari pendapatan. Jumlah uang yang kamu tabung mungkin tidak besar,namun tetap berdampak besar terhadap pembelian rumah.

Tak hanya saat menabung, konsistensi juga diperlukan saat kamu berinvestasi reksadana pasar uang. Para pemula biasanya waswas saat melihat portofolio investasi mereka mengalami penurunan nilai, padahal hal itu lumrah terjadi.

Salah satu cara mengatasinya, dengan tidak terburu-buru menarik investasi. Sebab setiap penurunan pasar selalu diikuti dengan kenaikan nilainya. Berinvestasi secara rutin akan membuat kamu memperoleh harga diskon reksadana saat kondisi pasar sedang turun. Saat ekonomi kembali normal, kamu akan memperoleh imbal hasil yang jauh lebih optimal. Terlebih bila kamu berinvestasi reksadana untuk keperluan jangka panjang seperti DP rumah.

15. Sisihkan dana untuk asuransi properti

Selain menyiapkan dana tabungan untuk membayar DP dan menyicil rumah, kamu juga harus menyisihkannya untuk asuransi properti. Pasalnya setiap orang atau aset berupa rumah atau properti rentan terkena risiko di masa depan. Risiko itu seperti gempa bumi, pencurian, kebakaran, banjir, dan lainnya. Kita tentu tidak pernah tahu risiko yang menimpa rumah, rumah, atau kantor.

Salah satu solusi untuk mengatasi berbagai risiko di masa depan yang tidak terduga adalah dengan menggunakan asuransi properti. Asuransi ini bisa melindungi aset properti dari segala kerugian, baik kerugian langsung yang diakibatkan oleh suatu kejadian, maupun kerugian tidak langsung akibat adanya gangguan. Qoala memiliki produk asuransi terbaik yang bisa kamu pertimbangkan untuk melindung rumah, apartemen, atau kantor kamu dari berbagai risiko.

Itulah cara menabung untuk beli rumah dengan gaji kecil yang bisa kamu coba. Bila kamu bisa membeli rumah dengan cara tanpa hutang alias cash tentu akan lebih baik. Sementara bila gaji kamu sebesar UMR, menabung melalui program tabungan rumah di bank bisa jadi salah satu pilihan terbaik. Semoga tips dari Qoala ini bisa berguna buat kamu. Jika kamu ingin menemukan berbagai informasi lainnya seputar perencanaan keuangan, anggaran rumah tangga, hingga kebutuhan finansial lainnya, kamu bisa cek selengkapnya di Blog Qoala.

Bagikan ke Teman:
Yogarta Awawa
Seorang penulis, yang subjek tulisannya merentang dari artikel, berita, company profil, cerpen, sampai puisi. Hasil karyanya termuat dalam antologi "Narasi Baru" yang digagas Festival Sastra TangSel 2018 dan "Semesta Jiwa" oleh Komunitas Rumah Semesta.
Cari Asuransi Terbaik di Qoala