12 Manfaat Menabung Sejak Dini untuk Masa Depan

Artikel ini terakhir diperbarui June 10, 2021 by Zaky Afdika
12 Manfaat Menabung Sejak Dini untuk Masa Depan
Sumber foto: Randy Imanuel via Shutterstock
Bagikan ke Teman:

Menabung adalah salah kegiatan pengelolaan keuangan yang bertujuan untuk menyiapkan dana cadangan di kemudian hari. Tabungan memiliki peran tersendiri dalam menjamin menjamin kestabilan keuangan dalam mempersiapkan berbagai risiko atau jika mengalami hal yang tidak diinginkan kemudian hari. Secara tidak langsung, manfaat menabung yang paling utama berguna untuk membantu kamu mengetahui tentang prioritas dalam keuangan.

Memulai aktivitas menabung berperan penting di dalam alur keuangan, terutama bagi kamu yang baru saja bekerja dan pertama kali memiliki penghasilan. Kenyataannya, menabung tidak selalu menjadi kebiasaan yang mudah untuk setiap orang walaupun sudah mengetahui banyak manfaatnya untuk masa depan. Hal ini akan menjadi lebih sulit jika kamu tidak mulai membiasakan cara menabung yang benar. Kebiasaan menabung akan berbeda kesulitannya jika sudah ditanamkan sejak dini, bahkan sebelum kamu memasuki dunia kerja dan memiliki penghasilan yang didapat dari hasil kerja kerasmu.

Menabung tidak hanya tentang jumlah yang kamu simpan atau sisihkan, melainkan tentang membentuk kebiasaan terus menerus. Oleh karena itu, manfaat menabung tidak hanya didapatkan bagi kaum dewasa melainkan juga bagi anak-anak sejak dini. Orangtua dapat memulainya dengan menjelaskan apa manfaat menabung dengan memberikan contoh secara langsung yang dilakukan secara rutin setiap hari. Tidak hanya di rumah, kegiatan menabung pun telah menjadi salah satu aktivitas yang kerap diajarkan di sekolah sejak duduk di bangku taman kanan-kanan sekalipun.

Berbagai cara menabung pun dapat dijadikan sarana untuk membuat aktivitas ini tidak membosankan bagi anak-anak. Salah satu cara yang dapat digunakan adalah mengajak anak untuk menabung di celengan. Bagi anak, manfaat menabung di celengan adalah untuk membuatnya termotivasi melakukannya terus menerus setiap hari, sehingga nampak celengan miliknya semakin penuh. Berbagai bentuk dan ukuran celengan yang menarik dapat dipilih guna menambah motivasi tersebut. Anak-anak pun dapat menghargai sesuatu hal yang nampak memiliki nilai cukup kecil. Namun pada saat celengan terlihat penuh karena kumpulan nilai kecil tersebut, anak dapat semakin paham konsep menabung itu sendiri.

Di sekolah, manfaat menabung juga diajarkan para guru dengan mengajak anak untuk berlatih menabung setiap hari. Biasanya, anak akan diberikan buku kecil berupa catatan tabungannya setiap hari. Uang tabungan ini dapat disisihkan dari uang jajan yang diberikan orang tua setiap hari atau sesuai kesepakatan. Anak dapat menerima uang hasil tabungannya pada saat berakhirnya aktivitas belajar mengajar di semester tertentu. Penyimpanan uang tabungan ini akan dibantu oleh wali kelas atau staf guru yang bertugas, sehingga orang tua atau anak tidak perlu khawatir terhadap keamanannya.

Selain itu, mengajak anak untuk melihat proses menabung di bank secara langsung juga dapat membuatnya mengetahui manfaat menabung di bank. Untuk membedakan cara menabung di celengan atau di bank, dapat dijelaskan dengan salah satu perbedaan yang nampak jelas terlihat baginya. Jika sebelumnya anak dapat melihat uang tabungannya semakin lama semakin penuh di celengan, kali ini uangnya yang ditabungnya disimpan di tempat yang tidak terlihat. Menabung di bank juga dapat memberikan kamu dan buah hati fasilitas yang dapat disesuaikan dengan tujuan menabung.

Berbagai bank milik pemerintah dan swasta di Indonesia memiliki jenis tabungan khusus seperti tabungan pendidikan untuk anak-anak dengan usia hingga 17 tahun, seperti tabungan BNI Taplus Anak, tabungan BRI Junio, tabungan BTN Junior, Tabungan CIMB Junior, tabungan Maybank Superkidz, dan Simpanan Pelajar yang juga dimiliki oleh berbagai pilihan layanan bank. Simpanan Pelajar (Simpel) merupakan program tabungan anak yang diciptakan khusus untuk kalangan pelajar mulai dari PAUD hingga setara SMA. Tabungan diterbitkan secara nasional oleh bank-bank di Indonesia yang bekerja sama secara khusus dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan persyaratan mudah dan sederhana serta fitur yang menarik, dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan untuk mendorong budaya menabung. Beberapa bank nasional yang turut mendukung program ini, antara lain Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, BTN, Bank Permata, Bank BJB dan Bank Jatim.

Bagi anak-anak usia dini yang telah mulai belajar menabung, berbagai manfaat menabung pun tidak hanya akan didapatkannya di usia muda, melainkan juga untuk masa depan di saat telah menjajaki usia dewasa. Oleh karena itu, kebiasaan menabung perlu dimulai sedini mungkin. Yuk, simak manfaat menabung berikut penjelasannya yang telah Qoala rangkum berikut ini!

1. Memahami Konsep Mengatur Keuangan

Manfaat menabung yang pertama yang diperoleh jika dilakukan sejak dini adalah memberi pemahaman terhadap konsep mengatur keuangan. Cobalah biarkan anak membeli suatu barang yang diinginkan dari sisa uang jajan yang telah disisihkan. Dengan demikian, anak akan belajar untuk memilih dan menyesuaikan waktu untuk dia bisa membeli barang-barang yang diinginkan menggunakan hasil tabungannya. Kebiasaan menabung sejak dini ini dapat membentuk kebiasaan dalam mengatur dan merencanakan keuangan saat anak memasuki usia dewasa. Untuk semakin membuatnya tertantang, ajak anak untuk membuat target tabungannya sendiri, yang dapat membuatnya semakin termotivasi. Anda juga bisa mengarahkan anak Anda untuk memiliki target, seperti membeli mainan atau liburan bersama Anda. Tentu saja menggunakan uang hasil tabungan anak Anda sendiri.

2. Menerapkan Hidup Hemat

Bagi anak, memiliki semua hal yang diinginkannya dapat menjadi kepuasan yang tidak ada habisnya. Manfaat menabung bagi anak-anak yang dilakukan sedini mungkin, dapat membuatnya menerapkan hidup hemat tanpa dipaksa oleh siapa pun. Anak dapat belajar untuk melakukan pengeluaran sedikit demi sedikit dan menyisihkan untuk disimpan. Menerapkan hidup hemat bagi anak juga mampu mengarahkan dirinya untuk lebih menghargai nominal uang, berapapun jumlah yang ia miliki. Selain itu, anak juga akan belajar untuk merasa cukup alias tidak rakus untuk ingin memiliki sesuatu yang lebih. Dengan menerapkan hidup hemat sejak dini, anak akan terbiasa untuk tidak berlebihan dalam mengeluarkan uang dalam berbagai hal yang semestinya tidak perlu dilakukan. Secara tidak langsung anak akan terbiasa untuk hidup lebih sederhana.

3. Menghargai Uang yang Dimiliki

Manfaat menabung yang satu ini biasanya akan dirasakan, apabila sang anak sudah melalui masa menahan diri untuk tidak membelanjakan semua uang yang dimiliki, hanya untuk menabung. Tidak hanya itu saja, anak juga akan menjadi pribadi yang lebih menghargai uang, ketika sudah berhasil menahan semua keinginan berbelanja, hingga akhirnya tabungan sudah mencapai jumlah yang diinginkan. Berapapun jumlah tabungannya, jika anak mengingat kembali perjuangannya untuk menabung, anak pun akan merasa bahwa usahanya berbuah hasil. Pemahaman ini dapat dilengkapi dengan konsep yang sebagai alat tukar jual beli, di mana anak dapat membeli berbagai macam kebutuhan dari uang yang dimilikinya.

4. Melatih Kedisiplinan

Melatih kedisiplinan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Tidak hanya dalam berkegiatan sehari-hari di rumah dan di sekolah, menabung juga dapat menjadi salah satu cara untuk mendorong anak agar lebih disiplin. Manfaat menabung ini tentu saja tidak dapat dilakukan dengan sekadar membalikkan telapak tangan, melainkan perlu tahapan yang sederhana terlebih dahulu. Untuk memulainya, anak dapat mencoba menyisihkan uang yang akan ditabung di tempat tersendiri, seperti amplop atau toples yang dapat dibuka dan ditutup berulang kali. Setelah itu, kegiatan menabung dapat mulai dilakukan di tempat yang tidak mudah untuk dilihat uangnya, seperti celengan. Hingga terakhir anak akan merasakan kegiatan menabung yang dilakukan di bank. Dimana uang ia tabung tidak terlihat dan tidak mudah untuk diambil.

5. Melatih Kemandirian

Semboyan mengatakan, hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin. Hal ini dapat dipraktekkan dalam melatih anak memiliki kemandirian untuk menentukan pengelolaan uang jajannya sendiri. Jika sebelumnya anak terbiasa meminta kepada orangtua setiap kali ingin membeli sesuatu. Kamu dapat memberikan anak kepercayaan untuk mengelola uangnya sendiri di jangka waktu yang disepakati. Misalnya anak memiliki uang Rp50.000 yang diberikan di hari Senin. Berikan tantangan kepada anak yaitu tidak boleh meminta uang jajan lagi sampai hari Senin depannya tiba. Selain itu, ajak anak untuk dapat menyisihkan uangnya untuk disisihkan dan ditabung di akhir minggu. Dengan begini, anak akan merasa dipercaya bahwa ia dapat bertanggung jawab terhadap uang yang dimilikinya.

6. Melatih Kesabaran

Manfaat menabung ini tidak hanya berguna untuk kepentingan menabungnya saja, melainkan juga membantu pengendalian emosi anak untuk tidak mudah menangis atau teriak pada saat ia tidak mendapatkan sesuatu yang diinginkannya. Ketika baru memulai tabungan anak, pastikan kamu membimbing buah hati untuk menyimpan uang yang ia miliki dengan tujuan tertentu. Ajak anak untuk berdiskusi terkait hal ini, sehingga ia dapat membayangkan hal baik yang akan datang di kemudian hari adalah sebagai apresiasi terhadap dirinya yang berhasil menabung. Dengan begitu, anak pun akan belajar pentingnya untuk sabar saat berusaha mencapai sebuah tujuan atau untuk membeli sesuatu yang baru. Hal ini sekaligus mengajari anak untuk dapat mengendalikan emosinya ketika menunggu sesuatu yang dinantikannya.

7. Merencanakan Penggunaan Uang

Menabung kini, lega di kemudian hari. Pernyataan tepat sekali untuk menggambarkan manfaat menabung selanjutnya, yaitu merencanakan penggunaan uang. Hal ini tepat dilakukan sejak pertama kali anak menabung. Tentu saja, perencanaan penggunaan uang juga akan memotivasinya untuk lebih giat dan disiplin dalam menabung. Anak juga dapat memahami bahwa hasil akhir yang akan diperoleh akan tergantung dari besar kecilnya uang yang ditabung. Kamu dapat mengajak anak untuk menentukan waktu penggunaan uang tabungannya, misalnya untuk digunakan ketika libur sekolah tiba. Uang yang ditabung adalah yang ia sisihkan dari uang jajannya sehari-hari. Arahkan anak untuk Menyusun perencanaan liburannya dengan menggunakan uang hasil tabungannya sendiri, misalkan pergi ke tempat rekreasi atau membeli mainan yang diinginkannya.

8. Mencegah Berutang

Manfaat menabung selanjutnya adalah memberikan pembelajaran terkait berutang. Kegiatan menabung bagi anak yang dilakukan sejak dini, dapat membuatnya memiliki cadangan uang yang dapat membantu diri dari risiko berutang. Manfaat menabung sejak usia dini yang satu ini, tentunya akan sangat membantu kamu dan anak dalam menghadapi hal-hal yang tidak terduga, seperti misalnya pada saat sakit atau mengalami kecelakaan. Jika hal tersebut terjadi, anak akan melihat kebutuhan biaya yang tidak sedikit untuk berobat atau mendapatkan perawatan. Jelaskan kepada anak bahwa, jika tidak memiliki cukup biaya, maka kemungkinan berutang akan besar sekali. Di sinilah anak akan memahami bahwa dengan memiliki tabungan, ia dapat menghindari utang dengan tetap mampu membayar biaya kesehatan di rumah sakit.

9. Mengajari Konsep Dana Darurat

Berkaitan dengan pencegahan utang dengan menabung, manfaat menabung dapat dihubungkan dengan konsep dana darurat. Dana darurat adalah uang simpanan yang secara khusus dipersiapkan untuk keadaan darurat di masa depan, seperti bencana alam, kematian, atau pun sakit yang membutuhkan perawatan dengan biaya besar. Berbeda dengan tujuan menabung bagi anak pada umumnya, mempersiapkan dana darurat mungkin lebih tepat dilakukan oleh para orangtua. Namun, kamu dapat memperlihatkan dengan memberikan contoh secara langsung. Seperti mengajak anak turut serta ke bank dan melihat kamu melakukan proses setor tunai. Jelaskan kepada anak bahwa uang yang disimpan di bank tersebut diperuntukkan sebagai dana darurat, yang dapat digunakan dalam kondisi mendesak dan sangat mendadak, apalagi jika membutuhkan jumlah uang yang tidak sedikit.

10. Melatih Anak Membuat Keputusan Bijak

Kegiatan menabung sehari-hari dapat membuat anak semakin cerdas dalam membuat keputusan ketika mengelola uang miliknya sendiri. Anak akan menghadapi situasi di mana ia dapat membeli sesuatu sesuai keinginannya, serta anjuran untuk menabung yang diberikan oleh orangtuanya. Secara langsung, anak juga akan memahami bahwa sebelum memutuskan menggunakan uangnya, ia harus bijaksana dalam berpikir. Manfaat menabung ini dapat juga ditambahkan berbagai pengetahuan mengenai perbedaan dari kebutuhan, keinginan, serta harapan, tentunya dapat mempermudah anak dalam membuat keputusan yang bijak.

12. Memupuk Kebiasaan Menabung Hingga Dewasa

Bukan hal asing bila seseorang pintar menabung karena terbiasa. Pasalnya kebiasaan yang dilakukan terus menerus akan menjadi rutinitas yang melekat pada pembentukan karakter seorang yang anak. Di kemudian hari ketika dewasa, anak yang telah memiliki penghasilannya sendiri tak perlu dipusingkan dengan konsep pengelolaan uang karena ia sudah melakukannya sejak masih mendapatkan uang dari pemberian orang tua. Hal ini juga untuk mencegah perilaku boros ketika anak dihadapkan oleh sejumlah uang yang cukup besar, seiring dengan bertambahnya pendapatannya. Orang dewasa pun cenderung lebih lama untuk dapat beradaptasi dengan kebiasaan baru, misalnya menabung bila ia tidak terbiasa sejak dini.

13. Mempersiapkan Masa Depan Anak

Manfaat menabung yang terakhir adalah mempersiapkan masa depan anak untuk menjadi pribadi yang terbaik dalam menghadapi masa depan yang terbaik. Berubahnya kondisi sosial dan ekonomi tidak akan menjadi halangan baginya untuk tetap siap menghadapi masa depan. Anak juga dapat mengetahui bahwa dengan seiring bertambahnya usia, maka kebutuhan yang diperlukannya pun akan semakin banyak. Menabung untuk masa depan anak juga bisa digunakan sebagai bentuk investasi jangka panjang. Oleh karena itu, menabung sejak dini akan membantunya memiliki pemahaman yang berkesinambungan dari masa kecil hingga dewasa. Berbagai macam persiapan masa depan anak dapat dilakukan dengan membuat tabungan berencana. Misalnya diperuntukkan bagi anak ketika ia akan masuk ke universitas impiannya kelak.

Berbagai manfaat menabung yang telah dijelaskan sebelumnya merupakan tujuan para orang tua yang dapat menjadi latar belakang tips untuk mengajarkan anak dalam menabung. Orang tua selayaknya membantu anak untuk membiasakan diri hidup hemat sedini mungkin, serta mengatur keuangan dengan baik. Baik menabung di celengan ataupun di bank, manfaat menabung bagi anak adalah guna mensukseskan pengembangan diri anak dan serta merencanakan persiapan masa depan depan. Selain mengajarkan anak cara menabung yang benar, tanggung jawab orang tua kepada anak juga cukup besar dalam menjaga kestabilan finansial. Oleh karena itu, bila kamu memiliki anak berusia dini, kamu perlu segera mempersiapkan segala hal yang memiliki fungsi sebagai perlindungan finansial, termasuk asuransi. Asuransi bukan hanya melindungi risiko yang tak terduga, tapi juga mengantisipasi hal-hal lainnya di kemudian hari. Qoala.app membantu kamu untuk mendapatkan asuransi terbaik sesuai dengan kebutuhan yang kamu inginkan.

Bagikan ke Teman:
Kartika Adyani
Writing, sport, and cooking almost like a remedy. For me, it's never too late to start something new.
Cari Asuransi Terbaik di Qoala