Jackie Chan: Profil, Biografi, Fakta Terkini

Artikel ini terakhir diperbarui March 22, 2021 by Zaky Afdika
Jackie Chan: Profil, Biografi, Fakta Terkini
Sumber foto: Denis Makarenko via Shutterstock
Bagikan ke Teman:

Siapa sih yang tak kenal Jackie Chan? Saat namanya disebut, langsung terbayang aksi laga Jackie Chan dalam beberapa filmnya. Aktor satu ini memang terkenal sebagai seorang seorang aktor, sutradara, pemeran pengganti, produser film, aktor bela diri, aktor komedi, penulis naskah layar lebar sekaligus penyanyi dari Hong Kong. Ia dikenal sebagai sosok yang multitalenta dengan berbagai keahlian yang dimilikinya.

Selain mendapat penghasilan dari lini hiburan, rupanya aktor ini juga tercatat memiliki beberapa perusahaan yang sukses dan berkembang. Harta kekayaannya pun mencapai 400 juta dollar AS. Sosok menginspirasi ini memiliki perjalanan hidup yang panjang dan berliku sebelum mencapai puncak kesuksesan. Simak kisahnya dalam ulasan Qoala berikut ini.

Biodata Jackie Chan

Jackie Chan yang memiliki nama asli Chan Kong-sang lahir pada tanggal 7 April 1954 di Victoria Peak, Hongkong. Pria yang saat ini berusia 66 tahun ini dari pasangan Charles dan Lee-Lee Chan. Ia memiliki istri bernama Lin Feng Jiao yang dinikahi pada tahun 1982. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai seorang anak bernama Jaycee Chan. Aktor laga yang terkenal dengan gaya kocak ini memiliki 2 saudara kandung laki-laki bernama Fang Shide dan Fang Shisheng serta 2 saudara perempuan bernama Yulan Chan dan Guilan Chan. Agama Jackie  adalah Konghucu.

Biografi Jackie Chan

Kesuksesan Jackie Chan dalam hidupnya tentu tak lepas dari cerita panjang kehidupan yang ia lakoni sejak kecil. Mulai dari tidak lulu sekolah hingga awal mula meniti karir. Semua dilaluinya dengan penuh tekad dan percaya diri.

1. Dijuluki Pao Pao

Meski memiliki nama lengkap Chan Kong-sang, Jackie kecil mendapat julukan Pao Pao yang artinya peluru meriam. Hal ini dikarenakan ia selalu berguling-guling ketika masih bayi serta memiliki berat badan 5,4 kilogram.

2. Menghabiskan masa kecil di lingkungan kediaman kedutaan

Memiliki orang tua yang bekerja pada Kedutaan Besar Perancis untuk Hongkong, membuat Jackie Chan kecil menghabiskan masa kecilnya di lingkungan kediaman kedutaan di daerah distrik Victoria Peak. Ayahnya pada waktu itu bekerja sebagai juru masak di kantor kedutaan Perancis di Hongkong, sedangkan ibunya merupakan petugas kebersihan di gedung yang sama.

3. Tidak lulus sekolah

Jackie Chan kecil awalnya bersekolah di Nah-Hwa Primary School yang berada di Hongkong. Namun ia sempat tidak lulus dan tidak dapat mengikuti pelajaran di sekolah tersebut, sehingga ayah dan ibu Jackie memutuskan untuk mengeluarkannya dari sekolah.

4. Dikirim ke sekolah asrama

Pada saat Jackie Chan berumur 6 tahun, ayahnya memutuskan untuk pindah ke Canberra, Australia karena urusan pekerjaan. Namun belum sampai setahun, ayah Jackie mengirimnya kembali ke Hongkong untuk masuk sekolah asrama di Akademi Drama China.

Di sekolah tersebut, Jackie Chan banyak mendapat pelajaran berharga, ia juga mempelajari seni bela diri kungfu dan akrobat, serta menyanyi dan menari. Ayahnya memang berharap kepribadian Jackie akan terbentuk setelah mempelajari ilmu bela diri di sekolah.

5. Mengawali karir di seni pertunjukan

Pada masa awal ia bersekolah di Akademi Drama China, Jackie Chan mengawali karirnya di seni pertunjukan bersama teman-teman sekolahnya. Ia ikut dalam kelompok Seven Little Fortunes, sebuah kelompok pertunjukan yang diambil dari murid-murid sekolah. Dalam kelompok tersebut, Jackie mendapatkan nama panggung Yuen Lo yang artinya pencapaian tertinggi.

Dalam kelompok tersebut, ia berteman akrab dengan Sammo Hung dan Yuen Biao. Ketiganya kemudian terkenal dengan nama julukan Tiga Bersaudara atau Tiga Naga.

6. Berperan sebagai pemeran pengganti

Sepuluh tahun kemudian saat Jackie Chan lulus dari Akademi Drama China, opera atau seni pertunjukan yang ia rintis bersama kedua temannya tidak lagi populer. Jackie dan teman-temannya pun harus mencari pekerjaan lain.

Karena tidak memiliki kemampuan akademik seperti membaca dan menulis, Jackie Chan pun mencoba peruntungan menjadi stuntman atau pemeran pengganti. Ia pun berkenalan dengan para sutradara dan produser memintanya bekerja sebagai stuntman untuk adegan laga yang diperankan oleh Bruce Lee.

7. Bermain bersama Bruce Lee

Pada tahun 1972, Jackie Chan mendapat kesempatan untuk bermain dalam film laga “Fist of Fury” bersama Bruce Lee. Nama panggung yang dipakai Jackie saat itu adalah Chan Yuen Lung. Rupanya melalui film tersebut, nama Jackie sebagai aktor mulai dikenal di industri film China.

8. Digadang sebagai pengganti Bruce Lee

Setahun setelah Jackie Chan bermain peran bersama Bruce Lee, media dihebohkan kabar mengenai kematian Bruce Lee. Hal ini membuat Jackie digadang-gadang sebagai pengganti Bruce Lee di aksi laga.

9. Kerap gagal di pasaran

Meskipun sempat membintangi beberapa film layar lebar, Jackie Chan merasa bahwa karirnya tersendat. Beberapa film yang dimainkan gagal di pasaran dikarenakan redupnya industri film di China.

10. Menyusul keluarga ke Canberra

Merasa tidak ada harapan lagi di dunia perfilman, Jackie Chan pun menyusul orang tuanya ke Canberra. Ia kembali melanjutkan studi di Dickson College dan sempat bekerja sebagai pegawai konstruksi.

11. Menemukan nama julukan

Saat ia bekerja sebagai pegawai konstruksi di Canberra, Jackie Chan menemukan nama julukannya. Jackie yang masih bernama Chan Kong-sang mendapat julukan “Little Jack” yang kemudian dipendekkan menjadi Jackie. Penamaan “Little Jack” diberikan lantaran para pegawai sulit mengucapkan nama Kong-sang. Nama itulah yang digunakannya hingga saat ini.

12. Masa keemasan

Setelah berganti nama menjadi Jackie Chan, dewi fortuna menghampirinya. Saat itu Jackie mendapat tawaran untuk bermain film Hong Kong terkenal yang berjudul “Snake in the Eagle’s Shadow” pada tahun 1978. Akting Jackie serta keahlian kungfu yang dimilikinya membuat Jackie mampu menyita perhatian penikmat film.

Kesuksesan Jackie dalam film tersebut mengantarkannya pada film-film legendaris berikutnya seperti “Drunken Master” yang populer di tahun 1978. Dari sinilah kiprahnya sebagai aktor Hongkong mulai bersinar.

13. Merambah ke film Hollywood

Setelah sukses menaklukkan kancah perfilman Hongkong, Jackie Chan pun mencoba merambah ke film Hollywood. Di awal perjuangannya, ia kerap mengalami kegagalan dan berakhir dengan mendapat peran-peran kecil saja. Hingga akhirnya ia fokus hanya untuk film Hongkong saja, ia merasa lebih dikenal di negaranya sendiri ketimbang di Amerika Serikat.

14. Tampil di film box office

Memasuki era 90an, Jackie Chan kembali optimis untuk mengembangkan aktingnya di laga Hollywood. Ia tampil dalam film “Who Am I?” yang rilis pada tahun 1998. Rupanya melalui film ini namanya mulai melejit di dunia. Ia pun mendapat kesempatan untuk tampil di film box office seperti Shanghai Knights, The Spy Next Door, serta The Karate Kid.

15. Diakui Hollywood

Nama Jackie Chan mulai diakui oleh Hollywood ketika ia membintangi film bertemakan polisi berjudul “Rush Hour” pada tahun 1998. Film itu ia perankan bersama Chris Tucker. Karirnya di dunia Hollywood bertambah cemerlang setelah Jackie menjadi pemain utama dalam film “Shanghai Noon” yang bergenre komedi bersama Owen Wilson. Melalui film tersebut dunia tahu bahwa Jackie Chan merupakan aktor laga dengan bela dirinya unik dan mampu melakukan berbagai adegan bahaya sendiri tanpa pemeran pengganti.

16. Meraih penghargaan

Kiprahnya di dunia akting membuat Jackie Chan layak mendapatkan penghargaan. Jackie meraih penghargaan Innovator Award dari American Choreography Awards Taurus World Stunt Awards. Selain itu ia juga menyabet Hollywood Walk of Fame serta Hong Kong Avenue of Stars.

Jackie Chan diakui sebagai ikon kebudayaan, menjadi inspirasi untuk Dragon Ball, serta menjadi partner dari Mitsubishi Motors. Mobil-mobil keluaran Mitsubishi hampir pasti dapat ditemukan dalam film-film terakhirnya. Pihak Mitsubishi juga menghadiahkan sebuah mobil seri terbaru yang dinamakan Evolution, mobil edisi khusus yang dapat diatur aksesorisnya sesuai keinginan pembeli. Ini sungguh pencapaian yang luar biasa.

Fakta Terbaru tentang Jackie Chan

Perjalanan hidup sang legenda tentu membuat Jackie Chan menjadi idola dunia. Tidak ada yang mampu membantah karya nyatanya dalam perfilman dunia. Berita dan fakta terbaru Jackie Chan terus diburu publik setiap harinya, seolah mereka tidak ingin melewatkan setiap hal baru dari sang bintang. Berikut ini deretan fakta mengenai aktor laga Jackie yang perlu kamu tahu.

1. Kehidupan keluarga tak semulus karir

Meskipun karir di dunia perfilman dapat dikatakan sangat mulus hingga puncak, rupanya hal ini berbanding terbalik dengan kehidupan keluarganya. Ia menikah dengan seorang artis Taiwan bernama Joa Lin, namun pernikahannya dikabarkan mengalami keretakan. Jackie Chan pernah diduga selingkuh dengan Elaine Wu hingga menghasilkan seorang anak bernama Etta Ng Chok Lam. Meskipun hubungan mereka diketahui publik, keduanya tidak menikah. Akibat perselingkuhan ini, aktor Jackie dan istrinya sempat hampir bercerai.

Putra Jackie Chan dengan istri sahnya, Jaychee Chan, terlibat kasus narkoba. Sedangkan Etta Ng Chok Lam belakangan ini menyiarkan kabar ke publik bahwa dirinya merupakan seorang lesbian.

2. Malang melintang di perfilman selama 58 tahun

Jackie Chan diketahui telah malang melintang di dunia perfilman khususnya laga selama kurang lebih 58 tahun. Baik film lokal Hongkong maupun film Hollywood yang mendunia. Kiprahnya dalam industri film memang tak dapat diragukan lagi. Ia merupakan sebuah legenda yang tidak akan terlupakan dari hati para penggemarnya.

3. Masuk 100 besar selebriti dengan penghasilan terbesar

Jackie Chan merupakan satu-satunya aktor asal Tiongkok yang masuk ke dalam 100 besar selebriti dengan penghasilan terbesar versi Forbes yang dirilis pada tahun 2020 ini. Sedangkan pada tahun 2019 lalu, Jackie juga dinyatakan sebagai aktor dengan bayaran termahal versi Forbes.

4. Film terbaru

Film Jackie Chan di tahun 2020 yang berjudul “Vanguard” ditunda penayangannya karena adanya virus Covid-19 sehingga tidak ada satupun film yang dapat dinikmati oleh publik di tahun ini. Sedangkan film terbarunya periode sebelumnya adalah “The Climbers”, “The Knight of Shadows”, “Ip Man 4: The Final”, serta beberapa deretan film lainnya.

5. Belum pensiun dari film

Meskipun telah berusia lanjut, namun tampaknya Jackie Chan belum benar-benar ingin pensiun dari dunia perfilman yang telah membesarkannya. Beberapa waktu lalu ia sempat menyebut bahwa ia akan pensiun, namun pernyataan tersebut terbantahkan dengan beberapa film yang akan rilis dalam waktu dekat.

6. Bisnis dan kekayaan melimpah

Bicara soal kekayaan sang aktor, tidak ada yang dapat meragukan jumlah harta yang dimilikinya. Hal ini wajar mengingat kiprahnya di dunia film yang telah membintangi lebih dari 100 judul film. Jackie Chan dikabarkan memiliki sejumlah rumah serta apartemen mewah yang ada di banyak negara seperti Hong Kong, Singapura, Amerika Serikat, hingga Australia. Aktor laga ini juga diketahui memiliki pesawat jet pribadi yang kerap dipakai untuk bepergian.

Kekayaan bersih Jackie Chan tahun lalu mencapai 400 juta dollar amerika atau setara dengan Rp 5,6 triliun. Tak heran jika ia menempati urutan ke-80 dalam 100 besar selebriti terkaya versi Forbes 2020.

Rupanya kekayaan Jackie tidak hanya bersumber dari film saja, melainkan ia juga memiliki sejumlah bisnis dan perusahaan seperti JCE Movies Limited, JC Group China, Jackie & Willie Production, dan Jackie & JJ Productions yang sampai saat ini masih ia kelola.

7. Endorse

Jackie Chan juga meraup penghasilan besar dari endorse yang bernilai jutaan dolar. Memang untuk aktor sekelasnya, sangat mudah untuk didapuk dalam sebuah endorsement mengingat fanbase-nya yang besar. Diketahui Jackie juga aktif sebagai penyanyi yang juga turut andil dalam menyumbang kekayaannya.

8. Menyumbang harta untuk amal

Meskipun kaya raya, Jackie Chan ternyata memiliki kemurahan hati. Ia kerap menyumbangkan hartanya untuk berbagai kegiatan amal. Ia membuat Jackie Chan Charitable Foundation yang memberi bantuan beasiswa, pelayanan kesehatan, serta bantuan pada bencana alam. Bahkan Jackie sempat mengungkapkan bahwa ia tidak akan mewariskan hartanya pada anak-anaknya ketika ia sudah tiada nanti. Ia memilih untuk menyumbangkan seluruh hartanya ke badan amal karena lebih bermanfaat.

9. Dikabarkan terinfeksi Covid-19

Selama pandemi Covid-19, sempat tersiar kabar bahwa Jackie Chan terinfeksi Corona. Namun kabar tersebut dibantah langsung oleh Jackie. Melalui stafnya, ia mengatakan bahwa dirinya aman dan sehat-sehat saja. Para fansnya yang berasal dari seluruh dunia terlanjur mengirimkan masker untuk Jackie, sehingga membuat Jackie tersentuh. Akhirnya, masker tersebut ia sumbangkan kepada pihak yang membutuhkan melalui organisasi pemerintah.

10. Janjikan Rp1,9M bagi penemu vaksin Corona

Pandemi corona yang melanda dunia rupanya telah mengusik kehidupan Jackie Chan. Ia mengaku sedih atas bencana yang mengubah dunia tersebut. Ia juga tersentuh atas upaya dunia dalam menghentikan virus, termasuk gerakan donasi masker untuk amal.

Bahkan Jackie menjanjikan akan memberikan uang sejumlah 1 juta Yuan atau setara dengan Rp1,9M kepada instansi atau individu yang berhasil menemukan vaksin corona. Bukan tanpa alasan, uang tersebut akan diberikan sebagai rasa syukur karena dengan adanya vaksin, virus corona dapat segera pergi dari muka bumi.

Jackie Chan prihatin dengan jalanan yang sepi akibat pandemi ini. Ia menginginkan jalanan yang kembali sibuk dan hidup, oleh karena itu ia rela memberikan sejumlah uang kepada pihak yang berhasil mengenyahkan virus melalui vaksin.

Itulah sepenggal kisah hidup Jackie Chan, aktor legendaris dari negeri China. Perjalanan panjang Jackie dalam meniti karir hingga sukses seperti sekarang tentu didapatkan dengan usaha yang tidak kecil. Impian yang ia letakkan di atas kepala, akan berusaha ia raih meskipun berbagai tantangan harus dihadapi. Pastinya, kita semua dapat mengambil hikmah dari biografi dan fakta hidup sang legenda. Mau tahu informasi lengkap hingga inspirasi lainnya? Jangan lupa cek Blog Qoala, ya!

Bagikan ke Teman:
Riza Dian Kurnia
A great storyteller and an enthusiastic listener. Dont stop when you are tired, stop when you are done.