Chef Renatta Moeloek: Profil, Biografi, Fakta Terkini

Artikel ini terakhir diperbarui March 14, 2021 by Zaky Afdika
Chef Renatta Moeloek: Profil, Biografi, Fakta Terkini
Sumber foto: Chef Renatta Moeloek via Instagram
Bagikan ke Teman:

Disamping Chef Juna Rorimpandey dan Chef Arnold Poernomo, ada satu nama lagi yang tak asing terdengar dalam ajang kompetisi memasak MasterChef Indonesia. Chef Renatta, begitu nama wanita disebut, merupakan salah satu juri MasterChef Indonesia menggantikan Chef Marinka. Renata dikenal sebagai juri yang jutek dan innocent sehingga kerap membuat penonton gemas dengan penilaiannya dalam ajang kompetisi tersebut. Tak heran jika kehadiran Renata dalam MasterChef Indonesia membuat acara tersebut semakin menarik dan dilirik penonton.

Selain menjadi juri MasterChef Indonesia, Renatta juga merupakan seorang konsultan menu di beberapa restoran di Indonesia serta memiliki usaha privat dining dan restoran. Keahliannya dalam masak memasak memang turut andil dalam usaha yang ia jalankan. Lantas seperti apa perjalanan karir serta bisnis Chef Renatta? Simak kisahnya yang inspiratif berikut ini. Dalam artikel ini, Qoala akan membahasnya secara tuntas.

Biodata Chef Renatta Moeloek

Chef yang dikenal cantik ini memiliki nama lengkap Puti Renatta R Moeloek. Meskipun demikian, ia lebih akrab disapa Renatta Moeloek sebagai nama panggungnya. Chef Renatta yang kini belum berhijab lahir pada tanggal 17 Maret 1994, usianya kini menginjak 26 tahun. Putri pasangan Nudie Moeloek dan Radianti Ratna Suminar ini memeluk agama Islam, Chef Renatta memiliki saudara kandung bernama Kareyca Moeloek.

Renata Moeloek merupakan lulusan dari Diploma Superior Cuisine, Spesialis Makanan Asia dan Eropa di Le Cordon Bleu Culinary Arts, Paris Perancis. Ia mengambil jurusan masakan Asia Eropa yang kini menjadi favoritnya. Hobi masak dan berolahraga yang dimilikinya telah berhasil mengantarkannya menjadi seorang chef ternama saat ini.

Biografi Chef Renatta Moeloek

Sebelum menjadi seorang chef yang dikenal masyarakat saat ini, tentunya ada banyak perjalanan yang harus dilalui oleh seorang Renata Moeloek. Kiprahnya saat ini merupakan buah dari usaha yang dilakukannya beberapa tahun ke belakang. Begini biografi singkat sang juri MasterChef.

Mencintai kuliner sejak SMP

Tak heran jika Renata Moeloek berhasil menekuni bidang kuliner saat ini. Hal ini tak lepas dari kecintaannya terhadap dunia kuliner sejak masih duduk di bangku SMP. Sejak kecil ia memang hobi menyiapkan berbagai menu untuk keluarganya. Ia kerap bereksperimen membuat masakan dengan berbagai menu. Awalnya, ada banyak teman sekolahnya yang datang ke rumah, namun karena ibunya tidak bisa memasak, akhirnya dia yang memasak. Sejak saat itu, ia kerap memasak untuk keluarga. Kecintaannya terhadap kuliner menghantarkan chef cantik ini menempuh pendidikan kuliner di bangku kuliah.

Menempuh pendidikan memasak di luar negeri

Kecintaannya terhadap dunia masak memasak mendorong Renata untuk menempuh pendidikan memasak di luar negeri. Pilihannya jatuh pada Le Cordon Bleu Culinary Art di Paris, Prancis. Ia mengambil jurusan masakan Asia Eropa. Pada tahun 2018 ia berhasil mendapatkan gelar Diploma Superior Cuisine and Superior Pastry.

Memiliki luka bakar

Rupanya Renata menyimpan berbagai cerita dalam perjalanannya menjadi chef, salah satunya adalah sempat mengalami luka bakar saat hendak mengikuti pendidikan kuliner di Prancis. Pada saat itu ia sedang mengoperasikan kompor gas, lalu tiba-tiba ada api yang menyambar bagian tubuh sebelah kanan akibat gas yang bocor. Ledakan kompor membuat chef cantik ini membalikkan tubuh ke arah kiri sambil mengangkat tangan dan melindungi kepala. Akhirnya api tersebut mengenai bagian kaki, tangan, badan serta perut sebelah kanan. Ia mengaku beruntung karena luka bakar hanya mengenai bagian kanan tubuhnya saja.

Motivasi mengenalkan kuliner nusantara kepada dunia

Rupanya keberhasilannya dalam menempuh pendidikan memasak di Paris tak luput dari motivasinya di masa kecil. Ia ingin mengenalkan kuliner nusantara kepada dunia. ia merasa bahwa seluruh dunia harus tahu bahwa ada kuliner nusantara lezat yang pantas untuk dilirik.

Bekerja di Commis Chef (FJ Group)

Pada bulan April 2012 hingga Maret 2013, Chef Renatta pernah bekerja di Commis Chef (FJ Group). Keikutsertaannya pada Commis Chef bertujuan untuk terus mengasah kemampuannya dalam hal masak memasak. Setelah itu ia bekerja di Stagiaire – Chef De Partie Restaurant Garance pada bulan Desember 2014 hingga Februari 2015.

Bekerja di restoran Paris

Di tahun yang sama dengan tahun kelulusannya, Chef Renatta mendapatkan kesempatan untuk bekerja di salah satu restoran di Paris. Restoran tersebut bernama Garance Saint Dominique yang berada di Paris, Perancis. Selama kurang lebih 1 tahun di restoran tersebut, Chef Renatta berhasil mendapat predikat Michelin Star.

Mimpi menjadi bagian dari restoran terkenal di Indonesia

Renata muda saat masih duduk di bangku kuliah juga pernah memimpikan dapat menjadi salah satu bagian dari restoran mewah dan terkenal di Indonesia. Ia ingin membuka restoran dengan beragam menu mewah yang lezat. Mimpi tersebut masih terus berlanjut hingga ia berusia 25 tahun.

Visa ditolak

Setelah lulus kuliah dan berencana pulang untuk mengurus Visa yang telah habis, ia melamar pekerjaan di Selandia Baru. Namun sayang, visanya ditolak. Ia pun mendapat tawaran dari temannya untuk mencoba privat dinner yang ditekuninya sampai sekarang.

Aktif memperkenalkan masakan Indonesia di luar negeri

Keinginan Chef Renatta untuk memperkenalkan masakan Indonesia pada dunia pun perlahan mulai dapat diwujudkan. Renata aktif memperkenalkan masakan Indonesia melalui kegiatan-kegiatan kuliner luar negeri terutama di wilayah Eropa. Salah satunya adalah mengikuti tur keliling dunia di beberapa negara Eropa bersama Chef Maxie Millian yang bertajuk Indonesian Food Tour.

Kegiatan ini dilakukan pada bulan April 2017. Tur tersebut diselenggarakan di beberapa negara terbaik di Eropa seperti Praha, Belanda, Spanyol, hingga Slovakia. Seperti yang telah dibahas sebelumnya, alasan Chef Renatta mengikuti tur ini adalah untuk mengenalkan kuliner khas Indonesia ke negara-negara Eropa.

Pernah masuk TV Perancis

Jauh sebelum Chef Renatta populer sebagai juri dan chef di Indonesia, Renata pernah memasak di depan banyak orang dalam sebuah acara TV Perancis. Hal ini membuktikan bahwa kiprah Renata di luar negeri sebagai chef tidak diragukan lagi.

Dalam acara TV tersebut, ia memasak opor ayam yang notabene merupakan masakan nusantara. Ia menjelaskan cara memasak opor dengan menggunakan bahasa Perancis yang fasih.

Fakta Terkini tentang Chef Renatta Moeloek

Kecantikan serta popularitas Renata Moeloek membuat chef cantik ini memiliki banyak penggemar. Kiprahnya di dunia memasak juga membuat Renata tampak menarik untuk diperbincangkan publik. Berikut ini beberapa fakta terkini mengenai Chef Renatta yang cukup inspiratif.

Juri di MasterChef Indonesia

Keseriusan Chef Renatta di dunia memasak serta karirnya yang terus menanjak di kancah kuliner membuat wanita cantik ini dipercaya untuk menjadi juri di ajang kompetisi memasak MasterChef Indonesia bersama Chef Juna Rorimpandey dan Chef Arnold Poernomo. Posisinya menjadi juri menggantikan Chef Marinka yang memutuskan untuk mundur. Dengan kehadiran Renata dalam ajang tersebut, membuat pertarungan memasak di MasterChef Indonesia semakin menarik.

Chef Renatta mulai menjadi juri di musim kelima MasterChef Indonesia pada tahun 2019, kemudian ia kembali didapuk menjadi juri dalam ajang tersebut di musim keenam dan ketujuh Masterchef Indonesia tahun 2020. Bahkan melalui MasterChef Indonesia, nama Renata Moeloek sebagai chef semakin terangkat dan populer. Semua orang mengenalnya melalui ajang ini.

Menguasai 2 bahasa asing

Selain bahasa Inggris, Chef Renatta juga mahir berbahasa Perancis. Tentunya masa kuliah yang panjang di Paris membuatnya lancar berbahasa Perancis. Ia juga sedikit bisa memahami bahasa Jepang.

Hobi olahraga

Selain hobi dan jago masak masakan Asia Eropa, chef cantik ini juga sangat suka kegiatan olahraga. Tak heran jika ia memiliki body goals yang seksi, sehat, dan proporsional.

Suka makanan Asia Eropa

Karena mengambil jurusan masakan Asia Eropa saat duduk di bangku kuliah, Chef Renatta pun sangat dekat dengan menu masakan tersebut. Jika ditanya apa makanan favoritnya, ia sedikit bingung. Namun ia mengaku bahwa menu masakan Asia Eropa adalah favoritnya.

Kisah asmara

Renata Moeloek yang memiliki banyak penggemar laki-laki ini pernah menjalin asmara dengan seorang personil Yovie Nuno, Pradikta Wicaksono atau Dikta. Hubungan mereka dimulai pada tahun 2016 dan cukup langgeng selama beberapa tahun. Namun kini status mereka sudah mantan, masing-masing sudah move on dan Chef Renatta pun diketahui sudah memiliki pacar seorang bule berkebangsaan Perancis. Namun dalam hubungannya kali ini, ia cukup tertutup dan hanya sesekali menunjukkan kemesraan di media sosial. Hingga kini Renata Moeloek belum menikah dan memiliki keturunan/.

Menyukai hewan peliharaan

Chef Renatta sangat menyukai hewan peliharaan seperti kucing dan anjing. Dalam akun instagramnya, ia kerap berfoto dengan beberapa anjing miliknya. Terkadang ia juga foto dengan kucing dan burung.

Memiliki banyak tato

Renata Moeloek atau Cher Renata suka menggambar tato di bagian tubuhnya. Terbukti dengan banyaknya tato di lengan, bahu, serta punggungnya. Terdapat juga tato bergambar aksara di bagian bawah leher.

Mewujudkan rumah impian

Saat kecil, Chef Renatta pernah menggambar rumah impian yang saat ini berhasil ia wujudkan. Dalam gambar tersebut, terlihat sebuah rumah mungil dengan halaman rumput yang luas serta pohon dan hewan peliharaan. Kini ia pun berhasil membuat rumah unik dengan ukuran kecil namun memiliki halaman yang sangat luas.

Bagian depan rumah Chef Renata terlihat sangat sederhana dengan ornamen yang minimalis. Dari depan juga tidak tampak meja atau kursi dan peralatan lainnya. Di dalam rumah yang los tampak tempat tidur, dapur, beserta peralatan elektronik yang berada dalam satu ruangan. Jadi ketika tamu masuk, mereka dapat langsung melihat semua isi rumah.

Meskipun kecil dan tidak terdapat sekat ruangan, namun rumah Chef Renatta sangat unik dan mewah. Bagian dapur terlihat mirip dengan dapur restoran dengan meja makan dan dinding yang elegan. Rumah yang dibangun memang kecil dibanding dengan halamannya yang luas, mengingat statusnya yang saat ini masih single.

Hidup simpel

Renatta Moeloek menyukai hidup yang simpel dan apa adanya. Ia juga suka bergaya apa adanya saja. Bahkan suatu hari nanti ia bercita-cita untuk meninggalkan kehidupannya di kota dan memilih tinggal di desa atau negara yang memiliki udara segar. Bukan tak mungkin ia akan meninggalkan Jakarta dan pergi ke tempat impiannya.

Dijuluki harta, tahta, renata

Saking cantik dan populernya Chef Renatta, ia pun mendapat julukan dari para warganet berupa ‘harta, tahta, renata’. Julukan tersebut diberikan karena banyak orang yang menganggap bahwa Renata adalah sosok yang sempurna, yaitu cantik, seksi, dan pintar memasak.

Menjadi konsultan menu dan restoran

Disamping menjadi juri dalam ajang MasterChef Indonesia, kini Chef Renatta juga memiliki kesibukan sebagai konsultan menu dan restoran di sejumlah restoran yang ada di Indonesia. Sepulang dari Perancis, memang chef cantik ini cukup concern menjadi konsultan menu.

Membuka bisnis privat dinner

Usaha lain yang dijalankan Chef Renatta juga masih berhubungan dengan kuliner dan masakan, ia membuka bisnis privat dinner bernama Rumadining. Privat dinner ini merupakan komersial event untuk perusahaan, kedutaan besar, group serta pop-up kitchen di sejumlah restoran di Indonesia. Dari hasil usaha privat dinner ini, Renata mengaku mendapat penghasilan yang besar. Hanya dengan memasak beberapa jam saja, pundi-pundi uang langsung ia dapatkan.

Fedwell Restoran

Bersama dengan Laura Basuki, Renata membuka restoran yang berada kawasan Senopati, Jakarta Selatan bernama Fedwell. Resto ini mengusung konsep healthy food atau makanan sehat. Setelah cukup sukses, ia kembali membuka cabang Fedwell di Citywalk Sudirman, Jakarta Pusat.Berbagai menu sehat dihadirkan di restoran ini. Bahkan Chef Renatta beberapa kali turut memasak berbagai hidangan yang disajikan di Fedwell. Yang unik dari restoran ini adalah peran pengunjung yang diperbolehkan untuk menyiapkan hidangan saladnya sendiri.

Enak dibungkus

Menghadapi pandemi Covid 19, Chef Renatta tidak kehilangan ide untuk terus produktif dan berkarya. Melalui media sosial, ia membuka bisnis kuliner Enak Dibungkus yang memungkinkan pelanggan untuk memesan menu masakan secara online. Karena adanya PSBB yang mengharuskan masyarakat di rumah saja, kesempatan ini diambil oleh Chef Renatta untuk membuka bisnis baru.

Berbagai menu rumahan seperti paru cabe merah, tumis kacang panjang, lidah cabe ijo, ayam ungkep madu, oseng iga, daging sapi cabe, oseng oncom kemangi, serta dadar tahu telur dapat dipesan online melalui Tokopedia. Harga berbagai lauk tersebut dibandrol dengan harga paling mahal Rp 195.000. Untuk pengiriman dilakukan pada hari itu juga menggunakan ojek online.

Enak Dibungkus memang baru dibuka pada April 2020 kemarin, namun peminatnya sangat banyak. Bahkan banyak orang yang rela mengantri dalam sistem pre order selama 8 hari untuk dapat mencicipi masakan sang master.

Selain menjual berbagai masakan matang, Chef Renatta melalui Enak Dibungkus juga menawarkan aneka sambal dan kremesan untuk pelengkap hidangan nasi. Semua menu pesanan dikemas secara rapi dalam kotak plastik yang aman jika dipanaskan.

Enak Dibungkus mengklaim produknya dapat tahan hingga 10 hari jika disimpan di kulkas. Saat ini, usaha kuliner online milik Chef Renatta ini hanya melayani pengiriman di Jakarta dan sekitarnya saja.

Lika liku perjalanan dan karir Chef Renatta di dunia chef memang belum mencapai puncak. Namun dari awal hingga sekarang sudah banyak pelajaran yang dapat dipetik hikmahnya. Mulai dari cara dia mewujudkan mimpi hingga konsistensinya dalam satu bidang saja yang membuat Chef Renatta sampai di titik ini. Banyak keinginannya yang sudah terwujud berkat kerja keras serta semangat hidupnya. Bisnis yang dijalankan pun perlahan naik, mengingat Chef Renatta sangat fokus mengurus bisnisnya. Semoga kamu bisa mengambil manfaat dari ulasan Qoala kali ini, ya!

Bagikan ke Teman:
Riza Dian Kurnia
A great storyteller and an enthusiastic listener. Dont stop when you are tired, stop when you are done.