15 Cara Menurunkan Darah Tinggi yang Ampuh & Benar

Artikel ini terakhir diperbarui June 10, 2021 by Zaky Afdika
15 Cara Menurunkan Darah Tinggi yang Ampuh & Benar
Sumber foto: via Shutterstock
Bagikan ke Teman:

Tekanan darah merupakan salah satu elemen penting dalam kesehatan yang harus diperhatikan. Tekanan darah tidak boleh terlalu tinggi atau terlalu rendah, karena dapat membahayakan kesehatan. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan seperti jantung, stroke, dan sebagainya. Sedangkan tekanan darah yang rendah dapat menyebabkan pusing, lemas, serta sulit beraktivitas. Perlu kamu ketahui bahwa tekanan darah normal berada di angka 120/80 mmHg atau sedikit angka di bawahnya. Jika tekanan darah berada diatas angka tersebut, maka seseorang dapat dikatakan mengalami peningkatan tekanan darah. Dan apabila tekanan darah mencapai 130/80 mmHg, maka disebut hipertensi. Dalam kondisi ini, cara menurunkan darah tinggi sangat diperlukan.

Seseorang yang mengalami tekanan darah tinggi atau hipertensi perlu diwaspadai. Beberapa kondisi yang memicu terjadinya hipertensi antara lain faktor usia, keturunan, gaya hidup buruk, jarang berolahraga, makan makanan yang tidak sehat, stres, serta mengkonsumsi alkohol. Selain itu, penyakit tertentu seperti diabetes, ginjal, serta tiroid juga menjadi faktor pemicu tekanan darah tinggi pada seseorang.

Nah, melalui artikel Qoala kali ini akan dibahas mengenai cara menurunkan darah tinggi dengan cepat dan jitu agar tidak membahayakan kesehatan. Simak ya!

1. Kurangi Berat Badan

cara menurunkan darah tinggi dengan diet
Sumber foto: Pixelbliss via Shutterstock

Cara menurunkan tekanan darah tinggi dengan cepat dan alami yang pertama adalah dengan mengurangi berat badan. Obesitas atau kegemukan memicu terjadinya hipertensi. Berat badan yang berlebih dapat memicu jantung untuk bekerja lebih keras sehingga tekanan darah pun meningkat. Oleh karena itu, mengurangi berat badan merupakan salah satu cara menurunkan darah tinggi yang cukup ampuh. Seseorang yang memiliki berat badan normal dan ideal tidak memiliki risiko yang besar terhadap darah tinggi, kecuali jika ia memiliki gaya hidup yang buruk.

Rencanakan untuk diet sehat sesegera mungkin agar penumpukan lemak dan kolesterol tidak semakin banyak. Aliran dan tekanan darah menjadi lancar dan normal sehingga hipertensi dapat diatasi dengan baik.

2. Jalani Pola Makan yang Sehat

Tips atau cara menurunkan darah tinggi selanjutnya adalah dengan menjalani pola makan yang sehat. Pola makan yang sehat dijalankan dengan makan dengan teratur, tidak melewatkan sarapan, serta mengonsumsi makanan sehat seperti buah-buahan, biji-bijian, sayur, serta susu rendah lemak. Selain itu, makanan sehat tersebut juga mampu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Dengan mengonsumsi makanan-makanan tersebut secara teratur dan mengurangi lemak jenuh dalam tubuh, maka secara perlahan tekanan darah akan stabil. Ganti makanan yang digoreng dengan makanan rebus atau kukus untuk mengurangi masuknya lemak jenuh dalam tubuh. Kamu juga bisa minum jus penurun darah tinggi seperti jus wortel, jus anggur, jus jeruk, serta jus pisang. Terdapat kandungan kalium pada jus buah tersebut yang berfungsi sebagai minuman penurun darah tinggi.

3. Konsumsi Makanan yang Bisa Menurunkan Darah Tinggi

Mengonsumsi makanan yang bisa menurunkan darah tinggi juga dapat dicoba sebagai salah satu cara menurunkan darah tinggi dan kolesterol di usia muda. Beberapa contoh makanan sehat yang dapat menurunkan darah tinggi tanpa obat antara lain:

Sayuran Hijau

Salah satu contoh makanan penyebab turunnya darah tinggi adalah sayuran hijau. Sayuran hijau seperti bayam mengandung magnesium serta kalium yang tinggi sehingga dapat mengendalikan tekanan darah. Jika dikonsumsi secara teratur, maka tekanan darah dalam tubuh akan menjadi stabil.

Cokelat Hitam

Makanan yang mampu menurunkan tekanan darah tinggi yang lain adalah cokelat hitam. Meskipun memiliki rasa yang pahit, cokelat hitam memiliki kandungan antioksidan yang tinggi sehingga mengakibatkan pembuluh darah elastis. Disarankan untuk mengonsumsi cokelat hitam 1 ons per hari untuk menurunkan darah tinggi. Tapi pastikan cokelat hitam tersebut tidak mengandung gula, ya.

Yoghurt

Selain itu, kamu dapat mengonsumsi yoghurt untuk menurunkan darah tinggi. Yoghurt dapat dijadikan sebagai alternatif pengganti susu sapi untuk memenuhi kebutuhan kalsium dalam tubuh. Rutin minum yoghurt secara teratur dapat mengurangi tekanan darah hingga 20%.

Oatmeal

Makanan lain yang dapat menurunkan tekanan darah adalah oatmeal. Oatmeal mengandung serat yang tinggi dan dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga tekanan darah agar tetap[ normal. Oleh karena itu, mengonsumsi oatmeal secara teratur menjadi salah satu cara menurunkan tekanan darah tinggi.

4. Pertimbangkan untuk Meningkatkan Asupan Kalium

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, kalium merupakan salah satu mineral yang dibutuhkan tubuh. Salah satu kegunaannya adalah untuk mengendalikan tekanan darah dengan cara membuang natrium yang berlebihan pada tubuh. Cara mengurangi darah tinggi pun dapat dilakukan dengan meningkatkan asupan kalium dalam  gizi harian. Contoh makanan yang mengandung kalium tinggi antara lain bayam, kubis, serta pisang.

5. Batasi Konsumsi Garam dan Natrium

Garam serta natrium merupakan pemicu terjadinya lonjakan tensi jika dikonsumsi secara berlebihan. Garam umumnya terdapat pada masakan, makanan ringan, minuman ringan, serta makanan kaleng atau frozen food. Jika jumlah garam dan natrium terlalu berlebih, tentu tidak baik bagi tekanan darah. Oleh karena itu, cara menurunkan darah tinggi selanjutnya dilakukan dengan membatasi asupan garam dan natrium pada makanan sehari-hari. Perlu diketahui bahwa kebutuhan garam dan natrium harian orang dewasa hanyalah 1500 hingga 2000 mg per harinya.

6. Lakukan Olahraga Secara Rutin dan Aktif Bergerak

Cara menurunkan tensi tinggi menjadi normal selanjutnya dilakukan dengan rutin berolahraga. Untuk mendapatkan tekanan  dara normal, pastikan kamu berolahraga minimal 30 hingga 60 menit setiap harinya. Olahraga yang dilakukan secara teratur dapat menstabilkan tekanan darah serta membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Berikut ini beberapa jenis olahraga yang dapat mengurangi tekanan darah tinggi:

Jalan Kaki

Jalan kaki merupakan salah satu olahraga paling mudah yang dapat dilakukan sebagai salah satu cara menurunkan darah tinggi. Kamu bisa berjalan kaki minimal 30 menit sehari. Kalori serta lemak yang terbuang saat berkeringat membuat tekanan darah menjadi lebih stabil.

Jogging

Selain jalan kaki, kamu juga bisa jogging setiap hari untuk menjaga serta menstabilkan tekanan darah. Tidak perlu berlama-lama, cukup sisihkan 30 menit saja untuk jogging setiap hari.

Bersepeda

Olahraga lain yang dapat menurunkan tensi adalah bersepeda. Saat ini bersepeda merupakan salah satu olahraga paling populer yang digemari oleh banyak orang. Karena ternyata selain sehat, rutin bersepeda juga bermanfaat untuk jantung serta tekanan darah.

Berenang

Untuk menurunkan tekanan darah, kamu juga dapat rutin berenang. Lakukan olahraga renang minimal seminggu sekali untuk mendapatkan tubuh yang bugar serta tekanan darah yang stabil.

7. Kurangi dan Kelola Stres

Bagaimana cara menurunkan darah tinggi juga dapat dilakukan dengan mengelola stres. Tanpa disadari, ternyata stres dapat memicu berbagai penyakit salah satunya darah tinggi. Oleh karena itu stres perlu dikurangi dan dikelola dengan baik. Memang tekanan hidup yang berat terkadang membuat pikiran cemas, namun bukan berarti stres dan cemas tidak dapat dikelola. Kamu dapat mengelola stres dengan cara meditasi, relaksasi, yoga, atau melakukan hal lain yang kamu suka. Dengan stres yang terkelola dengan baik, tekanan darah yang tinggi dapat diturunkan.

8. Batasi Asupan Kafein

cara menurunkan darah tinggi dengan kurangi caffeine
Sumber foto: Piyawan Jiansuwan via Shutterstock

Tak hanya garam dan natrium yang harus dibatasi. Cara menurunkan darah tinggi selanjutnya dilakukan dengan membatasi asupan kafein ke dalam tubuh. Kafein yang terdapat pada teh dan kopi dapat meningkatkan kinerja jantung sehingga tekanan darah tinggi menjadi tidak terkontrol. Tidak heran jika setelah mengonsumsi kopi, seseorang akan merasakan jantung berdebar dan pusing. Ini artinya, terdapat peningkatan tekanan darah di dalam tubuh. Kamu perlu mengurangi kafein agar tensi dapat turun dan stabil.

9. Berhenti Merokok

Cara menurunkan darah tinggi selanjutnya dilakukan dengan cara berhenti merokok. Kebiasaan merokok merupakan pemicu utama terjadinya tekanan darah tinggi pada seseorang. Perokok aktif cenderung memiliki risiko terkena berbagai penyakit seperti hipertensi, jantung, stroke, dan sebagainya. Oleh karena itu, pastikan kamu menghentikan kebiasaan merokok untuk mendapatkan tekanan darah yang normal.

10. Batasi Konsumsi Alkohol

Tak hanya rokok, alkohol juga menjadi penyebab naiknya tekanan darah. Alkohol sangat berbahaya bagi tubuh karena dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Untuk itulah cara menurunkan darah tinggi dapat dilakukan dengan menghilangkan kebiasaan mengonsumsi alkohol.

11. Tidur yang Cukup

Pola hidup yang sehat akan membuat tubuhmu senantiasa bugar dan terhindar dari berbagai penyakit. Pola hidup yang sehat dapat dilakukan salah satunya dengan cara menjaga dan memastikan tidur yang cukup setiap harinya. Tidur yang cukup dapat mengurangi risiko hipertensi. Hal ini dikarenakan saat tidur organ tubuh diberi kesempatan untuk beristirahat. Sebaliknya, tidur yang kurang akan membuat organ tubuh vital merasa letih dan akhirnya tidak berfungsi dengan baik. Jadi, sebagai salah satu cara menurunkan darah tinggi, kamu perlu tidur cukup dan teratur setiap harinya.

12. Selalu Pantau Tekanan Darah di Rumah atau Periksakan ke Dokter

Menjaga dan menurunkan tekanan darah agar menjadi normal dapat dilakukan dengan memantau tensi secara berkala, baik di rumah maupun di rumah sakit. Saat ini sudah tersedia alat pengukur tensi yang bisa kamu pakai di rumah sehingga kamu dapat mengetahui dengan pasti berapa tekanan darahmu. Dengan selalu memantau tensi, kamu akan tahu ketika tekanan darah mengalami peningkatan. Alhasil, kamu dapat segera mencari cara menurunkan darah tinggi atau meminta pertolongan medis sebelum terlambat.

13. Dapatkan Dukungan dari Keluarga atau Teman

Bagi penderita hipertensi, dukungan dari keluarga atau teman sangat diperlukan. Pastikan orang terdekatmu tahu bahwa kamu sedang dalam upaya menurunkan tekanan darah. Dengan memiliki dukungan dari sekitar, kamu akan termotivasi untuk menurunkan tensi dan menjaga kesehatan.

14. Konsumsi Tanaman Herbal yang Bisa Membantu Menurunkan Darah Tinggi

Selain menggunakan obat, darah tinggi juga dapat diturunkan dengan menggunakan tanaman herbal. Tanaman herbal tersedia di lingkungan sekitar, sehingga kamu dapat memanfaatkannya dengan baik.

Berikut ini daftar tanaman herbal yang dapat dikonsumsi sebagai salah satu cara menurunkan darah tinggi.

Bawang Putih

Bawang putih ternyata dapat dimanfaatkan sebagai cara menurunkan darah tinggi. Bawang putih merupakan tanaman herbal yang mengandung oksida nitrat yang berfungsi melebarkan pembuluh darah. Ketika pembuluh darah melebar, maka aliran darah akan menjadi lancar dan tekanan darah pun kembali normal. Kamu dapat mengonsumsi bawang putih sebagai bumbu masakan maupun mengunyahnya secara langsung sebagai obat.

Jahe

Tanaman herbal lain yang dapat menurunkan tekanan darah adalah jahe. Jahe dapat meningkatkan sirkulasi darah, mengendurkan pembuluh darah, serta menurunkan darah tinggi. Jahe dapat dikonsumsi secara langsung sebagai minuman maupun dijadikan sebagai bumbu masakan.

Kapulaga

Selama ini kapulaga dikenal sebagai bumbu masakan yang membuat makanan menjadi enak dan sedap. Ternyata fungsinya tak hanya itu, kapulaga pun dapat dimanfaatkan sebagai salah satu cara menurunkan darah tinggi. Kapulaga dapat dijadikan bumbu sup, semur, maupun tambahan bumbu makanan yang dipanggang.

Meniran

Masih ada lagi tanaman herbal yang dapat dijadikan sebagai penurun tensi, yaitu meniran. Meniran memiliki kandungan kalium yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan untuk menstabilkan tekanan darah agar tidak terlalu tinggi. Selain itu, meniran juga memiliki manfaat untuk meluruhkan air seni.

Temulawak

Temulawak merupakan tanaman khas Indonesia yang dapat dimanfaatkan untuk mengobati penyakit, salah satunya adalah darah tinggi. Terdapat kandungan flavonoid pada temulawak yang memberikan efek penurun tekanan darah.

Seledri

Siapa sangka jika seledri juga dapat dimanfaatkan untuk menurunkan tekanan darah. Seledri memiliki kandungan apigenin yang dapat menstabilkan detak jantung dan menurunkan kontraksi jantung sehingga tekanan darah pun menjadi berkurang. Kamu dapat memanfaatkan seledri pada berbagai masakan seperti sup, soto, dan lain sebagainya.

15. Konsumsi Obat-obatan Sesuai Anjuran Dokter

Cara menurunkan darah tinggi yang terakhir dapat dilakukan dengan mengonsumsi obat-obatan penurun tensi yang direkomendasikan oleh dokter. Jika cara alami untuk menurunkan tekanan darah sudah kamu coba dan hasilnya belum memuaskan, sebaiknya kamu pergi ke dokter untuk mendapatkan obat. Dokter akan meresepkan obat darah tinggi yang cocok dengan diagnosa yang ditegakkan. Tapi jangan membeli obat sembarangan ya, karena hanya dokter yang tahu obat jenis apa serta berapa dosis yang tepat untuk kamu.

Itulah 15 cara menurunkan darah tinggi yang dapat kamu coba untuk menormalkan tensi, Tentunya tensi yang normal akan membuat kamu lebih sehat dan terhindar dari berbagai komplikasi penyakit seperti jantung, stroke, dan penyakit berbahaya lainnya. Kamu perlu menjaga kesehatan dengan menerapkan gaya hidup sehat serta mengonsumsi makanan yang sehat, Rutinkan olahraga minimal 5 hari dalam seminggu untuk menjaga fungsi tubuh agar dapat bekerja dengan baik. Dan jangan lupa untuk memberikan perlindungan terhadap kesehatan dengan membeli produk asuransi. Saat ini sudah tersedia berbagai asuransi yang dapat memproteksi kesehatanmu. Yuk, temukan asuransi kesehatan terbaik di Qoala App!

Bagikan ke Teman:
Riza Dian Kurnia
A great storyteller and an enthusiastic listener. Dont stop when you are tired, stop when you are done.
Cari Asuransi Kesehatan Terbaik di Qoala