9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor, Balik Mulus Lagi!

Artikel ini terakhir diperbarui June 30, 2021 by Zaky Afdika
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor, Balik Mulus Lagi!
Sumber Foto: Intergalactic Rada via. Shutterstock
Bagikan ke Teman:

Mempercantik sepeda motor sering dilakukan dengan cara menempel stiker atau yang biasa disebut striping pada bodi motor. Stiker-stiker tersebut bisa rusak dan terkelupas seiring dengan pemakaian motor, terkadang meninggalkan bekas noda lem yang susah dihilangkan karena sudah melekat kuat dengan bodi. Cara menghilangkan bekas stiker di motor sebenarnya mudah, bahkan kamu bisa menggunakan barang-barang yang biasa kita pakai setiap hari. Kamu juga tidak perlu usaha lebih untuk membersihkan bekas stiker tersebut.

Akan tetapi kamu tidak bisa sembarangan membersihkannya, karena salah menggunakan bahan atau salah cara membersihkan bisa menimbulkan goresan pada bodi motor atau malah merusaknya. Agar hal tersebut tidak terjadi, coba 9 cara dari Qoala berikut ini untuk menghilangkan bekas stiker di bodi motor yang membandel dengan aman agar bodi motor tetap mulus.

Alasan Mengapa Sticker Meninggalkan Bekas

Stiker memang didesain dengan menggunakan bahan dan lapisan perekat di bagian bawahnya yang akan dengan mudah dan kuat menempel pada permukaan tertentu. Ada beberapa jenis stiker yang akan meninggalkan bekas saat dikelupas dan ada yang tidak. Lapisan perekat atau adhesive ini menggunakan beberapa jenis bahan, ada yang dari selotip, lem, atau bisa juga dari campuran gelatin dengan gula atau sirup jagung. Tiap-tiap bahan memiliki kekuatan rekat yang berbeda.

Lapisan adhesive tersebut yang akan menahan stiker pada objek yang ditempel agar dapat merekat dalam waktu yang lama. Terkadang, karena daya rekat yang terlampau kuat, bahan permukaan stiker jadi ikut menempel dan sulit dikelupas. Biasanya, stiker ini menggunakan bahan kertas di atas lapisan adhesive dan berada dalam keadaan dingin sehingga meninggalkan bekas di benda tersebut. Bekas stiker ini kadang berbentuk sisa bahan stiker atau bahkan lapisan adhesive yang menjadi lengket jika tidak segera dibersihkan.

Untuk menghilangkan bekas stiker yang seperti ini di atas objek seperti kaca, plastik, kayu, atau bodi motor mungkin menyebalkan karena sulit, bahkan berisiko menggores bodi motor. Tapi beberapa bahan dan cara sederhana bisa membantu menghilangkan bekas stiker di motor tanpa merusak atau menggores cat.

Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor

cara menghilangkan bekas stiker di motor
Sumber Foto: haryanta.p via. Shutterstock

Beberapa jenis stiker yang meninggalkan bekas memang agak sulit untuk dibersihkan. Tapi cara berikut ini bisa kamu lakukan, yakni menggunakan bahan-bahan sederhana yang ada di sekitar kita untuk menghilangkan lapisan lem maupun bekas stiker yang tertinggal di bodi motor. Namun, sebaiknya kamu tetap memperhatikan bagaimana cara membersihkannya, sebab ada bahan-bahan yang perlu digosok ada yang perlu ditempelkan saja tanpa perlu digosok. Cara tersebut dilakukan untuk melindungi bodi motor kamu agar tetap mulus. Selain itu, untuk perlindungan menyeluruh sebaiknya kamu juga mulai menggunakan asuransi motor, ya!

1. Manfaatkan Aseton untuk Menghilangkan Bekas Sticker di Motor

Yang pertama, cara menghilangkan bekas stiker di motor bisa menggunakan bahan kimia bernama aseton. Yap, mungkin kamu sudah mengenal bahan ini karena aseton biasanya digunakan sebagai nail polish remover atau untuk membersihkan cat kuku. Cat kuku sendiri memiliki sifat perekat yang kurang lebih sama seperti lapisan lem pada stiker, itulah yang menjadi alasan mengapa menggunakan aseton efektif untuk membersihkan bekas stiker. Aseton akan melarutkan semua bahan yang terbuat dari plastik.

Lalu bagaimana caranya menggunakan aseton untuk membersihkan bekas stiker? Cukup mudah dan tidak memerlukan usaha keras. Kamu cukup menyiapkan sebotol aseton dan kapas, kemudian tuangkan cairan aseton secukupnya ke kapas lalu oleskan kapas tersebut ke seluruh bekas stiker yang ingin kamu hilangkan. Setelah seluruh bekas lem sudah kamu olesi dengan cairan aseton, tunggu beberapa menit agar aseton bekerja. Selanjutnya gosok perlahan bekas stiker dengan kain bersih hingga bekas lem maupun stiker tersebut menghilang. Kemudian bilas bodi mobil menggunakan air dan lap hingga kering. Cara ini juga bisa kamu gunakan untuk menghilangkan bekas stiker di objek lain, misalnya laptop.

2. Gunakan Ujung Benda Tajam, Tapi Wajib Perlahan-lahan!

Refleks pertama yang biasanya kita lakukan jika melihat ada bekas stiker di motor pasti ingin menggosoknya, baik dengan menggunakan ujung benda tajam maupun kuku kita. Akan tetapi, cara ini bisa berisiko merusak cat maupun menggores bodi motor. Oleh karena itu kita perlu selektif jika ingin menggunakan ujung benda tertentu dan sebaiknya pilih yang tipis dan mendatar seperti garpu atau pisau, dan bukan benda tajam seperti sikat keras.

Kamu juga bisa menggunakan kartu ATM atau kartu kredit bekas. Cukup dengan menggosokkan bagian ujung dari benda tajam yang kamu pilih untuk menggosok permukaan yang berstiker. Gosok dengan perlahan dan jangan terlalu kasar atau ditekan, cukup sampai bekas stiker terangkat semuanya. Khusus untuk pisau, kamu bisa menggunakan bagian tengah pisau lalu kikis hingga sisa stiker habis. Cara untuk menghilangkan bekas stiker dengan ujung benda tajam ini bisa kamu lakukan di beberapa benda lain, yakni kaca rumah atau kaca bagian belakang mobil yang biasa ditempeli stiker.

3. Cara Menghilangkan Bekas Sticker di Motor dengan Mudah Pakai Tisu Basah

Tisu basah ternyata tak hanya digunakan untuk membersihkan kotoran saja, namun ternyata bisa digunakan untuk menghilangkan bekas stiker. Hal ini disebabkan tisu basah memiliki kandungan bahan kimia yang cukup efektif untuk menghilangkan sisa-sisa lapisan lem dari stiker, yakni alkohol. Selain itu, menggunakan tisu basah juga bisa jadi cara yang aman serta higienis bagi kulit tangan untuk menghilangkan bekas striping atau stiker di motor yang sudah terlalu lama.

Menggunakannya pun mudah, kamu cukup mengelap bekas stiker yang ada di permukaan bodi motor dengan tisu basah secara perlahan. Kemudian, gosok dengan menggunakan jari hingga bekas stiker bersih. Atau, kamu bisa menempelkan tisu basah di atas bekas stiker selama beberapa menit supaya cairan alkohol pada tisu merembes ke dalam stiker, kemudian gosok hingga semua bekas stiker hilang. Perlu kamu ketahui bahwa tidak semua tisu basah akan memiliki efek yang sama, beberapa jenis bisa membutuhkan proses pembersihan yang berulangkali. Kalau kamu ingin proses yang cepat dan hasil yang memuaskan, pastikan kamu membeli tisu basah yang memiliki kandungan alkohol.

4. Penghapus Pensil Juga Bisa Dipakai untuk Menghilangkan Bekas Sticker

Mungkin kamu tidak akan menyangka kalau benda sederhana seperti penghapus karet pada pensil bisa digunakan untuk menghapus bekas stiker yang membandel, tapi ternyata benda ini cukup efektif. Material karet yang biasa digunakan untuk penghapus bisa membantu menggulung residu atau bekas stiker hingga bersih. Bahkan dengan cara ini kamu juga bisa menghilangkan bekas lem aibon yang cukup lengket dan terkadang sulit dihilangkan.

Penghapus apa yang bisa dipakai? Kamu bisa menggunakan penghapus apapun, dari penghapus kotak biasa maupun penghapus standar yang ada di ujung pensil. Untuk menggunakannya, cukup gosokkan penghapus pada permukaan yang terdapat bekas stiker. Cara ini ideal untuk menghilangkan bekas stiker pada permukaan keras seperti dinding atau di kulkas.

5. Manfaatkan Cuka untuk Menghilangkan Bekas Sticker

Punya sebotol cuka di rumah? Nah, cuka ini tak hanya berfungsi untuk campuran masakan tapi juga bisa digunakan sebagai pembersih. Kamu bahkan bisa menggunakan cuka untuk membersihkan sisa lem stiker. Cara menggunakannya, kamu bisa menuangkan sedikit cuka pada kain, kuas atau lap kering, diamkan selama kurang lebih 5 menit, kemudian gosokkan untuk menghilangkan bekas stiker maupun skotlet pada motor yang sudah terlampau lama. Gosok secara perlahan dengan gerakan memutar hingga bekas stiker menghilang, mungkin kamu perlu mengulangi proses ini beberapa kali.

Jangan lupa untuk bersihkan bekas dari cuka yang menempel menggunakan lap kering yang bersih. Hal ini sangat penting untuk dilakukan terutama jika kamu menggunakan cuka untuk membersihkan bekas stiker yang menempel di permukaan bagian motor yang terbuat dari besi. Sebab, cuka memiliki kandungan asam yang dapat menimbulkan kerusakan pada bagian dalam besi dan bisa mengakibatkan keropos.

6. Cara Menghilangkan Bekas Sticker di Motor Menggunakan Minyak Goreng

Satu lagi bahan memasak yang bisa kamu gunakan sebagai cara menghilangkan bekas stiker di motor, yakni minyak goreng. Pasti semua orang memiliki bahan sederhana ini di rumah untuk menggoreng makanan. Menggunakan minyak goreng ternyata jadi cara yang cukup efektif untuk menghilangkan sisa-sisa lem yang berasal dari stiker yang sudah terkelupas atau bahkan bekas lem korea yang terkenal sebagai perekat yang sangat kuat.

Kamu bisa menggunakan beberapa tetes minyak goreng pada tangan maupun lap kering yang lembut, lalu gosokkan perlahan di bagian permukaan yang terdapat bekas stiker hingga bersih dan hilang. Atau kamu juga bisa menggunakan sendok ataupun pisau sebagai alat penggosok untuk hasil yang lebih maksimal. Minyak goreng bisa membantu mengurangi atau menghilangkan daya rekat lapisan lem stiker agar lebih mudah untuk dibersihkan.

Kalau kamu tidak memiliki minyak goreng, kamu bisa menggunakan jenis minyak lainnya seperti minyak kayu putih. Cara untuk menghilangkan bekas stiker dengan menggunakan minyak kayu putih sudah lama dilakukan dan terbukti efektif. Cukup dengan menuangkan cairan minyak kayu putih ke seluruh permukaan yang terdapat lem stiker kemudian diamkan selama kurang lebih 20-30 detik agar minyak meresap ke bekas lem tersebut. Setelah itu gosok stiker secara perlahan menggunakan jari atau bantuan kain kering, dan setelah semuanya bersih, lap sisa minyak tersebut dengan kain basah agar tidak licin dan baunya yang menyengat pun hilang.

7. Selai Kacang Juga Bisa Dimanfaatkan untuk Menghilangkan Bekas Sticker

Siapa sangka selai kacang yang biasanya digunakan untuk melapisi roti bisa juga digunakan untuk menghilangkan bekas stiker? Hal ini disebabkan adanya kandungan minyak alami dari kacang yang bisa membantu membersihkan bekas lem maupun stiker. Caranya pun mudah, kamu cukup balurkan sedikit selai kacang ke permukaan yang terdapat sisa stiker, kemudian diamkan selama 15 menit. Setelah itu, lap selai kacang dengan menggunakan tisu atau kain kering. Meskipun begitu, kemungkinan besar masih ada bbeberapa area yang masih terdapat sisa stiker yang masih menempel. Kamu bisa menggosok sisanya menggunakan jari atau kuku secara perlahan. Jangan lupa untuk membersihkan sisa selai kacang dengan menggunakan lap yang dibasahi sedikit agar tidak menyisakan minyak ataupun bau selai kacang.

8. Hilangkan Bekas Sticker di Motor Pakai Mayones

Manfaat bahan-bahan makanan memang mengejutkan, contohnya seperti mayones yang ternyata bisa digunakan untuk membersihkan sisa lem dan stiker. Sebab, mayones memiliki kandungan cuka dan minyak di dalamnya. Kamu bahkan bisa menggunakan cara ini tak hanya untuk menghilangkan sisa atau bekas stiker di motor, tapi juga bisa di permukaan botol plastik. Terkadang bahan-bahan lain tidak cocok digunakan untuk di botol plastik karena bisa tertelan jika tidak dibersihkan dengan baik, menimbulkan reaksi tertentu, dan menyisakan bau yang tidak sedap atau noda warna. Selain plastik, mayones juga diketahui efektif untuk membersihkan barang-barang selain plastik dan motor, seperti baju dan kayu. Sangat mudah untuk menggunakan mayones, yakni kamu cukup membalurkan mayones ke bagian motor yang terdapat sisa stiker maupun lem, kemudian diamkan selama beberapa saat. Setelah itu gosok secara perlahan menggunakan jari maupun kain bersih hingga semua bekas stiker terangkat.

9. Cara Menghilangkan Bekas Sticker di Motor Paling Ampuh dengan Cairan Pembersih

Cara terakhir, kamu bisa menghilangkan bekas stiker di permukaan motor, kaca, ataupun dinding dengan menggunakan cairan pembersih. Campuran kandungan yang terdapat di dalam cairan pembersih sudah pasti bisa dipakai untuk membersihkan apa saja, termasuk sisa lem. Cara ini bisa kamu lakukan jika bahan-bahan lain tidak tersedia di rumah atau terlalu ribet. Kamu cukup membeli cairan pembersih dapur di toko-toko terdekat dengan harga yang terjangkau. Cukup semprot atau tuang cairan pembersih ke bagian yang terdapat sisa stiker di motor, kemudian tunggu selama beberapa menit hingga cairan meluruhkan sisa stiker dengan sendirinya, kemudian bersihkan dengan menggunakan lap atau tisu. Menggunakan cairan pembersih juga bisa menjadi cara yang ampuh untuk menghilangkan bekas lem lainnya, misalnya lem Alteco.

Jenis-jenis Sticker yang Tidak Meninggalkan Bekas

Kalau kamu tak ingin kerepotan untuk membersihkan bekas stiker saat ingin mengganti atau mengelupas stiker, kamu bisa memilih jenis stiker yang tidak meninggalkan bekas dan aman untuk ditempelkan di mana saja di bagian motormu. Beberapa jenis stiker tersebut antara lain:

1. Stiker Oracal

Stiker oracal merupakan salah satu jenis stiker vinyl yang diproduksi oleh perusahaan bernama ORAFOL yang berasal dari Eropa. Stiker Oracal diketahui memiliki daya tahan yang sangat baik dibanding stiker dari produsen lainnya. Selain itu, daya rekat Oracal juga sangat kuat, sehingga mampu menempel lebih lama dan tidak mudah mengelupas. Terdapat berbagai macam jenis untuk berbagai kebutuhan, dan tentu saja keunggulannya adalah stiker ini tidak meninggal bekas saat dilepas.

2. Stiker Vinyl

Stiker vinyl adalah jenis stiker yang terbuat dari bahan plastik sintetis alias buatan manusia yang memiliki tingkat kelenturan dan ketahanan yagn jauh lebih baik daripada kertas, sehingga saat dilepas jenis stiker ini tidak akan mudah sobek dan berbekas pada permukaan. Pada dasarnya, stiker berbahan vinyl tetap meninggalkan bekas, tapi bukan dalam bentuk lapisan kertas sebagai bahan stikernya yang menempel, tapi justru lapisan lem atau adhesive yang meninggalkan bekas. Biasanya bagian pinggir stiker yang meninggalkan bekas ini. Ada juga yang meninggalkan bekas akibat terlalu lama menempel sehinga menyebabkan banyak debu serta kotoran yang menempel pada bekas tersebut.

3. Stiker Vinyl Transparan

Satu lagi jenis stiker vinyl yang tidak meninggalkan bekas adalah stiker vinyl transparan. Jenis stiker ini memiliki bagian dasar yang tidak berwarna alias tembus pandang atau transparan dan umumnya bisa dicetak di kedua sisinya walau tidak selalu seperti itu. Disebabkan oleh bentuknya yang transparan dan terbuat dari vinyl, maka pada saat dilepas stiker tidak akan meninggalkan bekas sobekan dan kemungkinan kecil sisa lapisan adhesive akan tertinggal pula.

4. Stiker Ritrama

Stiker Ritramaa adalah stiker yang diproduksi oleh perusahaan yang berasal dari Italia dengan nama yang sama. Sama halnya dengan stiker Oracal, Ritrama memiliki berbagai jenis stiker yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan umumnya memilik ketahanan yang sangat baik dan tidak terlalu banyak meninggalkan bekas saat dilepas.

Kamu bisa memilih jenis-jenis stiker tersebut di atas jika kamu tidak terlalu ingin direpotkan atau tidak tahu bagaimana cara menghilangkan bekas stiker di motor dengan benar. Lalu, supaya menghindari terjadinya kerusakan atau pun goresan pada motor, sebaiknya kamu tidak menggunakan sikat jenis apapun, jangan menggunakan pengering rambut (terutama jika stiker berada di dekat daerah tangki bensin), dan hindari penggunaan tisu karena partikel tisu justru malah akan menempel dan semakin sulit untuk dibersihkan. Tetap teliti dan penuh hati-hati dalam mengerjakannya supaya tidak merusak permukaan bodi motor. Tidak perlu terburu-buru dan selalu bersihkan secara perlahan. Selain melindungi bodi motor agar tetap mulus, pelindung lainnya yang bisa kamu manfaatkan adalah menggunakan asuransi motor.  Kalau kamu ingin mendapatkan tips dan informasi lainnya seputar gaya hidup, kunjungi terus Qoala Blog, ya!

Bagikan ke Teman:
Frieda Isyana Putri
Avid reader and a storyteller. I love the smell of new things, like new books, adventures and places.
Cari Asuransi Motor Terbaik di Qoala