6 Contoh Polis Asuransi & Cara Memilih yang Tepat

Artikel ini terakhir diperbarui May 27, 2021 by Zaky Afdika
6 Contoh Polis Asuransi & Cara Memilih yang Tepat
Sumber Foto: via. Shutterstock
Bagikan ke Teman:

Memahami asuransi dengan baik adalah hal yang penting sebelum menggunakannya, terlebih lagi asuransi merupakan hal yang kompleks dan butuh pertimbangan yang matang. Melihat contoh polis asuransi merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memahami istilah-istilah asuransi.

Jumlah pengguna asuransi di Indonesia yang kian meningkat tiap tahunnya menunjukkan bahwa masyarakat di negara kita semakin sadar akan perlindungan bagi kesehatan dan aset mereka. Didukung dengan banyaknya jenis asuransi yang tersedia dan disesuai dengan kebutuhan, tentu memudahkan masyarakat untuk memilih menggunakan asuransi yang paling tepat.

Simak ulasan Qoala berikut ini tentang berbagai macam contoh polis asuransi beserta cara memilih polis asuransi yang tepat.

Pengertian Polis Asuransi

apa itu polis asuransi
Sumber foto: kenchiro168 via Shutterstock

Bagi kamu yang belum pernah menggunakan asuransi sebelumnya, pasti ada banyak istilah-istilah di dalam asuransi yang tidak kamu pahami. Hal ini tentu bisa menimbulkan asumsi yang tidak tepat. Salah satu istilah yang sering digunakan adalah polis asuransi. Seringkali orang salah mengira polis dan premi asuransi adalah hal yang sama, padahal keduanya memiliki arti yang cukup berbeda jauh.

Premi adalah istilah bagi sejumlah dana yang akan dibayarkan kepada perusahaan asuransi tiap bulannya. Sedangkan polis adalah sebuah bukti perjanjian tertulis yang dilakukan oleh pihak perusahaan asuransi (penanggung) dengan nasabah pengguna layanan asuransi (tertanggung). Isi dari polis asuransi biasanya menjelaskan segala hak dan kewajiban di antara kedua belah pihak tersebut.

Singkatnya, polis asuransi bertindak sebagai bukti tertulis yang sah dalam perjanjian yang dilakukan oleh pihak penanggung dan tertanggung selama periode kepesertaan asuransi berjalan.

Fungsi Polis Asuransi

Polis merupakan bagian penting dalam sebuah asuransi. Oleh karena itu wajar jika kamu harus memahami seluruh isi dari polis asuransi yang kamu miliki. Dengan begitu, kamu akan terhindari dari sejumlah kerugian yang bisa saja muncul di masa mendatang yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap semua detail yang tertuang di dalam polis asuransi tersebut.

Polis asuransi memiliki fungsi tersendiri bagi tertanggung dan penanggung, yaitu:

Fungsi Polis Bagi Nasabah Pengguna Asuransi (Tertanggung):

  • Menjadi alat bukti tertulis atas jaminan penanggungan yang disebabkan oleh berbagai risiko dan penggantian kerugian yang mungkin terjadi pada tertanggung. Kerugian tersebut sudah tertulis di dalam polis.
  • Menjadi bukti paling otentik untuk menuntut penanggung, apabila pihaknya lalai dan tidak memenuhi jaminan yang menjadi tanggung jawabnya.
  • Menjadi bukti pembayaran premi yang diberikan kepada pihak perusahaan asuransi yang juga selaku penanggung.

Fungsi Polis Bagi Perusahaan Asuransi (Penanggung):

  • Menjadi bukti tertulis atas jaminan yang diberikan kepada tertanggung untuk memabayar ganti rugi yang mungkin dialami oleh tertanggung.
  • Menjadi bukti paling otentik untuk menolak tuntutan ganti rugi atau klaim yang diajukan oleh tertanggung. Dalam kasus ini apabila penyebab kerugian yang dialami tertanggung tidak memenuhi syarat polis yang dimiliki.
  • Menjadi alat bukti atau tanda terima premi asuransi yang dibayarkan oleh pihak tertanggung.

Contoh Polis Asuransi

contoh polis asuransi dari berbagai produk
Sumber foto: Gunnar Pippel via Shutterstock

Sebelum memutuskan untuk menggunakan asuransi, kenali bagaimana bentuk polis asuransi terlebih dahulu. Apa saja yang tertuang di dalamnya tiap asuransi bisa menjadi acuan kamu untuk mempertimbangkan penggunaan asuransi. Seperti apa contoh polis asuransi? Simak di bawah ini.

1. Contoh Polis Asuransi Jiwa

Beberapa perusahaan asuransi ternama yang membuka asuransi kesehatan biasanya juga menyediakan asuransi kesehatan jiwa, baik secara terpisah maupun menjadi satu dengan asuransi kesehatan secara umum.

Contoh polis asuransi jiwa dari Allianz yang bernama Dana KesehatanKu yang memuat 4 Bab Penjelasan yang berisi 10 Pasal ketentuan. Penjabarannya sebagai berikut:

  • Bab I berisi tentang definisi dan istilah-istilah yang digunakan dalam polis Dana Kesehatanku.
  • Bab II menjelaskan Manfaat Asuransi, di mana asuransi ini berfokus untuk manfaat tunai dalam hal tertanggung mengalami cedera atau sakit dan menjalani rawat inap di Rumah Sakit dan pembedahan yang berlaku di seluruh dunia.
  • Bab III menerangkan mengenai Pengecualian Umum, di mana penanggung tidak akan membayar Manfaat Asuransi yang berhubungan dengan hal-hal tertentu, seperti penyakit khusus dan transplantasi organ.
  • Bab IV berisikan 10 pasal yang memaparkan mulai dari cara pengajuan asuransi, penerbitan, perpanjangan, dan perubahan polis, pembayaran premi, syarat dan ketentuan, wilayah jaminan asuransi, penyelesaian perselisihan, hingga prosedur pengajuan klaim.

2. Contoh Polis Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan adalah salah satu jenis asuransi yang paling umum tersedia. Salah satu yang menyediakan asuransi kesehatan adalah MNC Life Assurance dengan nama program MNC Sehat OK. Contoh polis asuransi kesehatan dari perusahaan ini memuat 13 pasal yang berisi ketentuan-ketentuan khusus polis dengan penjelasan seperti:

  • Pasal 1 pada contoh polis asuransi ini menjelaskan definisi asuransi beserta istilah-istilah yang digunakan di dalam polis asuransi.
  • Pasal 2 memaparkan tentang Manfaat Asuransi,
  • Pasal 3 tentang Masa Tunggu,
  • Pasal 4 tentang Masa Perpanjangan Polis.
  • Pasal 5 menjabarkan prosedur pembayaran premi yang ditetapkan berdasarkan premi tahunan.
  • Pasal 6 mengatur tentang Masa Tenggang Waktu,
  • Pasal 7 tentang Masa Bebas Lihat (Cooling Off),
  • Pasal 8 menjelaskan tentang Berakhirnya Pertanggungan,
  • Pasal 9 tentang Syarat Kepesertaan.
  • Pasal 10 menuliskan penjelasan tentang ketentuan-ketentuan umum.

3. Contoh Polis Asuransi Kendaraan Bermotor

Rawannya kondisi keamanan dan tingginya tingkat kecelakaan membuat kita memerlukan perlindungan menyeluruh untuk kendaraan bermotor, baik itu mobil maupun motor, terhadap berbagai risiko. Misalnya seperti:

Tabrakan, benturan terbalik, tergelincir, atau terperosok
Perbuatan jahat yang dilakukan oleh pihak ketiga, misalnya dicuri atau dirusak
Kebakaran, misalnya kebakaran akibat benda lain yang berdekatan atau di tempat penyimpanan kendaraan bermotor, akibat sambaran petir, kerusakan karena air atau alat-alat lain yang digunakan untuk mencegah atau memadamkan kebakaran.

Berikut adalah contoh polis asuransi kendaraan bermotor:

Contoh Polis Asuransi Mobil

Polis asuransi mobil adalah perjanjian tertulis antara perusahaan penyedia asuransi dan nasabah yang berisi tentang ketentuan terkait perlindungan dan risiko yang bisa terjadi pada mobil di waktu yang akan datang. Dalam polis tersebut, hak dan kewajiban kedua belah pihak dibahas secara rinci. Misalnya seperti dalam contoh polis asuransi mobil dari Sinarmas yang tertuang dalam 3 Bab dan 21 Pasal berikut ini:

  • Bab I berisi macam-macam risiko terhadap mobil yang ditanggung perusahaan asuransi, ada Pasal 1 yang menjelaskan tentang kerugian atau kerusakan kendaraan bermotor yang ditanggung, misalnya seperti tabrakan, pencurian, atau kebakaran
  • Bab II menjelaskan macam-macam risiko terhadap mobil yang tidak akan dijamin perusahaan asuransi, ada Pasal 2 yang menyebutkan bahwa Penanggung tidak akan memberikan ganti rugi terhadap kerusakan atau kerugian mobil karena beberapa hal, contohnya gempa bumi atau perang.
  • Bab III berisi syarat-syarat polis, di mana terdapat Pasal 3 yang mengatur tentang wilayah jaminan asuransi, Pasal 4 tentang aturan Pembayaran Premi, Pasal 5 tentang Pemberitahuan Kecelakaan, Pasal 6 tentang Risiko Sendiri yang ditanggung oleh Tertanggung, Pasal 7 tentang Ganti Rugi, Pasal 8 tentang Penggelapan atau Pencurian, Pasal 9 tentang Ganti Rugi Pertanggungan Rangkap, Pasal 10 tentang Pertanggungan di Bawah Harga, Pasal 11 tentang Perpanjangan Otomatis, Pasal 12 tentang Tindakan Pencegahan, Pasal 13 membahas tentang Pengemudi Kendaraan (misalnya memberikan fotokopi SIM), Pasal 14 tentang Subrogasi, Pasal 15 tentang Laporan Tidak Benar, Pasal 16 tentang Hilangnya Hak Ganti Rugi yang bisa dialami Tertanggung, Pasal 17 tentang Harga Sebenarnya, Pasal 18 tentang Pemeriksaan, Pasal 19 membahas lengkap tentang Berakhirnya Pertanggungan (misalnya disebabkan oleh Total Loss atau Pembatalan Polis), Pasal 20 tentang Penyelesaian Sengketa, dan Pasal 21 berisi Penutup.

Contoh Polis Asuransi Motor

Sama seperti polis asuransi mobil, polis asuransi motor adalah bukti perjanjian antara perusahaan asuransi (Penanggung) dengan nasabah (Tertanggung) yang berisi tentang ketentuan terkait perlindungan dan risiko yang bisa terjadi pada kendaraan bermotor, khususnya motor roda dua, di waktu yang akan datang. Di bawah ini adalah contoh polis asuransi motor dari Asuransi ACA yang bisa kamu pelajar dengan teliti:

  • Bab I berisi penjelasan tentang jaminan, lebih rinci dijelaskan dalam Pasal 1 mengenai Risiko yang Dijamin oleh Penanggung dan Pasal 2 yang berisi Jaminan Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pihak Ketiga
  • Bab II berisi Pengecualian yang dibahas lebih rinci dalam Pasal 3, contohnya asuransi tidak akan menanggung kerugian dan kerusakan kendaraan bermotor yang disebabkan oleh kerusuhan, gempa bumi, dan reaksi nuklir
  • Bab III menjelaskan tentang definisi dan istilah-istilah yang digunakan dalam polis asuransi tersebut, yang tertuang secara rinci di Pasal 4.
  • Bab IV berisi tentang Persyaratan Umum dari polis asuransi, seperti pada Pasal 5 tentang Wilayah Jaminan Asuransi, Pasal 6 tentang Kewajiban untuk Mengungkapkan Fakta bagi Tertanggung, Pasal 7 menjelaskan tentang cara dan aturan Pembayaran Premi, Pasal 9 tentang Pemeriksaan, Pasal 10 tentang Pengalihan Kepemilikan, Pasal 11 tentang Kewajiban Tertanggung dalam Hal Terjadi Kerugian Dan/Atau Kerusakan, Pasal 12 tentang Sisa Barang dari kendaran bermotor milik Tertanggung, Pasal 13 tentang Laporan Tidak Benar, Pasal 14 tentang Dokumen Pendukung Klaim, Pasal 15 tentang Penentuan Nilai Ganti Rugi, Pasal 16 tentang Cara Penyelesaian dan Penetapan Ganti Rugi, Pasal 17 tentang Pertanggungan di Bawah Harga, Pasal 18 tentang Biaya Penyelamatan, Pasal 19 tentang Pertanggungan Lain, Pasal 20 tentang Ganti Rugi Pertanggungan rangkap, Pasal 21 tentang Risiko Sendiri, Pasal 22 tentang Subrograsi, Pasal 23 tentang Pembayaran Ganti Rugi, Pasal 24 tentang Hilangnya Ganti Rugi, Pasal 25 tentang Mata Uang yang digunakan untuk membayar premi asuransi, Pasal 26 tentang Penghentian Pertanggungan, Pasal 27 tentang Pengembalian Premi, Pasal 28 tentang Perselisihan, dan Pasal 29 berisi Penutup.

Dilanjutkan tentang apa saja dokumen-dokumen yang akan dibutuhkan pada saat Tertanggung akan mengajukan klaim asuransi.

4. Contoh Polis Asuransi Rumah

Rumah sebagai properti dan kekayaan yang dimiliki oleh seseorang juga memerlukan asuransi sebagai perlindungan menyeluruh dari segala macam risiko yang bisa terjadi. Polis asuransi rumah menjelaskan tentang hak dan kewajiban dari Tertanggung dan Penanggung. Jika kamu tertarik untuk menggunakan asuransi rumah, berikut adalah contoh polis asuransi rumah dari Asuransi ACA bernama Asuransi Rumah Idaman:

  • Bab I menjelaskan secara rinci tentang segala macam risiko yang dijamin oleh pihak perusahaan asuransi, misalnya seperti terjadi kebakaran yang disebabkan oleh api karena ketidaksengajaan, petir atau ledakan, kerusuhan dan huru-hara, kebongkaran, tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga seperti penggantian biaya atas beban keuangan yang timbul karena kelalaian Tertanggung, bencana alam seperti angin topan, gempa bumi atau banjir, terorisme, kecelakaan, biaya akomodasi sementara, dan biaya pengobatan.
  • Bab II berisi tentang manfaat tambahan dari asuransi, contohnya biaya pembersihan, bebas prorata, dan biaya pemadaman kebakaran.
  • Bab III menjelaskan tentang pengecualian umum, di mana ada hal-hal tertentu yang menyebabkan kerugian atau kerusakan pada rumah namun tidak diganti rugi oleh Penanggung, misalnya disebabkan oleh reaksi nuklir, kerusakan pada harta benda seperti kendaraan bermotor, kerusakan apapun pada data elektronik, atau apapun yang sifatnya konsekuensial.
  • Bab IV berisi persyaratan umum, seperti kewajiban tertanggung untuk mengungkapkan fakta, cara dan aturan pembayaran premi, perubahan risiko, pindah tempat dan pindah tangan, kewajiban tertanggung dalam hal terjadi kerusakan atau kerugian, sisa barang, tuntutan ganti rugi, laporan tidak benar, kerugian atas barang yang bisa dipindahkan, penentuan harga dalam hal kerugian, cara penyelesaian dan penetapan ganti rugi, pertanggungan di bawah harga, biaya yang diganti, pertanggungan lain, ganti rugi pertanggungan rangkap, dan lain-lain.

5. Contoh Polis Asuransi Perjalanan

Asuransi perjalanan adalah asuransi yang memberikan perlindungan terhadap segala risiko yang bisa terjadi ketika seseorang melakukan perjalanan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Asuransi ini diutamakan bagi orang-orang yang memiliki mobilitas tinggi, misalnya seperti sering bepergian ke luar kota sampai ke luar negeri. Fungsi dari perlindungan ini adalah untuk menekan dampak finansial dari risiko kerugian yang mungkin terjadi saat perjalanan tersebut. Berikut adalah contoh polis asuransi perjalanan yang dikeluarkan oleh Zurich Insurance Indonesia:

  • Bab Definisi akan menjelaskan tentang berbagai macam istilah yang digunakan di dalam polis asuransi tersebut, contohnya rumah sakit dan perjalanan yang ditanggung.
  • Bab Perlindungan Layanan-layanan Medis menjelaskan tentang berbagai macam perlindungan yang akan didapatkan oleh tertanggung, Bagian 1 menjelaskan tentang penanggungan biaya pengobatan apabila tertanggung mengidap penyakit selama perjalanan yang memang harus dilakukan di Indonesia dengan pengecualian tidak akan ada tanggungan ganti rugi karena hal-hal seperti perawatan yang tidak diperlukan berdasarkan saran dari dokter, Bagian 2 menjelaskan tentang evakuasi medis darurat, Bagian 3 tentang pemulangan medis darurat ke tempat tinggal Tertanggung, Bagian 4 tentang pemulangan jenazah tertanggung ke tempat tinggal dengan pengecualian misalnya bila Tertanggung berada di daerah yang memiliki risiko perang, Bagian 5 tentang perlindungan kecelakaan diri.
  • Bab selanjutnya adalah Klausula Kehilangan yang menjelaskan apabila tubuh Tertanggung tidak ditemukan lebih dari waktu satu tahun setelah tanggal kehilangan karena tenggelam atau hancurnya pesawat terbang saat melakukan perjalanan.
  • Bab Ketidaknyamanan Perjalanan menjelaskan tentang berbagai kehilangan atau kerugian yang terjadi pada perjalanan, seperti Bagian 6 tentang Kehilangan Bagasi Check-in yakni semua bagasi yang terdaftar di bawah pengawasan perusahaan penerbangan kecuali untuk laptop yang mengalami masalah piranti lunak atau kehilangan akibat perang, Bagian 7 tentang penundaan penerbangan dari perusahaan penerbangan kecuali segala kehilangan yang terjadi karena Tertanggung terlambat sampai bandara, Bagian 8 tentang pembatalan perjalanan yang disebabkan misalnya Tertanggung meninggal atau cedera fisik serius, dan Bagian 9 tentang manfaat untuk peralatan golf.
  • Bab Pengecualian Umum yang berlaku untuk semua bagian, misalnya pihak penanggung tidak akan memberikan ganti rugi terhadap tertanggung yang terlibat dalam atau berlatih untuk segala bentuk pertempuran.
  • Bab Syarat-syarat umum menjelaskan aturan persyaratan umum bagi pemegang polis asuransi perjalanan.
  • Bab Syarat-syarat polis mengatur tentang persyaratan polis yang berlaku untuk semua bagian, seperti batas usia, pemberitahuan klaim, bukti kehilangan, pemeriksaan medis, pembayaran klaim, tindakan hukum, subrigasi, penghentian polis, tenggang waktu, perpanjangan polis, penyelesaian perselisihan, prosedur klaim, dan lain-lain.

6. Contoh Polis Asuransi Kerugian

Berbagai macam kerugian bisa terjadi kapan saja dan kepada siapa saja, entah itu kerugian fisik, material, maupun material. Oleh karena itu seseorang membutuhkan asuransi kerugian atau asuransi umum (general insurance), yang berfungsi sebagai proteksi atau perlindungan terhadap harta benda yang dimiliki dengan cara mengalihkan risiko kepada perusahaan asuransi. Asuransi kerugian contohnya bisa berupa asuransi kebakaran, seperti yang tertulis pada contoh polis asuransi kerugian milik Asosiasi Asuransi Umum Indonesia:

  • Bab I menjelaskan tentang berbagai macam risiko yang dijamin oleh pihak Penanggung, seperti kebakaran yang disebabkan oleh hubungan arus pendek atau kesalahan Tertanggung, petir, ledakan, kejatuhan pesawat terbang, dan asap.
  • Bab II tentang pengecualian yang berlaku, ada risiko yang dikecualikan seperti tidak menjamin kerugian atau kerusakan pada harta benda karena bencana alam (gempa bumi, letusan gunung berapi, atau tsunami), terbakar karena sifat barang itu sendiri, atau kerusakan pada kendaraan bermotor.
  • Bab III menjelaskan tentang definisi dari istilah-istilah yang digunakan di dalam polis asuransi.
  • Bab IV berisi tentang persyaratan umum dari polis asuransi, seperti kewajiban Tertanggung untuk mengungkapkan fakta, cara dan aturan pembayaran premi, perubahan risiko, pindah tempat dan pindah tangan, kewajiban tertanggung dalam hal terjadi kerugian atau kerusakan, dan lain-lain.

Cara Memilih Polis Asuransi

Banyaknya jenis asuransi yang ditawarkan oleh pihak perusahaan asuransi membuatmu memiliki banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan yang kamu punya. Setiap perusahaan asuransi memiliki kebijakan masing-masing yang diterapkan dalam produk asuransi yang mereka jual yang bisa kamu temukan di dalam polis asuransi.

Sangat penting untuk membaca dan memahami isi polis asuransi dengan benar sebelum kamu membelinya. Lantas, bagaimana cara memilih polis asuransi yang tepat?

1. Sesuaikan dengan Budget dan Kebutuhan

Membaca dan memahami semua polis asuransi yang ditawarkan oleh pihak perusahaan asuransi sebelum membelinya sangat penting untuk mengetahui mana asuransi yang kamu butuhkan. Sebaiknya, jangan membeli asuransi yang perlindungannya sama sekali tidak kamu butuhkan karena nantinya hanya akan membuang-buang uang saja.

2. Pahami Syarat-syarat yang Ditentukan Polis

Ada banyak hal yang tertulis di dalam polis asuransi. Salah satu poin yang paling penting untuk kamu pahami dengan baik adalah mengenai ketentuan pengajuan klaim. Tiap perusahaan pasti punya ketentuan yang berbeda, akan tetapi berikut adalah ketentuan standar yang bisa kamu jadikan pertimbangan:

Sistem perhitungan premi yang diterapkan dan jumlah besaran premi yang harus dibayarkan
Jenis pertanggungan yang bisa diklaim, contohnya syarat rawat inap, pilihan rumah sakit, jenis layanan rumah sakit yang bisa diklaim seperti biaya kamar, jasa dokter, obat-obatan, dan lain-lain (misalnya jika menggunakan asuransi kesehatan).

3. Gunakan Metode Double Claim

Saat kamu menggunakan dua layanan asuransi kesehatan sekaligus, misalnya satu asuransi fasilitas kantor dan satunya asuransi pribadi, sangat dianjurkan untuk menggunakan layanan asuransi kesehatan yang menawarkan kemudahan metode double claim pada asuransi pribadi. Double claim merupakan metode klaim hanya dengan menggunakan fotokopi kuitansi yang dikeluarkan oleh rumah sakit, sehingga bisa memberimu manfaat yang maksimal atas penggunaan asuransi tersebut.

4. Gunakan Polis untuk Satu Keluarga

Beberapa layanan asuransi memungkinkan nasabah untuk menggunakan satu polis asuransi secara bersamaan untuk anggota keluarga lainnya. Tentu dengan menggunakan polis asuransi ini akan lebih hemat, sebab kamu hanya perlu membayar satu polis saja untuk seluruh anggota keluarga.

5. Pertimbangkan Manfaat yang Diberikan

Saat memilih polis asuransi, kamu wajib memahami jenis asuransi yang kamu butuhkan. Pilih layanan asuransi yang kredibel dan bisa dipercaya, sehingga kamu bisa mendapatkan layanan terbaik dan juga manfaat dari mereka. Pertimbangkan dengan matang segala manfaat yang diberikan, apakah sudah sesuai dengan yang kamu butuhkan? Jangan pilih polis asuransi dengan manfaat yang tidak kamu butuhkan atau tidak memberikan hal yang kamu butuhkan.

Dengan melihat contoh polis asuransi maka kamu akan mendapatkan gambaran bagaimana bentuk polis asuransi yang ditawarkan tiap perusahaan asuransi. Kamu akan mengetahui apa saja sebenarnya hal-hal yang sering ditawarkan oleh pihak asuransi dalam polis asuransi mereka, dan bagaimana hal tersebut bisa dipahami oleh nasabah sebelum membelinya. Secara umum, kurang lebih hal-hal yang diatur dalam polis asuransi memiliki ketentuan yang sama tergantung dari jenis asuransi yang dipilih, namun tiap perusahaan pasti juga menerapkan aturan yang berbeda. Oleh karena itu, pertimbangkan dengan baik setelah membaca polis asuransi dan sampai jangan pilih asuransi. Sebab asuransi merupakan salah satu investasi terbaik untuk perlindungan jangka panjang untuk seluruh aspek mulai dari kesehatan sampai harta benda. Kamu juga bisa memilih asuransi melalui Qoala App yang sesuai dengan kebutuhanmu saat ini.

Bagikan ke Teman:
Frieda Isyana Putri
Avid reader and a storyteller. I love the smell of new things, like new books, adventures and places.
Cari Asuransi Terbaik di Qoala