Tak Banyak yang Tahu, Ini Pentingnya Memiliki Asuransi Kematian

Artikel ini terakhir diperbarui August 2, 2021 by Razan Izazi
Tak Banyak yang Tahu, Ini Pentingnya Memiliki Asuransi Kematian
Sumber Foto: Darwin Brandis via. Shutterstock
Bagikan ke Teman:

Asuransi jiwa merupakan asuransi yang cukup banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Asuransi ini memberikan beberapa penawaran produk terhadap segala risiko yang terjadi, misal cacat tetap, meninggal dunia dan lain sebagainya. Salah satu manfaat untuk nasabah yang sangat bermanfaat di masa mendatang adalah soal asuransi kematian. Karena dengan adanya asuransi ini, nasabah menyelamatkan kehidupan dan finansial keluarganya nanti ketika tertanggung meninggal dunia. Sebelum melangkah lebih jauh lagi soal asuransi kematian, simak pembahasan dari Qoala terkait jenis-jenis asuransi kematian, produksi asuransi jiwa yang terbaik, hingga cara pembeliannya.

Sekilas Tentang Asuransi Kematian

pengertian asuransi kematian
Sumber Foto: airdone via. Shutterstock

Asuransi kematian merupakan jenis asuransi yang dianggap penting untuk menghadapi berbagai risiko tak terduga di kemudian hari. Asuransi ini biasanya berkaitan erat dengan asuransi jiwa. Seperti yang diketahui, asuransi jiwa sendiri merupakan bagian dari produk asuransi dengan tujuan memberikan santunan kepada ahli waris nasabah yang ditinggalkan oleh keluarganya. Tak hanya itu, jenis asuransi ini pun juga memberikan jaminan kepada peserta nasabah dalam menutupi risiko keuangan yang dialokasikan untuk menutupi biaya-biaya yang berkaitan dengan kematian seperti rumah sakit, pemakaman, dan lain sebagainya.

Jenis-jenis Asuransi Kematian

Untuk memperoleh manfaat dari asuransi kematian, nasabah atau pemegang polis perlu membayar premi yang dibayarkan setiap bulannya. Tujuannya adalah untuk menanggung orang atas kerugian keuangan terhadap kejadian tak terduga karena kematian tertanggung. Oleh karena itu, asuransi ini dibeli dikhususkan untuk kepentingan sendiri, dan atas nama tertanggung atau untuk kepentingan orang lain, misal anak untuk kedua orang tuanya sebagai tertanggung. Untuk itu, ada beberapa jenis-jenis asuransi kematian yang bisa kamu lihat dan pahami.

1. Asuransi Jiwa Berjangka (Term Life Insurance)

Asuransi ini merupakan suatu perjanjian asuransi jiwa yang uang pertanggungannya dibayarkan pada saat terjadi kematian tertanggung selama masa perlindungan yang masih berlaku. Biasanya asuransi ini cocok digunakan oleh mereka calon nasabah yang ingin memproteksi atau memberi perlindungan pada masa depan anaknya dan calon nasabah yang baru memulai karirnya.

Manfaat yang diberikan oleh asuransi jiwa berjangka atau term life insurance antara lain, produk asuransi ini akan memberikan proteksi asuransi dengan biaya yang cukup murah dengan jangka waktu tertentu. Saat ingin membelinya, calon nasabah harus memperhatikan beberapa hal ini agar tak salah, diantaranya, proposal penawaran yang diajukan oleh agen, persyaratan yang harus dipenuhi, cara pembayaran premi asuransi, hal-hal yang dikecualikan, tata cara pengajuan klaim serta mengisi sendiri Surat Permohonan Asuransi Jiwa (SPAJ).

Calon nasabah juga bisa menanyakan lebih lanjut soal asuransi ini melalui agen asuransi yang telah berlisensi dan masih berlaku, telemarketing, atau staf bancassurance.

2. Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life Insurance)

Untuk asuransi yang satu ini ternyata memberikan banyak keuntungan bagi nasabahnya. Meski demikian, masih banyak yang belum begitu paham dengan jenis asuransi jiwa seumur hidup atau whole life insurance. Terkadang, beberapa asuransi jiwa membuat nasabahnya bingung untuk memilih yang terbaik. Faktor lainnya adalah sedikit informasi yang diketahui terkait asuransi jiwa ini dan juga faktor penyebabnya. Lalu apa sebenarnya asuransi jiwa seumur hidup ini?

Asuransi jiwa seumur hidup adalah jenis asuransi yang memberikan proteksi kepada nasabahnya untuk jangka waktu seumur hidup atau maksimal hingga usianya mencapai 100 tahun. Artinya nasabah yang membayar premi asuransi jiwa seumur hidup akan memberikan manfaat pertanggungannya kepada ahli waris nasabah saat ia meninggal dunia nanti. Sehingga, keluarga yang ditinggalkan tak perlu susah dan mengalami keterpurukan dari segi keuangan. Karena telah mendapatkan perlindungan asuransi jiwa seumur hidup untuk masa depannya.

Nilai tambahnya, asuransi ini juga membantu nasabah mengelola kekayaan atau keuangan yang dimiliki agar bisa digunakan di masa mendatang. Misalnya, untuk pendidikan anak atau membeli aset lainnya yang berguna untuk masa mendatang. Jenis asuransi ini memang disarankan untuk mereka yang berusia 40 tahun ke atas. Karena, memiliki jangka waktu yang lebih lama hingga seumur hidup. Dan bisa memberikan perlindungan jika tiba-tiba terjadi risiko nasabah meninggal dunia serta orang yang tertanggung akan meninggalkan warisan kepada ahli warisnya.

Ada beberapa keuntungan yang bisa nasabah peroleh ketika memiliki asuransi jiwa seumur hidup. Keuntungan ini juga bisa dirasakan dan bermanfaat untuk anak-anak atau ahli warisnya nanti. Keuntungannya antara lain, premi relatif tetap, premi dapat dikembalikan, pembayaran premi sifatnya fleksibel, dan adanya nilai tunai yang dijamin.

3. Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment Insurance)

Selanjutnya, untuk asuransi jiwa dwiguna sendiri merupakan salah satu jenis asuransi yang akan memberikan manfaat tertentu terkait apakah tertanggung hidup sampai akhir jangka waktu pertanggungan atau meninggal selama jangka waktu pertanggungan. Perlu diketahui, untuk setiap polis jiwa dwiguna mempunyai tanggal jatuh tempo yakni tanggal pembayaran uang pertanggungan oleh pihak asuransi kepada pemegang polis jika tertanggung atau nasabah pemilik polis masih dinyatakan hidup. Nantinya, tanggal jatuh tempo akan tercapai jika pada akhir jangka waktu yang telah ditetapkan, atau ketika tertanggung mencapai usia yang telah ditetapkan.

4. Asuransi Jiwa Unit Link

Dan yang terakhir yaitu asuransi jiwa unit link yang merupakan asuransi atas penggabungan manfaat asuransi dengan investasi. Premi yang dibayarkan biasanya dialokasikan ke dua mekanisme dengan pengelolaan yang terpisah yakni premi untuk kepentingan proteksi dan premi investas. Biasanya premi investasi dikelola oleh manajer investasi milik perusahaan. Dengan membeli produk asuransi jenis ini, maka seorang tertanggung akan mendapatkan manfaat perlindungan asuransi dan juga imbalan atas hasil invetasi produk.

Produk Asuransi Jiwa Terbaik yang Cocok Sebagai Asuransi Kematian

Setelah mengetahui jenis-jenis dari asuransi kematian, ada beberapa produk asuransi jiwa yang memberikan proteksi terkait asuransi ini. Beberapa produk ini sudah cukup terkenal di kalangan masyarakat.

1. Asuransi Jiwa AIA

Asuransi Jiwa AIA merupakan asuransi yang memberikan perlindungan dalam penanggulangan risiko yang berhubungan dengan jiwa seseorang. Asuransi Jiwa AIA bertujuan untuk menanggung orang atas kerugian keuangan tak terduga dan disebabkan karena meninggalnya seseorang dalam jangka waktu tertentu. Manfaat yang didapatkan adalah jaminan kepastian terhadap tertanggung dan keluarganya saat menghadapi risiko kehidupan seperti sakit kritis, cacat, dan meninggal. Asuransi Jiwa AIA sendiri terbagi ke dalam beberapa produk antara lain:

  • AIA Powerpro Life: membantu nasabah dan keluarganya dalam memberikan rasa tenang untuk menjalani kehidupan sehari-hari dengan beberapa manfaat perlindungan misalnya, perawatan ICU untuk kondisi serius dan manfaat terminal illness sebagai 100% dari uang pertanggungan. Masa asuransi yang diberikan adalah 10 tahun, dengan premi tetap dan dapat diperpanjang hingga usia 75 tahun.
  • AIA Proteksi Prima Plus: Asuransi ini memberikan jaminan kepada nasabah dan keluarganya agar tetap dan menjaga standar kehidupan keluarga. Keunggulan dari jenis asuransi ini adalah masa perlindungannya hingga 99 tahun, mendukung perencanaan keuangan dari usia produktif, perlindungan lengkap terkait premier hospital dan surgical extra serta vital care, dan mengoptimalkan dana masa tua dengan bonus sebesar 100% serta alokasi premi sebesar 5%-10%.
  • AIA Protection Income Plan: Asuransi ini membantu nasabah untuk mempersiapkan dana hari tua misal dana pensiun, dana pendidikan, dana ibadah, dan tujuan keuangan lainnya. Hal ini dikarenakan masa konsumsi (biaya hidup) akan lebih lama daripada masa produktif.
  • AIA Priority Plus Assurance: Asuransi ini merupakan produk unit link dengan ketentuan pembayaran premi secara berkala menyesuaikan dengan tujuan perencanaan keuangan. Bedanya dengan yang lain, pada asuransi AIA Priority Plus Assurance terdapat tambahan alokasi premi sebesar 3% dan 1,5% dari premi dasar tahun pertama setiap tahun mulai dari tahun ke-12 hingga akhir masa asuransi.
  • AIA Proterm Protection: Asuransi ini adalah jenis asuransi jiwa tradisional yang akan memberikan manfaat meninggal dunia, dengan manfaat tambahan meninggal akibat kecelakaan dalam transportasi umum, cacat tetap dan total serta pengembalian premi di akhir tahun polis ke-15 terhitung sejak tanggal berlaku polis.
  • AIA Sehat Seratus: Asuransi ini menjadi pilihan untuk nasabah yang dapat memberikan proteksi untuk penyakit kritis dengan manfaat tambahan yakni, perawatan di dalam dan luar negeri, proteksi selama proses kelahiran, double claim untuk risiko yang muncul di lain waktu, dan manfaat lainnya yang bisa didapatkan dalam satu proteksi.
  • AIA Prolink Assurance: Asuransi ini merupakan jalan keluar bagi perencaan keuangan dan proteksi jiwa yang dirancang untuk memberikan manfaat perlindungan jiwa dan investasi. Asuransi ini memiliki loyalt bonus dengan total 75% dari premi dasar tahun pertama yang akan dibayarkan pada akhir tahun premi ke-10, 11, dan 12.
  • AIA Infinite Link Assurance: Dengan asuransi ini, nasabah akan mendapatkan hasil yang optimal melalui produk asuransi terkait investasi yang mana bisa menentukan hasil yang diinginkan sesuai dengan prioritas dan tujuan keuangan.
  • AIA Family First Protection: Asuransi ini merupakan produk asuransi yang berkaitan erat dengan investasi yang memberikan nasabahnya untuk mengendalikan seutuhnya sebagai pengatur komposisi perlindungan maupun investasi.

2. Asuransi Jiwa Cigna

Asuransi Jiwa Cigna merupakan asuransi milik PT Asuransi Cigan (Cigna Indonesia) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Asuransi Jiwa Cigna sendiri adalah asuransi yang memberikan proteksi finansial terhadap masa tua tertanggung dan keluarganya. Asuransi Jiwa Cigna terdiri dari beberapa produk, antara lain:

  • Cigan Family Eazilife: Asuransi ini akan memberikan proteksi berganda bagi keluarga nasabah dalam satu polis, mencakup asuransi jiwa dan asuransi penyakit kritis, atau juga proteksi dari risiko keuangan akibat meninggal dunia dan penyakit kritis. Manfaat lainnya adalah fitur pengembalian premi 100% dari fasilitas kesempatan nonton gratis untuk semua yang tertanggung dan terdaftar dalam polis. Masa perlindungannya hingga 75 tahun dan batas usianya dari usia 18 – 50 tahun.
  • Cigna Second Life: Asuransi ini dikhususkan untuk lansia di Indonesia yang berusia antara 55 – 80 tahun, serta dengan jaminan diterima tanpa pemeriksaan kesehatan. Untuk besaran premi bagi peserta wanita mulai dari Rp200 ribuan per bulan, sedangkan untuk peserta pria mulai dari Rp300 ribuan per bulan. Dengan pilihan uang pertanggungan mulai dari Rp50 juta hingga Rp150 juta.
  • Cigna Exclusive Protection Plus: Produk asuransi ini hadir sebagai asuransi jiwa berjangka yang memberikan manfaat pengembalian premi hingga 160% dari total premi yang dibayarkan di akhir masa perlindungan. Dan selain itu, melindungi nasabah dan keluarganya dari berbagai risiko yang terjadi akibat meninggal dunia, baik secara alami maupun karena kecelakaan.
  • Cigna Exclusive Protection: Produk asuransi akan memberikan manfaat pengembalian premi hingga 110% dari total premi yang dibayarkan.
  • Life Protection Optima: Produk ini akan membantu nasabahnya dengan memberikan perlindungan keuangan kepada orang tercinta di momen yang tak terduga. Asuransi ini memiliki masa perlindungan hingga 10 tahun dan batas usia dari 18 – 70 tahun.
  • Cigna Life Protection: Dengan asuransi ini, ahli waris tertanggung akan mendapatkan santunan berupa Uang Pertanggungan hingga Rp500 juta, dengan catatan nasabah tertanggung meninggal dunia akibat penyakit dan atau kecelakaan.

3. Asuransi Great Eastern Life

Selanjutnya, ada asuransi great eastern life yang merupakan perusahaan asuransi jiwa multinasional. Perusahaan ini berada di bawah naungan Great Eastern Holding asal Singapura. Ada beberapa produk yang ditawarkan antara lain asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi unit link, dana pensiun dan lainnya. Untuk asuransi jiwanya sendiri, memberikan solusi keuangan atas risiko meninggal dunia dan cacat tetap totap berupa santunan tunai. Besaran premi yang harus dibayarka juga cukup murah, mulai dari Rp100 ribuan per bulan dengan manfaat santunan meninggal dunia dan pengembalian premi 100%.

4. Asuransi Pemakaman Oja

Berbeda dari asuransi lainnya, Asuransi Pemakaman Oja fokus pada biaya pemakaman. Karena biaya pemakaman dianggap tak sedikit. Dengan syarat, asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan asuransi mikronya terdapat santunan kematian yang dialokasikan untuk pemakaman. Premi yang harus dibayarkan mulai dari Rp15.600 sampai Rp156.000 per bulan. Kamu akan mendapatkan biaya tanggungan pemakaman hingga Rp100 juta.

5. Asuransi AXA

Asuransi jiwa AXA Mandiri merupakan asuransi yang memberikan perlindungan serta pertanggungan kepada nasabah atau tertanggung jika terjadi risiko meninggal dunia, cacat tetap, hingga kecelakaan diri.

6. Asuransi Prudential

Salah satu asuransi jiwa yang sudah terkenal di Indonesia yakni Asuransi Jiwa Prudential. Tak hanya memberi proteksi jiwa terbaik, asuransi ini juga memberikan pertanggungan untuk risiko kecelakaan hingga penyakit kritis. Berdasarkan data Forbes tahun 2018, Asuransi Jiwa Prudential menduduki posisi ke-6 sebagai perusahaan asuransi paling besar di dunia.

Keuntungan yang dirasakan ketika membeli asuransi jiwa ini adalah hidup akan lebih tenang, peluang untuk berinvestasi, memberi proteksi terhadap keluarga, dan dapat menjamin masa tua. Ada beberapa produk asuransi jiwa prudential yang bisa dipilih, diantaranya:

  • Prulink Generasi Baru: Produk ini merupakan produk asuransi jiwa unit link terbaru yang memiliki fitur PRUbooster, yakni fitur untuk meningkatkan Uang Pertanggungan dengan cara menambah jumlah biaya premi secara berkala.
  • Prulink Capital Account: Produk ini merupakan produk asuransi jiwa unit link dengan menggunakan sistem pembayaran premi tunggal. Dalam artian nasabah hanya sekali bayar premi di tahun pertama, 100% dana tersebut akan langsung dimasukkan ke instrumen investasi.
  • Prulink Assurance Account: Produk asuransi ini merupakan asuransi jiwa unit link yang sistem pembayaran preminya secara berkala. Asuransi ini sangat membantu karena produk asuransinya tidak memiliki lapse atau masa tenggang jika pembayaran premi melewati jatuh tempo.

7. Asuransi Allianz

Terakhir, Asuransi Jiwa Allianz yang merupakan produk asuransi dengan memberikan perlindungan jiwa atas risiko yang terjadi di masa mendatang. Asuransi ini memiliki lima produk unggulan yang bisa dipilih, antara lain:

  • Allianz Pasti: Produk ini memberikan solusi Perlindungan ASuransi kemaTIan dan penyakit kriTIs atau bisa disingkat PASTI, agar kondisi keuangan nasabah dan keluarganya di masa depan senantiasa terjamin.
  • Smartlink Flexi Account: Produk ini memberikan berbagai macam manfaat untuk berbagai risiko kehidupan. Manfaat tambahan yang bisa dirasakan yaitu santunan 100 kondisi penyakit kritis dan pergantian biaya perawatan di rumah sakit.
  • Smartlink New Flexi Account: Produk ini merupakan produk asuransi jiwa unit link yang memberikan solusi perlindungan serta adanya peluang investasi yang membantu mewujudkan prioritas saat berada di samping keluarga tercinta ataupun sudah meninggalkan mereka.
  • Smartlink Maxi Fund Plus: Produk asuransi ini merupakan produk asuransi jiwa unit link yang memberikan solusi perlindungan serta investasi jangka panjang untuk mewujudkan mimpi di masa depan.

Manfaat Asuransi Kematian

Sebelum membahas soal pengajuan asuransi kematian, alangkah baiknya untuk kamu sebagai calon nasabah memahami manfaat apa saja yang bisa dirasakan ketika membeli dan memiliki asuransi kematian? Berikut pembahasannya.

1. Mengurangi Beban Keluarga Terdekat

Asuransi kematian dapat mengurangi beban pengeluaran keluarga. Hal ini dikarenakan asuransi kematian atau asuransi jiwa tidak hanya menanggung biaya untuk satu orang saja, melainkan anggota keluarga lainnya yang telah terdaftar polis asuransi sesuai kesepakatan antara tertanggung dan perusahaan asuransi. Dengan demikian, sebagai nasabag bisa lebih tenang soal anggaran biaya kesehatan. Nasabah juga bisa memanfaatkan sisa anggaran untuk keperluan lain. Misalnya, tabungan, biaya sekolah anak, hingga kebutuhan yang sifatnya mendesak.

2. Dapat Membantu Keluarga yang Ditinggalkan

Asuransi jiwa tak hanya menanggung untuk biaya kematian, tetapi juga semua risiko keuangan juga menjadi tanggungan dari asuransi jiwa atau kematian ini. Pastinya, asuransi jiwa yang nasabah pilih dan percayakan memiliki fasilitas penanggungan atas kematian oleh keluarga-keluarga terdekat. Hal yang terpenting adalah nasabah perlu membuat rencana keuangannya dalam kurun waktu 5 sampai 20 tahun ke depan sebagai persiapan dini dan terhindar dari krisis keuangan.

3. Mempersiapkan Biaya Pemakaman

Saat ini biaya pemakaman bisa dibilang lumayan besar biayanya. Tak hanya soal membayar tanah untuk pemakaman, melainkan keluarga yang ditinggal membutuhkan biaya perawatan dan hal lainnya yang masih berhubungan dengan pengurusan kematian.

Seperti yang diketahui, biaya pemakaman dibedakan berdasarkan blok dan ukuran tanah yang dibutuhkan. Jika nasabah tak memesan atau memerhatikan secara detail soal biaya yang dibutuhkan, nantinya akan menjadi masalah bagi siapapun yang turun tangan untuk menangani biaya kematian.

Namun, memang tak semua asuransi kematian menanggung biaya pemakaman dan biasanya hanya menanggung ganti rugi. Selain itu, pihak asuransi juga belum tentu bisa menanggung biaya pemakaman seperti tanah, peti mati dan kebutuhan lainnya.

4. Perlindungan Resiko Meninggal Dunia Akibat Penyakit Penyebab Kematian

Sebagai informasi, menurut WHO atau World Health Organization, ada 10 penyebab kematian di Indonesia, antara lain jantung koroner, tuberkulosis, kelainan pembulu darah, penyakit yang erat kaitannya dengan pernapasan, penyakit bayi baru lahir, diabetes, darah tinggi, diare, penyakit paru-paru dan kecelakaan lalu lintas. Umumnya, penyakit tersebut dialami oleh kebanyakan orang. Jadi, memiliki asuransi jiwa merupakan suatu privilege dan hal penting untuk nasabah jika ingin memberikan perlindungan untuk dirinya dan keluarga atas risiko terjangkit dan meninggal dunia.

Syarat Mengajukan Asuransi Kematian

Setelah memahami soal manfaat yang akan dirasakan ketika telah memiliki asuransi kematian, nasabah juga perlu mengetahui syarat untuk mengajukan asuransi kematian antara lain:

  • Kartu Keluarga
  • Scan atau fotokopi Kartu Tkamu Penduduk (KTP)
  • Akta Kelahiran
  • Formulir pengajuan asuransi yang sudah diisi
  • Sejumlah uang untuk membayar biaya premi pertama
  • Usia saat mendaftar minimal 18 tahun, maksimal 54 tahun

Cara Beli Asuransi Kematian

Lalu, bagaimana cara membeli asuransi kematian ini? Ketika kamu sebagai calon nasabah sudah mempertimbangkan segalanya untuk membeli asuransi kematian, maka kamu bisa membelinya melalui kantor cabang terdekat, menghubungi layanan customer service, menghubungi agen yang telah terdaftar atau resmi, atau kamu juga bisa membelinya secara online melalui web atau nomor layanan yang tersedia.

Cara Bayar Asuransi Kematian

Ada banyak cara yang bisa dipilih untuk melakukan pembayaran asuransi kematian, antara lain melalui ATM, autodebet dengan kartu kredit atau rekening tabungan, dan bisa juga kamu langsung datang ke kantor cabang terdekat.

Cara Klaim Asuransi Kematian

Berikut langkah-langkah yang nasabah butuhkan untuk mengajukan klaim asuransi kematian:

  • Polis asli
  • Formulir pengajuan klaim meninggal dunia
  • Formulir Surat Keterangan Dokter (SKD) untuk klaim meninggal dunia
  • Akte Kematian dari pemerintah setempat atau pamong praja
  • Surat keterangan bukti pemakaman atau kremasi
  • Surat keterangan kematian dari kepolisian jika tertanggung meninggal karena kecelakaan
  • Surat kematian dari kedutaan besar jika tertanggung meninggal di luar negeri
  • Bukti identitas diri (KTP)
  • Kartu keluarga (KK)
  • Dokumen lain yang dianggap perlu dan berkaitan

Cara Berhenti Asuransi Kematian

Sebenarnya, cara berhenti asuransi kematian terbilang cukup mudah, nasabah cukup mengangkat telpon dari Customer Service yang bersangkutan. Nasabah bisa menyampaikan bahwa ia akan berhenti dan polis dimohon untuk ditutup atau dibatalkan. Pada umumnya, nasabah akan diminta untuk mengisi formulir pembatalan polis.

Memiliki asuransi kematian memang tak bisa dirasakan dalam waktu dekat, namun untuk manfaat dan keberlangsungannya di masa mendatang sangat berguna dan membantu sekali soal keuangan. Tak ada yang pernah tahu apa yang terjadi di masa mendatang, maka dari itu kamu perlu mengantisipasi hal yang tak terduga dengan memberikan perlindungan terhadap diri sendiri maupun keluarga tercinta. Kamu bisa melihat dan membandingkan berbagai asuransi terbaik melalui Qoala App. Simak juga informasi tentang asuransi dan gaya hidup lainnya di Blog Qoala.

Bagikan ke Teman:
Fitrianingsih
A mother who loves to write. Because writing is the painting of the voice.
Cari Asuransi Terbaik di Qoala