Asuransi Kesehatan Syariah: Prinsip, Manfaat, Contoh Produk

Artikel ini terakhir diperbarui June 24, 2021 by Zaky Afdika
Asuransi Kesehatan Syariah: Prinsip, Manfaat, Contoh Produk
Sumber foto: via Shutterstock
Bagikan ke Teman:

Salah satu alasan kuat masyarakat untuk membeli asuransi adalah untuk melindungi diri dari risiko kesehatan yang pasti terjadi di masa depan. Kesehatan yang telah dijaga akan menurun seiring bertambahnya usia, ditambah lagi kemungkinan resiko kecelakaan dan kesehatan yang tidak bisa diprediksi membuat asuransi adalah langkah terbaik untuk melakukan proteksi kesehatan sejak dini. Saat ini ada banyak perusahaan asuransi yang fokus pada asuransi kesehatan, terutama asuransi kesehatan syariah. Memang, pilihan produk asuransi syariah ini menjadi buah bibir di kalangan nasabah muslim yang menginginkan produk investasi yang benar-benar halal dan bersih dari perkara yang dilarang syariat Islam. Seperti apa perkembangan asuransi kesehatan syariah di Indonesia saat ini? Dalam artikel ini Qoala akan membahas seputar asuransi kesehatan syariah dan produk apa saja yang bisa dipilih untuk mendapatkan manfaat pertanggungan optimal.

Apa Itu Pengertian Asuransi Kesehatan Syariah?

pengertian asuransi kesehatan syariah
Sumber foto: Ju PhotoStocker via Shutterstock

Prinsip asuransi syariah ada pada dua akad, yaitu akad tijarah yang berarti semua bentuk kerjasama dilakukan untuk  tujuan komersial. Dan yang kedua adalah akad tabarru’ yang berarti semua kerjasama dilakukan dengan tujuan kebaikan dan tolong menolong. Dari landasan ini, maka semua produk asuransi syariah termasuk asuransi kesehatan syariah menggunakan dua prinsip ini yang bebas dari perhitungan riba. Asuransi kesehatan syariah berarti asuransi yang menjamin risiko kesehatan dan pertanggungan biaya perobatan dunia dengan menggunakan prinsip syariah dalam penentuan premi dan proses klaimnya.

Apa Itu Takaful?

Berbeda dari asuransi konvensional, asuransi kesehatan syariah terdapat prinsip takaful. Dalam asuransi syariah, ada prinsip takaful yang dipegang kuat. Prinsip takaful ini adalah sistem sharing risk yang artinya asuransi akan bekerjasama dengan para peserta asuransi untuk berbagi risiko. Perusahaan bertugas sebagai pengelola dana yang diberikan oleh peserta asuransi.

Prinsip Asuransi Syariah

Banyak yang mengaitkan dan mencari perbedaan antara asuransi syariah dan asuransi konvensional. Sebelum membahas asuransi kesehatan berbasis syariah, maka prinsip asuransi syariah secara umum harus dipahami terlebih dahulu. Setidaknya ada tiga perbedaan penting yang membuat asuransi kesehatan syariah bergerak sesuai dengan syariat Islam dan telah disetujui oleh MUI, yaitu tidak ada unsur gharar, riba, dan perjudian. Namun untuk lebih menekankan prosedur kehalalan dari asuransi syariah, maka ada prinsip yang digunakan dalam setiap aktivitasnya, antara lain:

  • Takaful dan Tabarru, yaitu bekerjasama untuk berbagi risiko. Jadi semua kegiatan investasi dan bisnis akan ditanggung oleh perusahaan asuransi dan juga peserta. Sedangkan tabarru’ adalah dana himpunan dari peserta yang akan digunakan untuk menjalankan roda perekonomian yang dikelola oleh perusahaan asuransi.
  • Pengembalian dana, yaitu premi yang telah dibayarkan oleh peserta hingga masa pertanggungan berakhir akan dikembalikan sesuai kesepakatan. Jadi tidak akan ada dana hangus dari dana premi yang disetorkan selama masa pertanggungan.
  • Landasan ibadah, yaitu prinsip yang menekankan pada nilai amal ibadah tolong menolong sesame peserta asuransi. Nantinya setiap premi yang dibayarkan akan digunakan untuk membayar klaim dari peserta lain yang terkena musibah.

Tujuan Asuransi Kesehatan Syariah

Pemerintah telah menyetujui adanya asuransi syariah dengan peraturan yang jelas dan pengawasan yang ketat. Hukum asuransi syariah diperbolehkan berdasarkan Fatwa MUI, asalkan dijalankan sesuai dengan prinsip dan syariah Islam. Tentu adanya asuransi kesehatan syariah ini bertujuan untuk saling melindungi dan menolong antara pemegang polis asuransi syariah. Upaya tersebut akan tercipta dengan adanya dana peserta asuransi yang dikelola oleh perusahaan dan akan dikembalikan sesuai dengan perjanjian.

Manfaat Asuransi Kesehatan Syariah

Dalam penerapannya, asuransi syariah merupakan salah satu jenis bisnis yang mengutamakan keadilan. Hal ini terjadi karena pihak yang melakukan investasi akan mendapatkan imbalan yang sama. Selain itu, manfaat lain yang didapatkan dari asuransi kesehatan Syariah meliputi:

  • Tidak ada dana hangus karena semua biaya premi yang telah dibayarkan selama masa pertanggungan akan dikembalikan setelah masa pertanggungan selesai.
  • Terjaganya transparansi di dalam pengelolaan perusahaan karena setiap peserta memiliki hak milik atas dana yang telah disetorkan ke dalam perusahaan asuransi Syariah. Di awal perjanjian juga akan dijelaskan perihal bagi hasil sesuai dengan persentase tabarru’ dan ujrah.
  • Tidak ada riba karena dana investasi jelas penggunaannya dan diawasi oleh Dewan Syariah Nasional.
  • Mendapatkan pengawasan dan arahan dari pemerintah dan Dewan Syariah Nasional agar terjaga kehalalan dan juga sesuai dengan iklim ekonomi di Indonesia.
  • Keuntungan tetap meski peserta tidak mampu membayar premi bulanan dan akan tetap mendapatkan manfaat sama seperti peserta lainnya.
  • Adanya kemungkinan double claim untuk pembiayaan rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS atau pihak asuransi dari perusahaan lain.

Konsep dan Prinsip Asuransi Kesehatan Syariah serta Perbedaan dengan Konvensional

Ada beberapa konsep dan prinsip asuransi kesehatan syariah yang dipegang teguh setiap perusahaan asuransi. Tentu beberapa diantaranya memiliki perbedaan yang cukup signifikan dibandingkan dengan perusahaan asuransi konvensional.

1. Skema Berbagi Risiko

Pada asuransi kesehatan berbasis syariah, terdapat istilah tabarru’, yaitu premi yang bersifat kontributif diantara sesame peserta asuransi. Dana tabarru’ ini akan dikumpulkan sehingga bisa berbagi manfaat dengan peserta lainnya. Inilah yang disebut dengan skema berbagi risiko atau risk sharing. Dana yang telah dikumpulkan akan digunakan untuk membayar klaim yang diajukan oleh peserta asuransi Syariah yang sedang mengalami musibah.

2. Perbedaan Perjanjian

Pada asuransi syariah, perjanjian yang digunakan adalah akad tolong-menolong. Hal ini diistilahkan dengan akad takaful yang akan membentuk skema pemberian dana klaim peserta dengan menerapkan prinsip berbagi risiko. Jadi dana klaim yang diterima oleh peserta adalah uang premi dari peserta lain yang dikumpulkan oleh perusahaan asuransi Syariah.

3. Istilah Dana Hangus

Pada asuransi konvensional dikenal istilah “dana hangus”, yang berarti uang premi yang telah dibayarkan ke perusahaan asuransi akan menjadi hak milik asuransi dan tidak akan dikembalikan jika tidak ada klaim hingga masa pertanggungan berakhir. Namun pada asuransi kesehatan syariah, tidak ada dana hangus karena semua uang premi yang telah disetorkan akan dikembalikan kepada peserta. Besarannya akan ditetapkan pada akad di awal perjanjian.

4. Sistem Pengelolaan Dana

Asuransi syariah akan mengelola dana pada instrumen yang terjaga kehalalan dan sesuai dengan syariat Islam. Semua keputusan tentang pengelolaan dana harus dengan persetujuan dan pengawasan Dewan Syariah Nasional.

5. Konsep Keuntungan

Dikarenakan dana tabarru’ yang masuk ke perusahaan asuransi syariah masih merupakan hak milik peserta asuransi, maka semua keuntungan yang didapatkan dari pengelolaan dana tersebut juga akan dibagi hasilnya dengan para peserta asuransi dengan skema yang telah ditentukan. Sistem bagi untung ini tidak hanya untuk perusahaan asuransi syariah saja, namun juga bersifat merata dan tidak boleh merugikan satu peserta pun. Perusahaan akan mendapatkan imbalan pengelolaan sesuai dengan besaran yang telah ditentukan.

6. Transparansi Pengelolaan

Salah satu prinsip dasar yang membuat asuransi syariah mendapatkan kepercayaan dari para pesertanya adalah pengelolaan dana yang transparan mulai dari kontribusi, surplus underwriting, dan juga hasil investasi. Setiap peserta akan mendapatkan laporan transparan mengenai bentuk pengelolaan yang dilakukan oleh perusahaan asuransi karena semua dana yang ada masih berstatus kepemilikan sebagai dana peserta.

7. Wakaf dan Zakat

Dalam Islam, zakat adalah salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan dan hal ini telah mencakup dalam prosedur pengelolaan dana yang dilakukan oleh perusahaan asuransi Syariah. Setiap keuntungan dari pengelolaan dana yang langsung dialokasikan untuk membayar zakat sesuai dengan ketentuannya. Begitu juga dengan wakaf yang bisa langsung dikelola oleh perusahaan asuransi dengan ketentuan yang berlaku.

Contoh Produk dan Perusahaan yang Menyediakan Asuransi Kesehatan Syariah Terbaik

Saat ini telah banyak perusahaan asuransi syariah yang menawarkan layanan produk asuransi kesehatan berbasis syariah. Tentu setiap produk memiliki keunggulannya masing-masing dan disesuaikan dengan kebutuhan nasabahnya. Berikut ini beberapa produk asuransi kesehatan Syariah yang bisa kamu pilih.

1. Manulife

Manulife memiliki produk asuransi kesehatan syariah yang bernama Berkah SaveLink. Asuransi kesehatan dan jiwa dari Manulife ini merupakan salah satu produk investasi berbasis Syariah bagi nasabah individu dengan keunggulan penambahan nilai polis bagi ahli warisnya. Adapun manfaat pertanggungan yang diberikan meliputi:

  • Santunan meninggal dunia 100% UP ditambah nilai polis yang terbentuk
  • Manfaat akhir asuransi yaitu nilai polis yang terbentuk
  • Menerapkan sistem tolong-menolong dengan potensi mendapatkan surplus underwriting.

2. AXA Mandiri Syariah

AXA Mandiri Syariah menawarkan produk asuransi kesehatan syariah yang bernama Asuransi Mandiri Proteksi Kesehatan Syariah untuk mengantisipasi dana jika terjadi risiko kesehatan. Kontribusi yang ditawarkan juga cukup terjangkau dengan beberapa keunggulan meliputi:

  • Maslahat santunan harian rawat inap hingga 90 hari/tahun.
  • Maslahat santunan pembedahan hingga Rp10 juta.
  • Maslahat santunan transportasi ke rumah sakit.
  • Maslahat santunan duka.

3. Prudential Syariah

Prudential Syariah ikut berpartisipasi dalam menawarkan produk asuransi kesehatan berbasis syariah yang dibagi menjadi dua produk, yaitu PRUPrime Healthcare Plus Syariah dan asuransi kesehatan Syariah. PRUPrime Healthcare Plus Syariah merupakan asuransi tambahan yang akan memberikan perlindungan kesehatan dengan pembayaran manfaat sesuai dengan tagihan rumah sakit. Sedangkan asuransi kesehatan syariah Prudential merupakan asuransi tambahan yang bisa diambil setelah peserta membeli asuransi utama. lantas apa saja manfaat asuransi kesehatan syariah Prudential? Adapun manfaat premi yang diberikan antara lain:

  • Cashless; Kamar Rp 900,000;
  • Kunjungan Dokter Rp 300,000 dan Rp 375,000 (Dokter Spesialis)
  • Total Maksimal Manfaat Asuransi Kesehatan per Tahun 450,000,000
  • Pada saat usia 55 tahun, Anda memiliki Rp 93,655,000 bisa diambil
  • Asuransi Jiwa: 500,000,000

4. BNI Syariah

Ada beberapa produk asuransi Syariah yang dikeluarkan oleh BNI Syariah, antara lain:

  • Blife Ekawarsa Syariah, yaitu polis yang dirancang khusus untuk nasabah dengan jaminan perlindungan jiwa sesuai dengan prinsip Syariah meliputi manfaat pertanggungan utama diberikan 100% uang pertanggungan jika tertanggung meninggal dunia.
  • Blife Syariah Multipro Link, yaitu polis asuransi jiwa plus investasi yang dikelola dengan prinsip Syariah untuk nasabah individu yang memberikan jaminan santunan meninggal dunia dan investasi. Adapun manfaat pertanggungannya antara lain pembayaran nilai investasi jika tertanggung hidup di akhir polis dan santunan tunai serta nilai investasi jika tertanggung meninggal dunia.
  • BNI Life Hy End Pro Syariah, yaitu polis asuransi yang memberikan manfaat ganda berupa perlindungan jiwa dan tabungan dengan tingkat investasi yang optimal. Adapun manfaat pertanggungannya antara lain nilai investasi dibayarkan jika tertanggung hidup hingga akhir polis, dan santunan tunai serta investasi jika tertanggung meninggal dunia.

5. Allianz

Produk asuransi kesehatan syariah yang dikeluarkan oleh Allianz adalah Allisya Care. Asuransi kesehatan berbasis syariah ini menyediakan berbagai pilihan layanan Plan yang bersifat stand alone dan bukan asuransi tambahan. Adapun manfaat pertanggungannya meliputi:

  • Rawat inap di rumah sakit, biaya rawat inap dibayarkan sesuai batas maksimum per tahun plan yang dipilih.
  • Rawat di ruang ICU, biaya sesuai dengan batas maksimum per tahun plan yang dipilih.
  • Fisioterapi, biaya dibayar sesuai dengan batas maksimum per tahun plan yang dipilih.

6. Generali

Perusahaan asuransi Generali juga menyediakan asuransi kesehatan berbasis syariah yang bisa dibeli oleh nasabahnya. Ada dua jenis produk asuransi kesehatan syariah yang ditawarkan Generali antara lain:

  • iPlan Syariah, yaitu produk asuransi unit link yang memberikan manfaat investasi dengan premi kompetitif berbasis Syariah. Adapun manfaat pertanggungan antara lain:
  1. Manfaat asuransi meninggal dunia hingga Rp3,4 miliar
  2. Wakaf manfaat asuransi mencapai Rp900 juta
  3. Kontribusi berkala tahunan Rp15 juta
  • iSalaam, yaitu produk asuransi yang menawarkan masa pembayaran premi singkat dengan masa pertanggungan yang lebih Panjang. Adapun manfaat pertanggungan meliputi:
  1. Usia pemegang polis dari 18-70 tahun.
  2. Kontribusi tahunan mulai Rp4,3 juta.
  3. Manfaat meninggal dunia hingga Rp100 juta.

7. FWD Syariah

Satu lagi perusahaan asuransi yang mengeluarkan produk asuransi kesehatan syariah, yaitu FWD Syariah dengan produk Asuransi Bebas Handal. Produk ini merupakan asuransi kesehatan syariah cashless dengan manfaat pertanggungan antara lain:

  • Biaya kamar, biaya dokter, dan biaya obat
  • Perawatan setelah rawat inap
  • Tindakan bedah dan cek lab
  • Nilai manfaat hingga Rp100juta per tahun

8. JMA Syariah

JMA Syariah sangat serius dalam menawarkan produk asuransi kesehatan syariah yang dimiliki. Berikut ini beberapa produk asuransi JMA Syariah yang bisa kamu pilih, yaitu:

  • JMA Asyifa, yaitu produk asuransi kesehatan berbasis Syariah untuk individu dengan memberikan penggantian biaya rawat inap di rumah sakit jika peserta mengalami sakit pada periode asuransi. Adapun manfaat dari produk asuransi ini adalah:
  1. Perawatan, kamar, dan pakaian
  2. Perawatan intensif
  3. Kunjungan dokter rumah sakit
  4. Konsultasi dokter spesialis
  5. Operasi / pembedahan
  6. Biaya aneka perawatan
  7. One day care
  8. Perawatan sebelum rawat inap
  9. Perawatan setelah rawat inap
  10. Perawatan pribadi di rumah
  11. Ambulance
  12. Pengobatan darurat rawat jalan
  13. Pengobatan gigi
  14. Santunan kematian
  • JMA Salama, merupakan asuransi mikro dengan manfaat pertanggungan apabila peserta meninggal dunia bukan atau karena kecelakaan dalam periode akad. Adapun manfaat pertanggunannya antara lain:
  1. Jika peserta meninggal dunia akibat kecelakaan, maka ahli waris mendapatkan santunan Rp10 juta
  2. JIka peserta meninggal dunia bukan karena kecelakaan, maka ahli waris mendapatkan santunan Rp5 juta.
  3. JMA Aghnia, yaitu asuransi kesehatan individu dengan manfaat pertanggungan jika peserta mengalami kecelakaan dan meninggal alami. Adapun manfaat yang diberikan adalah:
  4. Pemberian dana investasi bagi peserta yang meninggal akibat kecelakaan atau meninggal biasa
  5. Manfaat perpanjangan kontrak hingga tahun berikutnya
  • JMA Kumpulan, yaitu produk asuransi kesehatan kumpulan yang memberikan manfaat penggantian biaya perawatan. Adapun manfaat yang diterima adalah:
  1. Rawat inap.
  2. Rawat jalan.
  3. Rawat gigi.
  4. Persalinan.
  5. Serta pembelian kaca mata kepada peserta selama periode asuransi.

9. Sinarmas MSIG Life

Adapun produk asuransi kesehatan syariah yang dikeluarkan oleh Sinarmas MSIG Life adalah Powers Save Syariah, SMiLE PA Syariah, dan SMiLe Hospital Protection Plus Syariah.

  • Power Save Syariah, adalah produk asuransi yang memberikan manfaat asuransi ditambah dengan investasi berbasis Syariah. Adapun manfaat pertanggungannya meliputi:
  1. Proteksi kecelakaan diri.
  2. Pertumbuhan investasi 6 persen per tahun.
  3. Masa proyeksi investasi mulai dari 1 bulan.
  4. Power Save Syariah menjamin pertumbuhan investasi setiap tahunnya.
  • SMiLe PA Syariah, adalah produk asuransi yang memberikan manfaat pengobatan atau perawatan rumah sakit, cacat tubuh, hingga meninggal dunia akibat kecelakaan. Adapun manfaat pertanggungannya adalah:
  1. Santunan meninggal dunia akibat kecelakaan kepada ahli waris 100%.
  2. Santunan cacat tetap atau total akibat kecelakaan 100%.
  3. Manfaat asuransi pengobatan dan perawatan maksimum 10% dari santunan asuransi per kecelakaan.
  • SMiLE Hospital Protection Plus Syariah, merupakan produk asuransi dengan manfaat ganti rugi terhadap risiko biaya perawatan medis akibat kecelakaan. Adapun manfaat pertanggungannya meliputi:
  1. Fasilitas provider dengan menggunakan kartu provider sesuai dengan paket yang dipilih.
  2. Uang pertanggungan sebesar santunan rawat inap pilihan utama.
  3. Santunan harian rawat inap sesuai dengan ketentuan polis.
  4. Perawatan hingga 180 hari selama satu tahun polis.

10. BRI Life

BRI Life memberikan penawaran produk asuransi syariah yang bisa dipilih oleh para nasabahnya, antara lain:

  • BRILIFE Link Proteksi Syariah, yaitu produk asuransi yang memberikan proteksi jiwa sekaligus investasi yang dikelola sesuai syariat Islam. Adapun manfaat pertanggungannya meliputi:
  1. Bebas memilih 4 pilihan investasi berbasis syariah.
  2. Mendapatkan nilai investasi dan dana kebajikan jika tertanggung meninggal dunia.
  3. Mendapatkan perlindungan diri tambahan dari risiko meninggal dunia akibat kecelakaan.
  4. Nilai investasi bisa diambil jika tertanggung mengundurkan diri dari asuransi.
  • BRILIFE link Optima Syariah, yaitu produk asuransi yang memberikan proteksi jiwa sekaligus investasi maksimal yang dikelola sesuai syariat Islam. Adapun manfaat pertanggungannya meliputi:
  1. Bebas memilih 4 pilihan investasi berbasis Syariah dari BRI.
  2. Mendapatkan nilai investasi dan dana kebajikan jika tertanggung meninggal dunia.
  3. Mendapatkan perlindungan diri tambahan dari risiko meninggal dunia akibat kecelakaan.
  4. Nilai investasi bisa diambil jika tertanggung mengundurkan diri dari asuransi.
  5. Manfaat perlindungan 49 penyakit kritis.
  6. Manfaat biaya harian rawat inap di rumah sakit.

Cara Beli Asuransi Kesehatan Syariah

cara beli asuransi kesehatan syariah
Sumber foto: Ju PhotoStocker via Shutterstock

Saat ini kemudahan dalam membeli asuransi kesehatan berbasis syariah telah didukung oleh fitur-fitur terkini seperti melalui aplikasi dan juga website resminya. Untuk bisa membeli asuransi kesehatan syariah bisa melalui website resmi dari perusahaan asuransi ataupun website penyedia layanan asuransi Syariah yang terpercaya.

Cara Klaim Asuransi Kesehatan Syariah

Tentunya proses klaim pada setiap perusahaan asuransi syariah berbeda-beda tergantung kebijakan dan produk asuransi yang dipilih. Namun secara umum, kamu bisa mempelajari prosedur proses klaim asuransi Syariah seperti berikut ini:

  • Pada risiko meninggal dunia, kamu harus menginformasikan kepada pihak asuransi syariah jika pemilik polis telah meninggal. Setelah itu perusahaan asuransi akan meminta surat keterangan kematian yang berisi nama pemilik polis, tempat meninggal, tanggal meninggal, dan penyebab meninggal. Pihak asuransi akan melakukan pengecekan status keaktifan polis dari yang bersangkutan.
  • Setelah data yang diberikan sudah sesuai maka kamu harus mengisi formulir pengajuan klaim ke perusahaan asuransi syariah terkait dengan membawa dokumen pendukung seperti polis asuransi asli, surat kematian, surat keterangan dokter, dan surat pemakaman.
  • Selanjutnya perusahaan asuransi syariah akan mengecek keseluruhan data dan fakta dengan dokumen pendukung. Setelah memastikan kesesuaian data dan fakta, maka perusahaan asuransi Syariah akan memproses pembayaran klaim sesuai dengan nilai yang disepakati dalam akad perjanjian polis.

Ciri-ciri Asuransi Kesehatan Syariah Terbaik

Kamu perlu waspada terhadap asuransi kesehatan berbasis syariah yang belum tentu terjamin kredibilitasnya. Setidaknya pahami dulu ciri-ciri asuransi kesehatan syariah terbaik 2020 20021 berikut ini agar kamu lebih cermat dalam memilih produk asuransi Syariah yang sesuai.

1. Uang pertanggungan asuransi yang besar

Ini adalah salah satu ciri perusahaan asuransi kesehatan syariah memiliki jaminan keuangan yang cukup stabil. Besaran klaim yang besar akan memberikan kepercayaan dan potensi keuntungan bagi peserta polis.

2. Kontribusi asuransi yang terjangkau

Dengan besaran kontribusi yang terjangkau akan membuat para peserta tidak merasa berat dalam mengikuti skema kontribusi yang telah ditetapkan oleh perusahaan asuransi syariah. Sesuai dengan konsep awal, asuransi syariah tidak boleh merugikan salah satu pihak.

3. Kemudahan pendaftaran dan proses klaim

Perusahaan asuransi syariah terbaik akan memudahkan calon peserta untuk mendaftar. Pelayanan yang baik di awal menjadi bukti bahwa perusahaan tersebut memiliki komitmen yang kuat untuk bekerja sama dengan peserta asuransi. Selain itu proses klaim yang mudah dan cepat menjadi bentuk tanggung jawab yang ditekankan pada prinsip dasar perusahaan asuransi syariah.

Pertanyaan Umum Seputar Asuransi Kesehatan Konvensional hingga Syariah

Berikut ini merupakan pertanyaan umum seputar asuransi kesehatan syariah yang kerap dipertanyakan oleh publik.

1. Bagaimana cara menghindari klaim agar tidak ditolak?

Umumnya, penolakan klaim disebabkan oleh adanya kesalahan informasi pada Surat Permohonan Penutupan Asuransi Jiwa (SPPAJ), persyaratan pengajuan klaim yang tidak lengkap, serta klaim diajukan setelah melewati periode pertanggungan (kadaluarsa). Berikut sejumlah tips bermanfaat agar kamu terhindar dari penolakan klaim asuransi:

a. Mengisi SPPAJ secara benar dan jujur

Dalam pengisian SPPAJ, debitur wajib mengisi seluruh permintaan informasi terkait sesuai dengan kondisi sebenarnya, khususnya terkait riwayat kesehatan. Pengisian SPPAJ yang tidak benar dan tidak jujur akan mengakibatkan hal yang fatal karena berpotensi menggugurkan kewajiban perusahaan asuransi untuk membayar klaim.

b. Mintakan sertifikat kepesertaan kepada Bank

Sertifikat kepesertaan asuransi diberikan oleh Perusahaan Asuransi secara langsung atau melalui bank, yang kemudian bank akan menyerahkannya kepada debitur.

c. Pahami manfaat, jangka waktu pertanggungan, serta pengecualiannya

Manfaat yang diberikan pada asuransi jiwa kredit berbeda sesuai jenis produk yang dipilih. Lalu, setiap perusahaan asuransi memiliki kebijakan yang tersendiri dalam hal jangka waktu, pengecualian dan persyaratan pengajuan klaim, sehingga hal tersebut harus dipahami dengan baik oleh debitur. Cari informasinya dalam sertifikat kepesertaan, atau tanyakan langsung pada perusahaan asuransi atau bank yang bersangkutan. Sertifikat kepesertaan asuransi pada umumnya juga memberikan penjelasan terkait dengan hak dan kewajiban debitur.

d. Beritahukan kewajiban pelunasan utang kepada ahli waris.

Beban finansial debitur wajib diketahui oleh ahli warisnya agar dapat mengantisipasi hal-hal yang harus dilakukan apabila risiko kematian terjadi.

2. Seperti apa asuransi kesehatan yang sesuai syariah?

Pada dasarnya asuransi kesehatan adalah sistem penanggungan biaya medis oleh instansi penyedia asuransi yang akan menjamin biaya kesehatan atau perawatan pada orang yang jatuh sakit atau mengalami kecelakaan. Terkait hal tersebut, MUI telah memiliki fatwa bahwa asuransi syariah merupakan asuransi yang dikelola dengan syariat Islam. Hal ini menegaskan bahwa untuk menyongsong masa depan dan upaya mengantisipasi kemungkinan terjadinya risiko dalam kehidupan ekonomi yang dihadapi, perlu dipersiapkan sejumlah dana tertentu sejak dini. Upaya inilah yang menjadikan asuransi syariah sebagai solusi dalam pengelolaan dana investasi sesuai dengan prinsip syariat Islam.

3. Apa saja pilihan asuransi kesehatan syariah keluarga?

Ada beberapa pilihan asuransi kesehatan keluarga yang ada di masyarakat saat ini, yaitu:

a. PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia

PT ASYKI didirikan untuk membantu masyarakat menengah ke bawah yang membutuhkan perlindungan dan fokus pada asuransi mikro Syariah. ASYKI  juga bekerjasama dengan komunitas dan Lembaga Syariah dari berbagai penjuru daerah untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat agar terwujudnya kesejahteraan secara nasional.

b. Takaful Keluarga

Takaful Keluarga merupakan asuransi jiwa syariah yang menjadi pelopor asuransi keluarga syariah di Indonesia. Komitmen untuk terus menghadirkan solusi kepada pesertanya semakin kuat dengan produk-produk terbaru dan layanan online yang bisa diakses melalui laman web resminya.

c. ACA Syariah

ACA Syariah memberikan perlindungan keluarga dengan jenis produk asuransi sesuai kebutuhan para pesertanya dengan basis Syariah keluarga. Kumpulan dana yang masuk dari peserta akan dikelola dengan prinsip Syariah untuk menghadapi risiko tertentu.

d. Allisya Care

Allisya Care adalah perusahaan asuransi syariah yang mengelola dana untuk saling tolong menolong menghadapi peristiwa yang tidak diharapkan. Allisya Care merupakan bagian dari Allianze Syariah dengan produk asuransi kesehatan keluarga terbaik dengan berbagai pilihan Plan.

4. Apa saja pilihan asuransi kesehatan syariah termurah?

Ada beberapa pilihan asuransi kesehatan syariah termurah yang bisa dibeli oleh peserta polis. Salah satunya adalah Asuransi Jiwa Syariah Keluarga Indonesia dengan program Keluarga Muawanah sebesar Rp50 ribu. Paket ini memberikan manfaat santunan kematian jika peserta meninggal dunia. Adapun manfaat pertanggungan antara lain santunan kematian akibat kecelakaan sebesar Rp 5 juta dan santunan kematian bukan kecelakaan sebesar Rp2,5 juta.

5. Apakah yang dimaksud dengan asuransi kesehatan murni?

Asuransi kesehatan murni merupakan asuransi yang berdiri sendiri dan bukan merupakan asuransi tambahan yang jadi bagian dari sebuah asuransi jiwa unit link. Adapun manfaat dan premi fokus pada asuransi kesehatan tanpa perlu dibagi dengan premi asuransi jiwa atau investasi lainnya.

6. Apa saja keunggulan asuransi kesehatan syariah?

Setidaknya ada 5 keunggulan asuransi kesehatan Syariah, yaitu:

  • Premi tidak hangus, karena setiap dana yang disetorkan oleh peserta akan dikembalikan setelah masa pertanggungan berakhir dengan perjanjian yang telah ditentukan.
  • Tidak melanggar syariat Islam, karena semua proses investasi berlandaskan prinsip Syariah yang diatur oleh MUI dan pemerintah.
  • Diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah, sehingga pengelolaan dan transaksi dijamin berlangsung sesuai dengan syariat Islam.
  • Bebas contributor dasar, jika peserta sakit dan tidak bisa membayar premi akan mendapatkan uang pertanggungan sesuai haknya.

Itu dia berbagai penjelasan detail tentang asuransi kesehatan syariah yang ada di Indonesia. Setelah memahami seluk beluk asuransi kesehatan syariah, pastinya saat ini kamu sudah memiliki rencana tentang bagaimana mengelola investasi syariah dari produk asuransi syariah. Ada banyak pilihan asuransi kesehatan berbasis syariah yang tersedia dengan berbagai keunggulannya. Kamu bisa menemukan berbagai produk asuransi kesehatan syariah di berbagai platform seperti Qoala App. Cari tahu juga berbagai tips pengelolaan keuangan di Qoala dan informasi terbaru terkait finansial.

Bagikan ke Teman:
Riza Dian Kurnia
A great storyteller and an enthusiastic listener. Dont stop when you are tired, stop when you are done.
Cari Asuransi Kesehatan Terbaik di Qoala