{"id":7724,"date":"2021-05-06T22:30:33","date_gmt":"2021-05-06T15:30:33","guid":{"rendered":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/?p=7724"},"modified":"2022-03-16T16:44:19","modified_gmt":"2022-03-16T09:44:19","slug":"cara-mengatasi-hp-lemot","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/gaya-hidup\/gawai\/cara-mengatasi-hp-lemot\/","title":{"rendered":"16 Cara Mengatasi HP Lemot, Dijamin Lancar Kembali!"},"content":{"rendered":"<p>Punya ponsel pintar, tetapi lemot tidak karuan, tentu akan menjadi salah satu pemantik emosi. Terlebih lagi bila banyak pekerjaan yang tak bisa di-<i>handle<\/i> bila tidak menggunakan ponsel. Oleh karenanya, strategi dan cara mengatasi HP lemot harus benar dan tepat. Bila tidak, maka performa ponselmu tidak akan bekerja secara maksimal.<\/p>\n<p>Tak menguras waktu yang banyak, beberapa trik untuk mengatasi ponsel yang lemot di bawah ini bisa kamu lakukan sendiri di rumah. Sebelum membahasnya, <a title=\"Insurtech Terbesar dan Terbaik di Indonesia\" href=\"https:\/\/www.qoala.app\/id?utm_medium=article_link&amp;utm_content=gaya_hidup_gawai&amp;utm_source=blog_id&amp;utm_campaign=insurance_home\">Qoala<\/a> sudah merangkum beberapa poin yang menjadi penyebab lambatnya ponsel berikut ini.<\/p>\n<h2><strong>Penyebab HP Lemot<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_7885\" aria-describedby=\"caption-attachment-7885\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-7885\" src=\"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/cara-mengatasi-hp-lemot-penyebab.jpg\" alt=\"penyebab hp lemot\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/cara-mengatasi-hp-lemot-penyebab.jpg 600w, https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/cara-mengatasi-hp-lemot-penyebab-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/cara-mengatasi-hp-lemot-penyebab-450x300.jpg 450w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-7885\" class=\"wp-caption-text\">Sumber foto: MIA Studio via Shutterstock<\/figcaption><\/figure>\n<p>Terdapat beberapa penyebab yang membuat ponsel cukup berat digunakan. Penyebab ini terjadi karena faktor internal dan eksternal ponsel. Apa saja ya faktor utama kelemotan ponsel yang sering terjadi? Berikut ulasan lengkapnya.<\/p>\n<h3>1. Memori Internal Penuh<\/h3>\n<p>Ponsel yang memiliki memori internal yang penuh akan cenderung bekerja lebih lambat. Hal ini dikarenakan terlalu besar beban di dalamnya, sehingga membuat performa ponsel menurun. Salah satu cara mengatasi HP lemot karena hal ini yakni menggunakan memori eksternal di luar ponsel.<\/p>\n<p>Memori eksternal akan membantu melakukan <a title=\"Backup Foto\" href=\"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/gaya-hidup\/gawai\/cara-mengembalikan-foto-yang-terhapus-di-hp\/\"><i>back up<\/i> data untuk foto<\/a>, media, atau lainnya. Ibarat kamar tamu dalam sebuah rumah, memori eksternal bisa menampung beberapa materi dan bahan penting tanpa mengurangi tujuan utama penyimpanannya. Kamu juga bisa memindahkan data foto dari ponsel ke laptop atau media lainnya, sehingga mengurangi kinerja ponsel menjadi lebih ringan.<\/p>\n<h3>2. Aplikasi yang Terpasang Tidak Sesuai Kapasitas Penyimpanan<\/h3>\n<p>Terlalu berlebihan aplikasi juga akan mengurangi kecepatan ponsel. Sebaiknya, sesuaikan aplikasi bawaan ponsel yang tidak digunakan agar tidak menambah berat kinerjanya. Non-aktifkan beberapa aplikasi bawaan yang tidak kamu perlukan. Semakin sedikit aplikasi yang digunakan, semakin ringan ponselmu untuk mengakses banyak hal.<\/p>\n<p>Aplikasi yang banyak diaktifkan tetapi tidak digunakan akan menumpuk dan menyedot memori internal. Hal ini akan membuat ponsel jadi semakin lemot dan lambat bergerak. Oleh karena itu, kamu harus cukup bijak dalam menentukan aplikasi terpenting yang akan disematkan dalam ponsel agar tidak mengurangi kinerjanya.<\/p>\n<h3>3. Performa Baterai Menurun<\/h3>\n<p>Secara umum, ponsel pintar akan berada pada titik maksimalnya setelah 2-3 tahun pemakaian. Baterai akan lebih cepat panas, serta performanya menurun. Hal ini bisa disebabkan karena proses <i>charge<\/i> yang terlalu lama atau menunggu baterai habis total baru diisi ulang.<\/p>\n<p>Cara mengatasi HP lemot dan panas karena terlalu lama digunakan yakni dengan memastikan bahwa kamu cukup mengistirahatkan ponsel. Isi ulang dayanya bila angka baterai sudah menunjukkan 25%. Terlebih untuk pengguna ponsel yang digunakan dalam <i>olshop<\/i>. Pastikan performanya cukup baik agar bisa melayani <i>customer<\/i> secara maksimal, ya!<\/p>\n<h3>4. Degradasi RAM &amp; Memori Flash Storage<\/h3>\n<p>RAM dan <i>Memori Flash Storage<\/i> juga akan mengalami penurunan seiring lama pemakaian ponsel. Lebih baik tidak menggunakan dan membuka aplikasi yang berat bila kapasitas RAM ponselmu cukup kecil. Adanya degradasi RAM dan <i>Memori Flash Storage<\/i> akan sangat berpengaruh pada kecepatan akses ponselmu.<\/p>\n<p>Ada baiknya kamu memilih ponsel dengan RAM yang menyesuaikan kebutuhan. Bila memang digunakan untuk <i>olshop<\/i>, pilih RAM yang besar agar lebih lega menampung gambar dan aplikasi penunjangnya. Jika hanya digunakan untuk kepentingan pribadi dan tidak berkaitan dengan pekerjaan, kamu bisa gunakan ponsel dengan RAM kecil, sehingga tak membutuhkan ruang yang besar untuk penyimpanan.<\/p>\n<h3>5. Sistem Operasi yang Terpasang Tidak Sesuai<\/h3>\n<p>Memperhatikan sistem operasi yang diperlukan menjadi salah satu cara mengatasi HP lemot setelah di-<i>upgrade<\/i>. Tak perlu mengunduh <i>game-game<\/i> yang tak pernah kamu mainkan. Maksimalkan performa sesuai kapasitas dan kebutuhan saja. Dengan demikian, ponselmu akan jauh dari kata lemot dan lelet saat digunakan.<\/p>\n<h2><strong>Cara Mengatasi HP Lemot dan Panas<\/strong><\/h2>\n<figure id=\"attachment_7886\" aria-describedby=\"caption-attachment-7886\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-7886\" src=\"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/cara-mengatasi-hp-lemot-dengan-hapus-data.jpg\" alt=\"cara mengatasi hp lemot dengan menghapus data\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/cara-mengatasi-hp-lemot-dengan-hapus-data.jpg 600w, https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/cara-mengatasi-hp-lemot-dengan-hapus-data-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/cara-mengatasi-hp-lemot-dengan-hapus-data-450x300.jpg 450w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-7886\" class=\"wp-caption-text\">Sumber foto: bdavid32 via Shutterstock<\/figcaption><\/figure>\n<p>Adapun beberapa tips yang bisa kamu coba untuk mengurangi lemot dan panas pada ponsel adalah sebagai berikut.<\/p>\n<h3>1. Perhatikan Kapasitas Memori<\/h3>\n<p>Ponsel merk Xiaomi termasuk salah satu <i>smartphone<\/i> tahan banting. Akan tetapi, bila kapasitas memori tak berbanding lurus dengan RAM, maka hp akan nge-<i>lag<\/i> juga. Cara mengatasi HP lemot Xiaomi yang mudah dilakukan yakni dengan terus memperhatikan penggunaan. Jika melakukan hal tersebut, niscaya kecepatan aksesnya akan lebih baik.<\/p>\n<p>Bila data yang kamu miliki sudah berjubel di penyimpanan, kosongkan segera dan pindahkan pada wadah yang lebih besar. Hal ini akan memperkecil kemungkinan lemotnya ponselmu karena ruang kapasitasnya sudah diperbesar, sehingga ponsel dapat \u2018bernapas\u2019 lebih baik dan tidak lemot.<\/p>\n<h3>2. Gunakan Satu Aplikasi Antivirus<\/h3>\n<p>HP Samsung menjadi salah satu <a title=\"Informasi Seputar Gadget\" href=\"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/tag\/gadget\/\">gadget<\/a> yang banyak menyediakan aplikasi bawaan di dalamnya. Hal ini berujung pada leletnya ponsel ketika digunakan. Tak jarang, penggunanya akan memakai beberapa aplikasi antivirus untuk menghindarinya. Padahal, hal tersebut justru salah besar.<\/p>\n<p>Salah satu cara mengatasi HP lemot Samsung yakni mengaktifkan satu aplikasi antivirus. Hal ini diperlukan untuk menangkal berbagai <i>malware<\/i> yang bisa saja masuk dari perangkat yang diakses. Tak perlu mengunduh banyak aplikasi antivirus jika hanya akan menambah beban akses pada ponsel Samsung kesayanganmu.<\/p>\n<h3>3. Selalu Update Software agar HP Tidak Lemot<\/h3>\n<p><i>Software<\/i> dalam aplikasi akan selalu mengalami pembaharuan. Tak hanya satu atau dua aplikasi, hampir semua akses akan melakukan hal yang sama. Hal itu dimaksudkan agar kamu lebih mudah mendapatkan informasi terkini mengenai aplikasi yang sudah terunduh.<\/p>\n<p>Hobi bermain <i>game<\/i> di ponsel? Aplikasi <i>game<\/i> yang berbasis <i>online<\/i> akan sangat memakan RAM dan memori. Tak heran bila saat memainkannya, biasanya ponsel akan mudah nge-<i>hang<\/i>. Cara mengatasi HP lemot saat main <i>game<\/i> yakni dengan melakukan <i>update<\/i> <i>software<\/i> untuk aplikasi dan <i>game<\/i> tersebut.<\/p>\n<p>Kamu bisa melakukan pengecekan pada bagian <i>Setting<\/i> \u2013 <i>About<\/i> \u2013 <i>System Update<\/i>, kemudian pilih <i>Check for Update<\/i>. Hal ini juga berlaku pada <i>games<\/i> yang kamu unduh pada ponsel. Pembaruan akan meringankan ponsel lebih leluasa bergerak karena sistem yang di-<i>reset<\/i> lebih <i>update<\/i>.<\/p>\n<h3>4. Hapus Aplikasi yang Jarang Dipakai<\/h3>\n<p>Berbagai pilihan aplikasi dalam <i>Play Store<\/i> akan menarik untuk digunakan. Hal ini kemungkinan akan membuatmu kalap untuk meng-instal-nya, padahal tidak digunakan. Terlalu banyak aplikasi tak penting akan membuat ponsel lebih mudah <i>hang<\/i>. Salah satu cara mengatasi HP lemot yang bisa menjadi solusi yakni dengan menghapus aplikasi yang jarang dipakai.<\/p>\n<h3>5. Lakukan Clear Cache Secara Berkala<\/h3>\n<p>Seperti halnya rumah yang akan terasa sesak karena banyak barang, ponsel pun demikian. Salah satu tips untuk melegakan rumah dari banyak barang adalah dengan memindahkannya ke tempat lain yang lebih luas. Hal ini berlaku pula pada ponsel.<\/p>\n<p>Sebaiknya, singkirkanlah <i>cache<\/i> yang diibaratkan barang sementara ke tempat yang tak akan terlihat lagi. Hapus <i>cache<\/i> secara berkala, setiap beberapa jam sekali. Hal ini akan meringankan daya ponsel lemot yang disebabkan adanya\u00a0 banyak \u2018barang\u2019 yang ditampung. Hal tersebut bisa menjadi salah satu cara mengatasi hp lemot dan lambat dioperasikan.<\/p>\n<p>Bagaimana caranya? Kamu bisa masuk ke menu <i>Setting \u2013 Apps \u2013 All<\/i>, kemudian carilah aplikasi yang akan dibersihkan, klik <i>Clear Cache<\/i>. Selain cara tersebut, kamu bisa melakukan pembersihan dengan masuk <i>Menu Setting \u2013 Storage &#8211; Cached Data<\/i>, kemudian pilih OK saat ada <i>pop up<\/i> yang muncul.<\/p>\n<h3>6. Gunakan Aplikasi Serbaguna<\/h3>\n<p>Untuk mengatasi ponsel yang mulai berkurang performanya, kamu bisa menggunakan aplikasi serbaguna. Jika antivirus akan membantumu mengetahui <i>malware<\/i>, berbeda dengan aplikasi serbaguna yang akan membantumu mendeteksi penyebab lambatnya ponsel. Dua aplikasi yang akan membantumu adalah Aplikasi <i>App2SD<\/i> dan <i>Clean Master<\/i>. Berikut ini penjelasan detailnya.<\/p>\n<h4>a. Aplikasi Apps2SD<\/h4>\n<p>Aplikasi satu ini bisa kamu menjadi salah satu cara mengatasi hp lemot ketika ponselmu belum di-<i>root<\/i>. Dari aplikasi satu ini kamu akan mendapatkan beberapa fungsi sekaligus seperti memaksimalkan partisi <i>SD Card<\/i>, dapat melakukan <i>backup<\/i> aplikasi, memperoleh <i>link<\/i> aplikasi ke <i>memory card<\/i>, dan masih banyak lagi.<\/p>\n<h4>b. Clean Master<\/h4>\n<p>Aplikasi ini akan berguna untuk mengatasi lambatnya penggunaan hp ketika belum di-<i>root<\/i>. <i>Clean master<\/i> akan membantu membersihkan \u2018sampah\u2019 ponsel dengan lebih baik. Kamu bisa mengklik aplikasi ini secara berkala dan teratur. Tak hanya itu saja, <i>Clean Master<\/i> akan berguna untuk mendeteksi dan meredakan suhu panas pada ponsel, sehingga sangat cocok kamu gunakan sebagai aplikasi yang multiguna.<\/p>\n<h3>7. Manfaatkan Fitur Auto Kill<\/h3>\n<p>Semakin banyak aplikasi yang dibuka, tentu <i>recent<\/i> dalam ponsel juga akan menumpuk. Sering gunakan fitur <i>auto-kill<\/i> untuk memangkas aplikasi yang sudah tidak dipakai dalam jangka waktu yang lama. Hal ini bisa menjadi salah satu langkah mengatasi HP lemot. Selain itu, fitur <i>auto-kill<\/i> juga akan membantu menyetop laju aplikasi di belakang layar ponselmu yang menjadi penyebab lelet.<\/p>\n<h3>8. Kurangi Widget agar HP Tidak Lemot<\/h3>\n<p>Tampilan <i>widget<\/i> memang akan membuat ponsel terlihat lebih cantik. Akan tetapi <i>widget<\/i> memerlukan banyak ruang dan kapasitas dalam ponsel. Hal ini akan membuat ponsel lebih lemot dari biasanya. Salah satu cara mengatasi hp lemot dan panas karena <i>widget<\/i> yakni mengurangi penggunaannya.<\/p>\n<h3>9. Kurangi atau Matikan Animasi di Android<\/h3>\n<p>Tak hanya <i>widget<\/i> saja, animasi yang bergerak juga akan memakan memori yang cukup besar. Untuk itu, kurangi atau matikan sistem animasi dalam ponselmu jika ingin optimal penggunaannya. Animasi bergerak juga akan menarik ruang yang besar untuk pengoprasiannya.<\/p>\n<p>Lebih jauh, baterai ponsel juga akan lebih cepat habis karena tersedot tenaganya untuk aplikasi yang menggunakan animasi. Selain mengurangi performa, sebenarnya animasi di android juga tak terlalu penting digunakan, sehingga bisa dikurangi penggunaannya untuk sistem yang lebih lancar.<\/p>\n<h3>10. Cara Mengatasi HP Lemot dengan Menghentikan Aplikasi Tidak Terpakai<\/h3>\n<p>Aplikasi yang berjalan di belakang layar ponsel menjadi salah satu penyebab lemotnya HP ketika digunakan. Oleh karena itu, hentikan aplikasi yang tidak terpakai ketika menggunakan ponsel agar performanya lebih cepat. Hal ini akan menghindarkan dari ponsel yang mudah ngehang dan nge-<i>lag<\/i>.<\/p>\n<p>Beberapa aplikasi memang sudah di-<i>setting<\/i> berada dalam ponsel, alias bawaan ponsel. Jika hal ini yang menjadi kendala, non-aktifkan saja aplikasi yang tak penting. Jika memang benar-benar tak dibutuhkan, hapus beberapa aplikasi yang akan memperberat performa ponselmu.<\/p>\n<h3>11. Rutin Membersihkan Cache Partition<\/h3>\n<p>Meski sama-sama berkaitan dengan \u2018sampah\u2019, data <i>cache<\/i> dan <i>cache<\/i> <i>partition<\/i> adalah dua hal yang berbeda. Salah satu cara mengatasi HP lemot selain menghapus data cache, kamu juga perlu membersihkan <i>cache partition<\/i>-nya. Biasanya, <i>cache partition<\/i> digunakan untuk menyimpan segala proses yang sedang dijalankan sistem.<\/p>\n<p>Ponselmu akan mudah lemot karena banyaknya <i>cache<\/i> yang menumpuk di <i>background<\/i>. Tak jarang akan membuat ponsel cepat panas saat digunakan. Lakukan pembersihan dengan masuk ke <i>Recovery Mode<\/i>, kemudian klik <i>Wipe Cache Partition<\/i>. Lokasinya menyesuaikan dengan tipe ponsel masing-masing, ya!<\/p>\n<h3>12. Matikan Auto-Sync Jadi Cara Mengatasi HP Lemot<\/h3>\n<p>Pada dasarnya, untuk tetap menghubungkan semua akun yang sudah terpasang, maka membutuhkan fitur <i>Auto-Sync<\/i>. Akan tetapi, hal ini membuat ponsel akan jadi lebih lemot. Mematikannya merupakan langkah cepat untuk tetap menstabilkan akses ponsel. Aplikasi ini bisa kamu aktifkan kembali saat nanti dibutuhkan.<\/p>\n<p>Caranya, kamu bisa masuk ke aplikasi <i>Setting \u2013 My Apps<\/i>, kemudian pilih <i>turn off auto-sync<\/i>. Dengan demikian kamu tidak akan menerima update pemberitahuan mengenai aplikasi yang membutuhkan <i>auto-sync<\/i> otomatis.<\/p>\n<h3>3. Gunakan Aplikasi Launcher Lain<\/h3>\n<p>Android merupakan tipe <i>smartphone<\/i> yang memiliki kemudahan untuk proses kustomisasi. Bila kamu merasa bosan dengan <i>launcher<\/i> bawaan, maka kamu bisa menggunakan aplikasi <i>launcher<\/i> di luar ponselmu. Banyak pilihan <i>launcher<\/i> yang bisa kamu gunakan sebagai salah satu trik dan cara mengatasi hp lemot.<\/p>\n<p>Selain menyegarkan tampilan, <i>launcher<\/i> tidak akan memperberat kinerja ponsel. <i>Launcher<\/i> dari luar juga tak akan memakan banyak memori, justru akan meringankan, karena ketika diaktifkan, maka otomatis akan menonaktifkan <i>launcher<\/i> bawaan.<\/p>\n<h3>14. Gunakan Aplikasi yang Berbayar<\/h3>\n<p>Menggunakan aplikasi yang gratis tentu tidak akan merugikan, karena tak perlu mengeluarkan uang. Risikonya, aplikasi <i>game<\/i> atau sejenisnya yang bisa langsung terinstal akan terdistraksi dengan promosi iklan dan sejenisnya. Hal ini akan membuat <a title=\"Informasi Seputar Ponsel\" href=\"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/tag\/ponsel\/\">ponselmu<\/a> lebih lemot dan lambat digunakan.<\/p>\n<p>Solusi dan cara mengatasi HP lemot karena produk gratisan yakni dengan menggunakan aplikasi berbayar. Kamu tak akan rugi mengambil beberapa aplikasi kemudian menyimpannya. Gunakan <i>Root Explorer<\/i> dan masuk ke folder Data. Maka, jika kamu berganti ponsel dan ingin menggunakan aplikasi tersebut, kamu bisa langsung menginstalnya di ponsel yang baru.<\/p>\n<h3>15. Gunakan Custom ROM<\/h3>\n<p>Melakukan <i>rooting<\/i> pada ponsel tak serta merta langsung menjadikannya lebih cepat. Kamu bisa gunakan <i>custom ROM<\/i> untuk menghilangkan <i>bloatware<\/i> bawaan ponsel. Kamu bisa melakukan riset terlebih dahulu untuk menentukan ROM yang cocok dengan tipe ponsel. Termasuk untuk ponsel Oppo. Hal ini bisa menjadi salah satu cara mengatasi HP lemot Oppo dengan lebih baik.<\/p>\n<h3>16. Jika Sudah Terlalu Lemot, Lakukan Factory Reset<\/h3>\n<p><i>Factory reset<\/i> menjadi jalan akhir untuk mengembalikan kecepatan performa ponselmu. Kembali ke setelan awal dengan memastikan data-data penting telah dipindahkan bisa menjadi solusi. Dengan cara ini, dipastikan ponselmu akan lebih ringan karena sudah dikembalikan pada Setelan Pabrik.<\/p>\n<p>Pastikan kamu lebih peka dan perhatian terhadap ponsel yang digunakan. Hal ini tak hanya akan berdampak pada kinerjanya saja, tetapi juga tingkat kelegaan ruang yang tersedia. Jika kamu menggunakan banyak aplikasi, maka jangan memilih ponsel yang memiliki RAM terlalu kecil. Sebaliknya, jika kamu menggunakan RAM besar, pastikan isi dan data di dalamnya tak melebihi kapasitas dalam menerima data.<\/p>\n<p>Tips dan cara mengatasi HP lemot di atas bisa kamu coba sesuai dengan permasalahan yang ada di dalam ponsel pintarmu. Bila dalam satu tahun pemakaian telah banyak mengalami penurunan performa, maka perlu dicek kembali. Faktor internal yang mendominasi kapasitas dan faktor eksternal yang berkaitan dengan aplikasi bisa dikondisikan agar ponsel tetap prima ketika digunakan. Yuk, lindungi ponselmu dengan membeli <a title=\"Asuransi Smartphone Terbaik\" href=\"https:\/\/www.qoala.app\/id\/asuransi\/smartphone?utm_medium=article_link&amp;utm_content=gaya_hidup_gawai&amp;utm_source=blog_id&amp;utm_campaign=insurance_smartphone\">asuransi smartphone<\/a> di <a title=\"Insurtech Terbesar dan Terbaik di Indonesia\" href=\"https:\/\/www.qoala.app\/id?utm_medium=article_link&amp;utm_content=gaya_hidup_gawai&amp;utm_source=blog_id&amp;utm_campaign=insurance_home\">Qoala App<\/a>!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Punya ponsel pintar, tetapi lemot tidak karuan, tentu akan menjadi salah satu pemantik emosi. Terlebih lagi bila banyak pekerjaan yang tak bisa di-handle bila tidak menggunakan ponsel. Oleh karenanya, strategi dan cara mengatasi HP lemot harus benar dan tepat. Bila tidak, maka performa ponselmu tidak akan bekerja secara maksimal. Tak menguras waktu yang banyak, beberapa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":184234697,"featured_media":7985,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[1776],"tags":[1656,1690,1704],"class_list":["post-7724","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-gawai","tag-gadget","tag-ponsel","tag-tips"],"jetpack_publicize_connections":[],"acf":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/05\/cara-mengatasi-hp-lemot.jpg","jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pcQ8Ao-20A","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7724","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/184234697"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7724"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7724\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17506,"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7724\/revisions\/17506"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7985"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7724"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7724"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7724"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}