{"id":22421,"date":"2022-12-30T23:06:14","date_gmt":"2022-12-30T16:06:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/?p=22421"},"modified":"2023-06-16T10:25:30","modified_gmt":"2023-06-16T03:25:30","slug":"investasi-reksadana-bca","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/manajemen-aset\/investasi-reksadana-bca\/","title":{"rendered":"Investasi Reksadana BCA: Keuntungan dan Cara Membelinya"},"content":{"rendered":"<p>Perlu diketahui, investasi reksadana BCA adalah salah satu pilihan kamu untuk membeli produk reksa dana melalui bank. Bagi yang belum mengenal, reksa dana merupakan produk investasi yang menggunakan metode penghimpunan dana dari investor. Selanjutnya, dana yang dihimpun akan diinvestasikan manajer investasi ke berbagai instrumen seperti saham, obligasi, deposito, dan produk pasar uang lainnya. Jadi, dalam berinvestasi reksa dana, bukan kita yang mengelola langsung.<\/p>\n<p>Bagi kamu yang masih pemula dalam dunia saham, reksadana memudahkan kita untuk tetap bisa berinvestasi tanpa perlu memikirkan cara pengelolaannya. Salah satu pilihan tempat untuk investasi reksa dana yang lebih mudah lagi adalah melalui bank, yakni BCA. Kira-kira apa itu investasi reksadana BCA? Dan apa keuntungannya? Berikat <a title=\"Insurtech Terbesar dan Terbaik di Indonesia\" href=\"https:\/\/www.qoala.app\/id?utm_medium=article_link&amp;utm_content=keuangan_investasi&amp;utm_source=blog_id&amp;utm_campaign=insurance_home\">Qoala<\/a> berikat ulasan lengkapnya.<\/p>\n<h2>Sekilas Tentang Investasi Reksadana BCA<\/h2>\n<figure id=\"attachment_22615\" aria-describedby=\"caption-attachment-22615\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-22615\" src=\"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Sekilas-Tentang-Investasi-Reksadana-BCA-e1672589446751.jpg\" alt=\"Sekilas Tentang Investasi Reksadana BCA\" width=\"600\" height=\"325\" srcset=\"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Sekilas-Tentang-Investasi-Reksadana-BCA-e1672589446751.jpg 600w, https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Sekilas-Tentang-Investasi-Reksadana-BCA-e1672589446751-300x163.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-22615\" class=\"wp-caption-text\">Sumber Foto: Sutthiphong Chandaeng Via Shutterstock<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sebelum membahas reksadana BCA, ada baiknya kamu mengenali dulu pengertian reksadana. Secara umum, reksadana adalah salah satu cara <span style=\"font-weight: 400;\"><a title=\"Informasi tentang Invest Terlengkap\" href=\"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/tag\/invest\/\">invest<\/a><\/span> yang berfungsi sebagai wadah pengumpulan dana para pemodal yang dikelola dalam bentuk surat berharga, seperti saham, obligasi, dan instrumen pasar uang.<\/p>\n<p>Instrumen investasi inilah yang sering dicari para pemula karena minim risiko. Selain minim risiko, pengelolaan dana reksadana dilakukan oleh setiap Manajer Investasi sehingga kamu tidak perlu lagi repot memikirkannya.<\/p>\n<p>Lalu, apa itu reksadana BCA? Meskipun layanan yang dikenal secara umum adalah perbankan, BCA juga mengeluarkan layanan finansial lainnya, seperti reksadana. Seperti pada reksadana pada umumnya, di dalam reksadana BCA terdapat manajer investasi yang bantu mengelola dan memonitor dana reksadana. Di dalam reksadana ini juga terdapat bank kustodian yang menyimpan dan membuat laporan investasi para penanam modal.<\/p>\n<p>Reksadana BCA sendiri dilakukan menggunakan aplikasi terpisah dari layanan BCA lainnya. Aplikasi ini dinamakan Welma yang dapat diunduh di AppStore dan Playstore. Kamu dapat melakukan berbagai kegiatan reksadana di aplikasi ini, seperti melakukan jual beli produk <a title=\"Informasi Seputar Investasi\" href=\"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/keuangan\/investasi\/\">investasi<\/a>, melihat perkembangan portofolio, dan lainnya. Bahkan, kamu bisa melakukan perbandingan hingga tiga produk agar dapat memilih produk yang terbaik dan cocok. Ada beberapa alasan mengapa kamu membeli reksadana melalui BCA sebagai berikut.<\/p>\n<ul>\n<li>Banyak pilihan produk tabungan berinvestasi untuk tujuan yang berbeda-beda.<\/li>\n<li>Banyak fasilitas yang dapat dipilih untuk setiap transaksi perbankan.<\/li>\n<li>Servis yang dapat diandalkan.<\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"table-holder\">\n<p>Berikut beberapa manajer investasi yang telah menggandeng BCA sebagai agen penjual:<\/p>\n<ul>\n<li>PT Ashmore Asset Management Indonesia<\/li>\n<li>PT Bahana TCW Investment Management<\/li>\n<li>PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen<\/li>\n<li>PT BNP Paribas Asset Management<\/li>\n<li>PT Danareksa Investment Management<\/li>\n<li>PT Eastspring Investments Indonesia<\/li>\n<li>PT Nikko Securities Indonesia<\/li>\n<li>PT Panin Asset Management<\/li>\n<li>PT Schroder Investment Management Indonesia<\/li>\n<\/ul>\n<p>Berikut tabel produk <a title=\"Cari Informasi Reksadana Terlengkap di Sini!\" href=\"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/tag\/reksadana\/\">reksadana<\/a> beserta minimal pembelian pertama dan selanjutnya. Sebagai informasi saja, pembelian Reksadana BCA mulai dari Rp100 ribu saja.<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Manajer Investasi<\/td>\n<td>Nama Produk<\/td>\n<td>Jenis reksadana<\/td>\n<td>Min. Pembelian Pertama<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td rowspan=\"2\">Ashmore Asset Management Indonesia<\/td>\n<td>Ashmore Dana Ekuitas Nusantara<\/td>\n<td>Saham<\/td>\n<td>Rp200.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Ashmore Dana Progresif Nusantara<\/td>\n<td>Saham<\/td>\n<td>Rp200.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td rowspan=\"2\">Bahana TCW Investment Management<\/td>\n<td>Bahana Dana Likuid<\/td>\n<td>Pasar Uang<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Bahana Pendapatan Tetap Makara Prima<\/td>\n<td>Pendapatan Tetap<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td rowspan=\"4\">Batavia Prosperindo Aset Manajemen<\/td>\n<td>Batavia Dana Kas Maxima<\/td>\n<td>Pasar Uang<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Batavia Dana Obligasi Ultima<\/td>\n<td>Pendapatan Tetap<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Batavia Dana Saham<\/td>\n<td>Saham<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Batavia Dana Saham Optimal<\/td>\n<td>Saham<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td rowspan=\"5\">BNP Paribas Asset Management<\/td>\n<td>BNP Paribas Ekuitas<\/td>\n<td>Saham<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>BNP Paribas Pesona<\/td>\n<td>Saham<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>BNP Paribas Pesona Syariah<\/td>\n<td>Saham<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>BNP Paribas Prima II<\/td>\n<td>Pendapatan Tetap<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>BNP Paribas Prima USD<\/td>\n<td>Pendapatan Tetap<\/td>\n<td>US$5.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td rowspan=\"3\">Danareksa Investment Management<\/td>\n<td>Danareksa Gebyar Dana Likuid<\/td>\n<td>Pasar Uang<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Danareksa Gebyar Indonesia II<\/td>\n<td>Pendapatan Tetap<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Danareksa Mawar Konsumer 10<\/td>\n<td>Saham<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td rowspan=\"2\">Eastspring Investments Indonesia<\/td>\n<td>Eastspring Investments Value Discovery<\/td>\n<td>Saham<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Eastspring Investments Yield Discovery<\/td>\n<td>Pendapatan Tetap<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Nikko Securities Indonesia<\/td>\n<td>Nikko Gebyar Indonesia Dua<\/td>\n<td>Pendapatan Tetap<\/td>\n<td>Rp1.000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Panin Asset Management<\/td>\n<td>Panin Gebyar Indonesia II<\/td>\n<td>Pendapatan Tetap<\/td>\n<td>Rp1000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td rowspan=\"10\">Schroder Investment Management Indonesia<\/td>\n<td>Schroder 90 Plus Equity Fund<\/td>\n<td>Saham<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Schroder Dana Istimewa<\/td>\n<td>Saham<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Schroder Dana Prestasi<\/td>\n<td>Saham<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Schroder Dana Prestasi Plus<\/td>\n<td>Saham<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Schroder Dana Terpadu II<\/td>\n<td>Campuran<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Schroder Syariah Balanced Fund<\/td>\n<td>Campuran<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Schroder Dana Mantap Plus II<\/td>\n<td>Pendapatan Tetap<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Schroder Prestasi Gebyar Indonesia II<\/td>\n<td>Pendapatan Tetap<\/td>\n<td>Rp1000.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Schroder USD Bond Fund<\/td>\n<td>Pendapatan Tetap<\/td>\n<td>$5.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Schroder Dana Likuid<\/td>\n<td>Pasar Uang<\/td>\n<td>Rp100.000<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/div>\n<h2>Jenis-Jenis Investasi Reksadana BCA<\/h2>\n<p>Berikut beberapa pilihan produk <a title=\"Cari Pilihan Investasi Reksadana Terbaik di Sini!\" href=\"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/keuangan\/investasi\/reksadana-terbaik\/\">reksadana terbaik<\/a> yang bisa kita beli melalui manajer investasi yang bekerja sama dengan BCA. Jenis-jenis produk reksadana serta profil risiko dan imbal hasilnya berikut ini dapat menjadi pertimbangan penting. Tentu saja sesuai dengan tujuan investasi kita.<\/p>\n<p><strong>1. Reksa dana pasar uang<\/strong><\/p>\n<p>Reksa dana pasar uang adalah investasi yang ditempatkan pada instrumen pasar uang atau efek dalam negeri dengan jangka waktu tidak lebih dari satu tahun.\u00a0Cocok untuk investasi jangka pendek dan tidak menginginkan risiko tinggi alias konservatif.<\/p>\n<p><strong>2. Reksa dana terproteksi<\/strong><\/p>\n<p>Sesuai dengan namanya, terdapat proteksi 100 persen untuk nilai investasi kita di awal bila tidak dicairkan hingga jatuh tempo. Jangka waktu investasi produk ini adalah satu sampai tiga tahun dan cocok bagi investor konservatif.<\/p>\n<p><strong>3. Reksa dana pendapatan tetap<\/strong><\/p>\n<p>Reksa dana pendapatan tetap mengharuskan kita berinvestasi sedikitnya 80 persen dari Nilai Aktiva Bersih (NAB) di efek utang atau obligasi. Jangka waktunya adalah satu sampai tiga tahun.<\/p>\n<p><strong>4. Reksa dana campuran<\/strong><\/p>\n<p>Reksadana campuran adalah produk investasi reksadana yang dananya ditempatkan di saham, obligasi, dan pasar uang.\u00a0Jangka waktu investasi yang disarankan adalah tiga sampai lima tahun. Profil risikonya cukup tinggi namun dengan imbal hasil yang sebanding pula.<\/p>\n<p><strong>5. Reksa dana saham<\/strong><\/p>\n<p>Reksa dana saham merupakan produk investasi reksadana dengan dana ditempatkan pada pasar saham minimal 80 persen dari NAB.\u00a0Jangka waktu yang disarankan adalah lebih dari lima tahun dengan profil risiko tinggi namun imbal hasil tinggi. Cocok bagi investor agresif.<\/p>\n<h2>Keuntungan Membeli Reksadana BCA<\/h2>\n<p>Berikut ini\u00a0keuntungan yang bisa kamu dapatkan apabila berinvestasi di reksadana BCA. Berikut beberapa keuntungan dari reksa dana BCA, antara lain:<\/p>\n<p class=\"fusion-responsive-typography-calculated\" data-fontsize=\"24\" data-lineheight=\"36px\"><span id=\"Pengelolaan_yang_Profesional\" class=\"ez-toc-section\"><\/span><strong>Pengelolaan yang Profesional<\/strong><\/p>\n<p>Keuntungan yang pertama adalah, reksadana BCA ini dikelola dan dimonitor setiap hari oleh Manajer Investasi.\u00a0Manajer investasi ini sangat profesional dan berpengalaman dalam bidang manajemen investasi. Jadi, kamu tidak perlu khawathr tentang siapa yang mengelola dana investasimu. Dengan begitu maka kamu bisa terbebas dari pekerjaan administrasi serta pengamatan pasar setiap saat.<\/p>\n<p class=\"fusion-responsive-typography-calculated\" data-fontsize=\"24\" data-lineheight=\"36px\"><span id=\"Diversifikasi_Investasi\" class=\"ez-toc-section\"><\/span><strong>Diversifikasi Investasi<\/strong><\/p>\n<p>Manajer investasi akan melakukan diversifikasi portofolio investasi yang akan memperkecil risiko investasi yang dapat terjadi. Diversifikasi investasi ini bisa dilakukan tentunya karena kumpulan dana dari banyak investor.<\/p>\n<p class=\"fusion-responsive-typography-calculated\" data-fontsize=\"24\" data-lineheight=\"36px\"><span id=\"Transparansi\" class=\"ez-toc-section\"><\/span><strong>Transparansi<\/strong><\/p>\n<p>Transparansi merupakan salah satu aspek yang penting bagi investor. Dengan begitu, maka investor dapat mengetahui komposisi aset dan instrumen portofolio investasi, risiko, serta biaya-biaya yang ada. Reksadana ini memberikan informasi-informasi tersebut.<\/p>\n<p>Selain itu, untuk proses pembukuan dilakukan oleh pihak independen selain manajer investasi yaitu bank kustodian. Serta, pembukuan tersebut wajib diperiksa oleh akuntan publik yang terdaftar di OJK.<\/p>\n<p class=\"fusion-responsive-typography-calculated\" data-fontsize=\"24\" data-lineheight=\"36px\"><span id=\"Potensi_Pertumbuhan_Nilai_Investasi\" class=\"ez-toc-section\"><\/span><strong>Potensi Pertumbuhan Nilai Investasi<\/strong><\/p>\n<p>Dengan adanya akumulasi dana dari para investor maka, reksadana memiliki kekuatan untuk mendapatkan biaya investasi yang relatif rendah karena besarnya dana yang dikelola.\u00a0Selain itu, bisa mendapatkan akses pada instrumen investasi yang mungkin sulit untuk dilakukan secara individual.<\/p>\n<div class=\"google-auto-placed ap_container\">Dengan begitu, maka hal tersebut dapat memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh pemegang unit penyertaan untuk memperoleh hasil investasi yang menarik sesuai dengan tingkat risikonya.<\/div>\n<div>\n<p class=\"fusion-responsive-typography-calculated\" data-fontsize=\"24\" data-lineheight=\"36px\"><strong>Dana Awal Investasi yang Terjangkau<\/strong><\/p>\n<p>Untuk dana awal dalam berinvestasi reksadana ini dapat dikatakan relatif kecil jika dibandingkan dengan berinvestasi langsung di pasar modal.<\/p>\n<p class=\"fusion-responsive-typography-calculated\" data-fontsize=\"24\" data-lineheight=\"36px\"><span id=\"Bukan_Objek_Pajak\" class=\"ez-toc-section\"><\/span><strong>Bukan Objek Pajak<\/strong><\/p>\n<p>Keuntungan lainnya dari berinvestasi reksadana adalah hasil penjualan kembali serta keuntungan dari hasil investasi reksa dana bukan merupakan objek pajak. Menarik kan?<\/p>\n<\/div>\n<h2>Cara Membeli Reksadana BCA<\/h2>\n<p>Terdapat dua cara untuk membeli reksadana BCA, antara lain melalui aplikasi Welma dan mengunjungi kantor cabang BCA terdekat.<\/p>\n<h3><strong>1. Membeli Reksadana BCA Melalui Aplikasi Welma<\/strong><\/h3>\n<p>Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, berinvestasi reksadana melalui aplikasi Welma akan lebih memudahkan kamu. Hanya dalam genggaman tangan, kamu bisa menemukan profil risiko dalam berinvestasi, melakukan perbandingan produk reksadana, dan tentunya melakukan transaksi jual beli produk reksadana.<\/p>\n<p>Caranya juga mudah, kamu hanya perlu mengunduh aplikasinya. Di halaman awal, kamu akan diminta untuk memasukkan User ID dan password jika sudah memilikinya, jika belum klik tombol \u201cRegister\u201d. Masukkan data untuk membuat User ID dan hubungkan akun Welma dengan rekening BCA. Perlu diketahui bahwa pengguna Welma wajib memiliki rekening di BCA terlebih dahulu.<\/p>\n<p>Setelah <em>setup <\/em>sudah selesai, langkah selanjutnya adalah menjawab beberapa pertanyaan yang nantinya akan menunjukkan profil risiko investor. Jika profil risiko sudah diketahui, aplikasi akan mengarahkanmu ke rekomendasi produk yang sekiranya bisa dipilih. Dengan begitu, kamu sudah bisa mulai kegiatan transaksi reksadana.<\/p>\n<h3><strong>2. Membeli Reksadana BCA Melalui Kantor Cabang Terdekat<\/strong><\/h3>\n<p>Mungkin melakukan investasi reksadana sendiri membingungkan bagi pemula. Oleh karena itu, cara ini dapat lebih membantu kamu dan mendapatkan bimbingan terkait produk reksadana yang perlu dipilih. Caranya adalah dengan mengunjungi kantor cabang BCA terdekat. Datangi <em>customer service <\/em>dan kamu akan dipandu olehnya.<\/p>\n<p>Jangan lupa untuk membawa KTP dan NPWP sebagai syarat pembelian reksadana di kantor cabang. Saat sudah bersama petugas BCA, isi formulir pembelian dan portofolio yang diberikan. Pastikan informasi yang dicantumkan adalah yang sebenar-benarnya. Setelah itu, transaksi dapat dilakukan dan diselesaikan.<\/p>\n<h2>Biaya Transaksi dan Fee untuk Membeli Reksadana BCA<\/h2>\n<p>Saat kamu menjadi investor reksa dana BCA, kamu akan dikenakan sejumlah biaya di antaranya:<\/p>\n<ol>\n<li>Biaya pembelian berkisar 0,5% \u2013 2%.<\/li>\n<li>Biaya pengalihan aset sebesar 0,5%, namun beberapa produk reksa dana tidak dapat dialihkan.<\/li>\n<li>Biaya penjualan sebesar 0,5%, biaya penjualan ini dibebankan kepada investor berdasarkan lamanya investasi, bila kamu ingin menjual reksa dana yang dimiliki kurang dari kurun waktu 3 bulan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Itulah biaya-biaya investasi reksa dana BCA yang perlu kamu ketahui sebelum melakukan pembelian aset reksa dana di kantor cabang BCA. Selain reksa dana rupiah,\u00a0ternyata ada juta reksa dana USD yang dijual oleh Bank BCA. Nama produk-produk reksa dana USD tersebut di antaranya; BNP Paribas Prima II, Schrolder Global Shariah Equity Fund, dll.<\/p>\n<p>Semua produk reksa dana yang dijual di Bank BCA memiliki ketentuan dan syarat pembelian yang berbeda-beda dari satu produk dengan produk lainnya.<\/p>\n<p>Oleh karenanya, kamu bisa mengeceknya melalui website bank BCA. Dan, untuk mengetahui prospek atau kinerja dari masing-masing produk reksa dana BCA, kamu bisa mengunduh prospektus dari produk reksa dana yang dijual oleh BCA melalui literatur produk di website resmi mereka.<\/p>\n<h2>Risiko Investasi Reksadana<\/h2>\n<p>Sebagaimana reksadana secara <a title=\"Artikel Kategori Asuransi Umum Terbaru\" href=\"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/asuransi\/umum\/\">umum<\/a>, reksadana bank BCA juga memberikan informasi terkait risiko yang ada pada reksadana. Adapun risiko yang ada jika melakukan investasi reksadana BCA sebagai berikut.<\/p>\n<p><strong>1. Risiko Nilai Unit Peserta Berkurang<\/strong><\/p>\n<p>Risiko reksadana ini dapat disebabkan oleh beberapa hal antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Perubahan pada kondisi pasar, seperti inflasi, nilai suku bunga, dan sebagainya.<\/li>\n<li>Wanprestasi dari perusahaan penerbit efek atau pihak terkait reksadana.<\/li>\n<li>Terjadinya <em>force majeure <\/em>pada penerbit.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>2. Risiko Perubahan Kondisi Politik dan Ekonomi Negara<\/strong><\/p>\n<p>Risiko reksadana ini dapat terjadi jika dipengaruhi oleh kondisi ekonomi, peraturan setempat, serta perilaku bisnis dalam sektor bisnis tertentu. Adapun kondisi politik negara juga dapat mempengaruhi kegiatan reksadana investor, seperti makro ekonomi, pajak, dan sebagainya.<\/p>\n<div class=\"margin-top-40 margin-bottom-40 hidden-xs text-center\">\n<p><strong>3. Risiko Likuiditas<\/strong><\/p>\n<p>Seperti yang diketahui, ketika menjalani <a title=\"Informasi tentang Investasi Reksadana Terlengkap\" href=\"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/keuangan\/investasi\/investasi-reksadana\/\">investasi reksadana<\/a> di BCA, seluruh modal reksadana dikelola oleh Manajer Investasi. Investor berhak untuk melakukan penjualan kembali terhadap produk reksadananya. Namun, jika banyak investor yang melakukan penjualan secara bersamaan, terdapat kemungkinan bahwa pengelola tidak dapat memenuhi kewajibannya untuk melakukan likuidasi terhadap produk yang dijual kembali. Hal ini mungkin terjadi dalam kondisi <em>force majeure<\/em> dan Manajer Investasi dapat menolak penjualan kembali Unit Penyertaan.<\/p>\n<p><strong>4. Risiko Nilai Tukar<\/strong><\/p>\n<p>Setiap mata uang pasti memiliki nilai tukarnya masing-masing yang tentunya mengikuti kondisi perekonomian negaranya dan juga dunia. Mengingat hal itu, nilai tukar tiap mata uang fluktuatif atau tidak stabil. Fluktuasi ini dapat mempengaruhi modal reksadana BCA yang ditanamkan sehingga menimbulkan adanya risiko nilai tukar.<\/p>\n<p><strong>5. Risiko Ketentuan Pajak dan Provisi<\/strong><\/p>\n<p>Risiko ini dapat terjadi ketika ada perubahan pada ketentuan hukum atau kebijakan pemerintah, terutama di bidang ekonomi makro yang berkaitan dengan efek. Tingkat pengembalian bahkan hasil investasi dapat berubah dan menjadi tidak stabil karena dipengaruhi oleh ketentuan-ketentuan negara tersebut.<\/p>\n<\/div>\n<h2>Pertanyaan Umum Seputar Investasi Reksadana BCA<\/h2>\n<figure id=\"attachment_22616\" aria-describedby=\"caption-attachment-22616\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-22616\" src=\"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pertanyaan-Umum-Seputar-Investasi-Reksadana-BCA-e1672589569900.jpg\" alt=\"Pertanyaan Umum Seputar Investasi Reksadana BCA\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pertanyaan-Umum-Seputar-Investasi-Reksadana-BCA-e1672589569900.jpg 600w, https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/Pertanyaan-Umum-Seputar-Investasi-Reksadana-BCA-e1672589569900-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-22616\" class=\"wp-caption-text\">Sumber Foto: ITTIGallery Via Shutterstock<\/figcaption><\/figure>\n<p>Ada beberapa pertanyaan penting yang kerap dijadikan pertimbangan bagi calon investor untuk memulai, seperti halnya berikut ini:<\/p>\n<h3>1. Berapa Minimal Dana untuk Membeli Reksadana BCA?<\/h3>\n<p>Di BCA, dana minimum yang bisa ditempatkan adalah Rp8 juta. Padahal, saat ini dengan hanya Rp100.000, kamu sudah bisa membeli reksa dana pasar uang. Jangka waktu investasi di reksa dana pasar uang pun tidak dibatasi, sama seperti kita menyimpan dana di tabungan<\/p>\n<h3>2. Bagaimana Cara Mencairkan Reksadana BCA?<\/h3>\n<p>Transaksi redemption atau pencairan dapat dilakukan di tempat awal kamu membeli Reksa Dana. Misalnya kamu membeli (subscription) Reksa Dana pertama kali di Bank APERD (Agen Penjual reksadana), maka kamu harus mencairkan Reksa Dana di Bank APERD tersebut. Begitu pula halnya jika kamu membeli Reksa Dana di Manajer Investasi\/APERD\/gerai penjualan, kamu juga harus mencairkan Reksa Dana di Manajer Investasi\/APERD\/gerai penjualan tempatmu membeli Reksa Dana tersebut.<\/p>\n<p>Namun, tidak perlu khawatir karena saat ini sudah banyak Manajer Investasi\/APERD\/gerai penjualan yang menyediakan situs\/aplikasi transaksi secara online, sehingga dapat mempermudahkanmu dalam melakukan transaksi baik <em>subscription, redemption<\/em>, ataupun <em>switching<\/em> Reksa Dana. Terlepas dari ketentuan waktu pencairan, hal yang penting diperhatikan sebelum mencairkan dana investasi adalah memastikan data yang kita masukkan benar seperti nama dan nomor rekening bank. Jika semua sudah lengkap maka pencairan dana Reksa Dana bisa dilakukan dengan lancar.<\/p>\n<h3>3. Asuransi yang Cocok untuk Investor Reksadana?<\/h3>\n<p>berikut adalah rekomendasi asuransi investasi yang ada di Indonesia, diantaranya:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Prudential<\/strong><\/li>\n<li><strong>Manulife<\/strong><\/li>\n<li><strong>AIA Financial<\/strong><\/li>\n<li><strong>Generali iPLAN<\/strong><\/li>\n<li><strong>Allianz<\/strong><\/li>\n<li><strong>AXA Mandiri<\/strong><\/li>\n<li><strong>Avrist Investment Link Syariah<\/strong><\/li>\n<li><strong>BRI Life<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Reksadana bank BCA merupakan layanan investasi yang mudah dan aman. Hanya dalam genggaman tangan, kamu sudah bisa menanamkan modal dengan mudah. Tidak hanya dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun, investasi reksadana ini juga dilakukan tanpa pengelolaan dan pemantauan lanjutan yang dilakukan oleh investor. Dengan kata lain, investor hanya perlu melakukan transaksi.<\/p>\n<p>BCA dan Manajer Investasi yang bekerja sama dengan BCA juga dapat dijamin keamanan dan kredibilitasnya. Hal ini dapat terjadi karena keduanya terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dengan begitu, investor tidak perlu lagi khawatir atas terjadinya investasi bodong ketika menggunakan layanan investasi reksadana BCA. Jangan lupa, investor juga perlu memahami soal serba-serbi asuransi lainnya di Qoala Apps maupun Blog Qoala.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perlu diketahui, investasi reksadana BCA adalah salah satu pilihan kamu untuk membeli produk reksa dana melalui bank. Bagi yang belum mengenal, reksa dana merupakan produk investasi yang menggunakan metode penghimpunan dana dari investor. Selanjutnya, dana yang dihimpun akan diinvestasikan manajer investasi ke berbagai instrumen seperti saham, obligasi, deposito, dan produk pasar uang lainnya. Jadi, dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":184234713,"featured_media":22473,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jetpack_post_was_ever_published":false,"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_is_tweetstorm":false,"jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","enabled":false}}},"categories":[1820],"tags":[1789,1566],"class_list":["post-22421","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-manajemen-aset","tag-invest","tag-reksadana"],"jetpack_publicize_connections":[],"acf":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/investasi-reksadana-bca-Apichatn21-Via-Shutterstock.jpg","jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_shortlink":"https:\/\/wp.me\/pcQ8Ao-5PD","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22421","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/184234713"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=22421"}],"version-history":[{"count":8,"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22421\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22617,"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/22421\/revisions\/22617"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/22473"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=22421"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=22421"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.qoala.app\/id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=22421"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}