Oli motor matic merupakan bagian penting suatu kendaraan bermotor yang perlu dirawat juga diganti secara rutin. Performa sebuah kendaraan akan semakin bagus jika perawatan dilakukan dengan baik dan berkala. Setidaknya kamu harus sedikit mengetahui komponen-komponen pada motor agar bisa merawatnya.

Salah satu komponen yang harus diperhatikan adalah oli. Dengan mengetahui dan memahami waktu mengganti oli, maka kinerja dari komponen lain yang berkaitan dengan oli akan semakin baik. Ganti oli secara rutin akan membuat mesin dan komponen lain terjaga, sehingga motor mampu bertahan lebih lama. Berikut ini beberapa hal mengenai oli motor matic yang akan Qoala bahas secara lengkap.

Fungsi Oli Motor Matic yang Harus Diketahui

fungsi oli motor matic
Sumber foto: Seasontime via Shutterstock

Oli matic merupakan oli yang diperuntukkan untuk kendaraan automatic atau motor matic. Ya, oli motor matic memang dikhususkan untuk kendaraan matic, yakni kendaraan dengan gigi otomatis. Lantas apa saja fungsi oli motor bagi kendaraan roda dua ini?

1. Pelumas Mesin Motor

Oli matic sebagai cairan yang dapat melumasi komponen mesin motor yang sudah halus maupun kasar. Fungsi oli motor matic terbaik membuat pergesekan antar komponen mesin menjadi halus dan hilangkan karatan. Oleh karena itu, mengganti oli secara berkala dan teratur akan menjaga mesin motor matic.

2. Suhu Mesin Menjadi Normal

Pernah mengalami mesin motor matic dalam keadaan panas? Biasanya kondisi panas disebabkan oleh oli motor matic yang jarang diganti. Oli berperan menekan suhu mesin menjadi suhu normal, sehingga tidak cepat panas. Ketika sedang beroperasi pun oli mampu mendinginkan.

3. Memperpanjang Usia Mesin Motor

Mesin motor akan lebih panjang usianya jika oli motor matic rutin diganti. Oli terbaik untuk motor matic injeksi penting diperhatikan sebab memiliki fungsi membuat seluruh komponen mesin menjadi lancar kembali seperti kondisi normal.

 4. Menghemat Biaya

Oli motor matic dapat menekan biaya pengeluaran apabila pergantiannya bisa kamu lakukan secara berkala. Dengan begitu, efek yang didapatkan dari penggantian oli secara berkala adalah mesin dan komponen lainnya menjadi lebih sehat. Sehingga, meminimalkan perbaikan.

Jenis Oli Motor Matic yang Perlu Diketahui dan Rutin Diganti

Mungkin kamu masih bingung mengenai apa saja komponen mengenai oli motor yang perlu rutin diganti. Berikut jenis oli motor matic yang harus diganti dan diperhatikan:

1. Oli Gardan atau Gear Oli

Oli gardan motor matic harus diganti segera apabila motor sudah tidak nyaman digunakan. Hal ini penting untuk menjaga kinerja dari oli sebagai pelumas. Ya, oli gardan berfungsi untuk melindungi komponen-komponen transmisi yang saling bergesekan di dalam box garda serta memperlancar kinerja dari transmisi otomatis.

Kamu harus tahu interval pergantian oli gardan yang berbeda dengan oli mesin. Pada oli gardan setiap 2000 km harus diganti. Namun, hal ini perlu disesuaikan juga dengan kondisi jalan yang dilalui maupun intensitas pada pemakaian motor.

Jika oli gardan terlambat diganti atau tidak pernah diganti sama sekali, maka akan merugikan pemilik kendaraan itu sendiri. Efeknya bisa menyebabkan terjadinya kerusakan pada komponen-komponen motor matic seperti ada suara kasar yang timbul dari dalam box CVT.

Pergantian oli motor matic untuk oli gardan untuk waktu pergantian harus dilihat dulu perbandingannya dengan oli mesin. Adapun patokan yang bisa dipakai ketika akan mengganti oli gardan adalah 1:3 dengan pergantian oli mesin. Artinya, apabila kamu sudah lakukan ganti oli mesin 3 kali, maka ganti juga oli transmisi.

Oli gardan tidak perlu ganti sesering oli mesin karena kinerja dari oli gardan tidak sebanyak oli mesin. Oli transmisi atau gear oli dipergunakan sebagai pelumas roda gigi saja. Meskipun begitu, kamu harus tetap memperhatikannya supaya kinerja tetap terjaga dengan baik.

2. Oli Mesin

Oli mesin harus diganti supaya kinerja mesin tetap terjaga dengan bagus dan tidak mengalami masalah. Apabila sering terlambat mengganti tentu akan berpengaruh terhadap sistem kerja komponen yang bisa berefek pada motor matic mengalami kerusakan.

Pastikan kamu tahu kapan jadwal mengganti oli mesin dan pilihlah oli sesuai dengan tipe kendaraan. Jika motor produksi dari Honda, maka tidak salah kalau memilih oli motor matic Honda. Kesesuaian oli yang dipergunakan juga dapat mempengaruhi performa motor matic.

Oli motor pada kendaraan dengan transmisi matic sebaiknya diganti kurang lebih setiap bulan. Kamu harus segera mengganti oli mesin sebelum tarikan sudah mulai terasa berat. Pilihlah oli mesin yang dapat melindungi komponen-komponen dalam mesin motor. Saat ini sudah banyak tersedia oli yang berkualitas dan disesuaikan dengan tipe kendaraan.

Rekomendasi Oli Motor Matic Terbaik

jenis oli motor matic
Sumber foto: papa1266 via Shutterstock

Oli merupakan komponen penting yang mendukung kinerja mesin serta komponen-komponen lainnya pada motor. Selain sebagai pelumas, pelumas motor dengan kualitas yang bagus dapat menurunkan temperatur mesin secara optimal dengan sempurna. Ketika mesin dalam keadaan mati, maka oli akan kembali ke bak penampungan di dalam mesin.

Oli motor yang bagus dapat mencegah mesin mengalami overhead serta membersihkan komponen mesin sehingga berdampak positif pada performa mesin motor yang optimal. Dua bahan yang dipergunakan untuk membuat oli mesin motor matic adalah aditif dan base oil. Bahan aditif berperan membersihkan komponen mesin dari sisa-sisa pembakaran, sedangkan base oil berperan sebagai pemberi pelumas pada komponen mesin.

Usia komponen mesin motor akan panjang jika oli mesin berkualitas. Jangan lupa untuk selalu rutin mengganti oli agar tidak terjadi penumpukan karbon sisa pembakaran di ruang mesin serta menjaga kebersihan ruang mesin. Berikut ini rekomendasi oli motor matic terbaik di tahun 2021.

1. Top 1 Action Matic

Top 1 Action Matic merupakan salah satu produk dari brand pelumas Internasional dari California, Amerika Serikat. Harga oli motor matic  yang ditawarkan cukup terjangkau yaitu antara Rp35 ribu hingga Rp52 ribu disesuaikan dengan ukuran.

Oli ini dirancang untuk pabrikan motor matic Jepang (Honda dan Yamaha) keluaran terbaru. Jadi, untuk oli motor matic Honda Beat dapat menggunakannya. Top 1 Action Matic menggunakan teknologi smooth riding additive dan kadar sintetik yang tinggi sehingga mampu menghadirkan sensasi berkendara yang halus dan nyaman.

Oli ini tersedia dalam ukuran botol 800 ml hingga 1 liter dengan viskositas SAE 10W-30, 10W-40 dan 20W-40. Tipe motor matic keluaran Jepang, misal Yamaha NMAX, Yamaha Lexi, Yamaha Aerox, Yamaha Mio series, dan lainnya bisa memakai oli motor matic Top 1 tipe 10W-40. Sedangkan Honda Beat, Vario series, Scoopy, dan PCX bisa memakai 10W-30.

2. Castrol Active Matic

Castrol Active Matic merupakan oli motor yang sangat berkualitas dari pabrikan British Petroleum, Inggris. Oli ini memiliki standar API SN yang terbuat dari bahan dasar semi sintetik dengan kekentalan atau SAE oli motor matic 10W-3- dan 20W-40 dan kapasitas 1 liter. Harga di pasaran dibanderol dengan harga kisaran Rp50 ribu.

3. Motul Scooter LE 10W 30

Motul Scooter LE 10W-30 memiliki kualitas mumpuni dengan ukuran 0,8 liter. Oli ini sangat populer di dunia balap internasional maupun nasional seperti roadrace, dragbike, motocross, dan grasstrack. Kabar baiknya, oli motor matic berkualitas ini dapat digunakan pada motor matic baru maupun lawas.

4. Shell Advance AX7 Matic

Royal Dutch Shell dari Belanda menghadirkan oli motor yang dikhususukan untuk motor matic dengan formula terbaik berbahan dasar semi sintetik. Dengan standar API-SM, Shell Advance hadir dengan pilihan kapasitas 0,8 liter dan 1 liter. Harga yang ditawarkan berada di kisaran Rp55 ribu.

5. Suzuki Genuine Oil SGO

Pelumas motor yang dikhususkan untuk kendaraan roda dua ini sangat direkomendasikan untuk motor Suzuki. Dengan kapasitas 0,8 liter berstandar JASo MB, oli ini baik digunakan untuk motor matic dengan kopling kering. Penggunaan oli ini dapat mencegah pengendapan dan korosi mesin atau oksidasi. Dibekali viskositas 10W-40 API SL, oli ini dibanderol dengan harga Rp45 ribu.

6. Federal Matic 30

Federal Matic 30 diklaim mampu meningkatkan akselerasi serta ketahanan mesin. Adanya active coly membuat oli ini dapat melindungi gesekan antar komponen mesin. Oli ini dibuat dengan standar JASO MB, API SI dengan viskositas 10W-30 ukuran 800 ml. Umumnya oli matic ini digunakan untuk Honda Vario. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau yaitu Rp35 ribu saja.

7. Repsol Moto 4T 10W 30 Matic

Ingin mesin motor matic awet dan tahan lebih lama juga bertenaga? Kamu bisa memilih oli dari Repsol ini yang berstandar API SJ dan JASO MB dengan viscosity 10W-30. Oli ini cocok digunakan pada motor matic merk Yamaha, Honda, serta Suzuki. Harga oli motor matic ini dibanderol dengan harga Rp35-40 ribu.

8. Yamalube Super Matic

Oli Yamalube Super Matic mampu membuat temperatur mesin tetap stabil atau dingin sehingga performa motor lebih optimal. Berstandar JASO MB, oli ini cocok digunakan pada semua motor matic dari Yamaha. Oli motor matic ini dibuat dengan viscosity 10W-40 serta API SL, dengan ukuran 1 liter. Harga yang ditawarkan berada di kisaran Rp54 ribu.

9. AHM SPX2

Oli ini memadukan bahan full synthetic extra superior yang bagus untuk motor matic Honda. AHM SPX2 berstandar JASO MB, API SL, dan viscosity 10W-30. Dengan ukuran 800 ml, oli ini dibanderol dengan harga Rp44 ribu.

10.  BM1 PC 1500 Matic

Oli motor matic ini berstandar JASO MB, API SL dengan viscosity 10W-30. Dengan menggunakan oli ini, maka transmisi mesin motor matic kamu akan mulus serta mampu menempuh jarak jauh dengan stabil. Oli ini membuat mesin tetap terlumasi serta terlindungi secara total. Harga oli ini dibanderol pada kisaran Rp61 ribu hingga Rp95 ribu.

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Mengganti Oli Motor Matic?

Mengganti oli motor matic Honda Beat atau lainnya secara rutin sangat penting dilakukan agar performa dan kinerja motor tetap terjaga. Namun, kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli tentu harus diperhatikan. Jangan sampai lupa tidak mengganti sehingga menimbulkan masalah pada motor matik kamu. Berikut waktu yang tepat untuk mengganti oli motor matic.

1. Tiap 2000 km

Apabila motor matic kamu sudah menempuh jarak 2000 km, maka usahakan segera ganti oli. Oli lama dalam motor sudah tidak layak sehingga dapat merusak komponen motor. Mau pilih oli motor matic yang wangi atau bukan, sesuaikan dengan tipe motor kamu.

2. Tiap 3000 km

Setiap 3000 km, oli motor matic harus segera diganti dengan yang baru. Motor matic dengan jarak tempuh 3000 km umumnya sudah digunakan selama 2 bulan. Dengan jarak tempuh tersebut, tentunya lupa mengganti oli motor akan sangat berbahaya.

Umumnya, ganti oli dilakukan setiap 1 atau 2 bulan sekali setiap menempuh jarak 2000-300 km. Namun apabila kamu bukan tipe orang yang suka bepergian atau keluar rumah dan hanya memakai motor sekitar 20 hingga 50 kilometer saja, kamu tetap harus menggantinya setiap 2 bulan sekali.  Meskipun jarang dipakai, oli dalam motor harus tetap diganti agar tidak merusak komponen kendaraan.

Selain itu, kamu harus mengganti oli 2 setiap 2 minggu sekali jika jarak tempuh harian mencapai 200 km. Hal itu untuk menjaga motor matic dalam keadaan prima dan berfungsi baik, sehingga motor tidak akan mati tiba-tiba. Harga oli motor matic Yamaha maupun Honda dan lainnya tentu tidak seberapa jika dibanding dengan biaya perbaikan.

Tips Merawat Oli Motor  Matic

Merawat motor matic yang menggunakan sistem pembakaran karburator maupun injeksi tentu membutuhkan perawatan khusus dan telaten. Motor matic dengan berbagai tipe, seperti Honda Vario techno 125, Honda Beat, Yamaha Mio, Scoopy, dan lainnya memiliki perawatan yang berbeda-beda sesuai kondisi motor. Berikut tips merawat motor matic yang perlu kamu tahu.

1.  Usahakan Untuk Memanaskan Motor Setiap Hari

Kamu perlu memanaskan motor matic setiap hari supaya oli dapat melumasi mesin. Panaskan motor matic kurang lebih 5 menit hingga 10 menit setiap harinya secara rutin. Untuk pemanasan harian, sebaiknya gunakan kick starter saja, agar lebih efektif dan efisien.

2.  Jangan Lupa Mengganti Oli Mesin Secara Rutin

Mengganti oli sangat penting dilakukan sesuai jadwal. Umumnya pergantian oli dilakukan setiap jarak tempuh 2000-3000 km. Jika kamu dengan jadwal ganti oli, maka ganti setiap 2 atau 3 bulan sekali dan pakai oli sesuai spesifikasi motor matic.

3.  Periksa Kondisi Aki dan Busi Secara Berkala

Bukan perkara mudah untuk mengetahui kondisi aki pada motor yang memiliki transmisi matic. Aki yang soak dapat menyebabkan motor matic kehilangan power, kelistrikan mati, dan starter susah hidup. Oleh sebab itu, periksa secara berkala kondisi aki dan busi motor matic. Dengan rutin cek kondisi, maka kondisi motor bebek matic akan tetap stabil dan optimal.

4.  Stabilkan Kecepatan Gas Saat Berkendara

Pastikan selalu stabil dalam mengatur kecepatan gas ketika berkendara. Jika tidak, mesin motor matic akan cepat rusak. Kecepatan yang kurang stabil pada motor matic bukan hanya merusak mesin, tetapi juga merusak v belt. So, menjaga kestabilan kecepatan saat berkendara sangat penting untuk dilakukan.

Menjaga performa motor dengan rutin mengganti oli motor matic akan membantu mengoptimalkan kinerja kendaraan. Oleh karena itu, rawatlah motor matic kamu agar selalu terawat dan prima untuk berkendara. Selain itu, berikan proteksi berupa asuransi kendaraan untuk mencegah dan meminimalisir risiko yang berdampak pada finansial kamu. Yuk, dapatkan asuransi dengan premi menarik di Qoala App!