7 Cara Mudah Menghilangkan Asap Putih dari Knalpot

Artikel ini terakhir diperbarui September 24, 2021 by Rinaldi Syahran
7 Cara Mudah Menghilangkan Asap Putih dari Knalpot
Sumber Foto: Jarhe Photography Via Shutterstock
Bagikan ke Teman:

Seringkali saat sedang di jalanan, pastinya kamu melihat sepeda motor yang mengeluarkan asap dari knalpot, bukan? Atau justru kamu yang pernah mengalami hal serupa? Jika iya, berarti ada sejumlah komponen motor yang sedang bermasalah. Pada umumnya, knalpot yang mengeluarkan asap atau knalpot ngebul dikenal juga dengan istilah fogging. Pasalnya, asap yang keluar dapat mengganggu pengendara lainnya karena akan terhirup serta menimbulkan polusi udara. Jangan salah, ternyata ada beberapa faktor yang mengakibatkan hal ini terjadi, tetapi tenang karena terdapat cara menghilangkan asap putih dari knalpot motor.

Perlu diketahui, jika asap yang keluar berwarna hitam, hal ini dapat dipastikan jika proses pembakaran pada mesin kurang maksimal. Masalah ini biasanya disebabkan karena bensin yang masuk tidak dibakar sempurna sebab udara yang kurang. Solusinya cukup mudah, kamu bisa melakukan penyetelan ulang pada ECU atau Electronic Control Unit.

Sedangkan jika asap yang keluar berwarna putih, hal ini bisa jadi disebabkan oleh oli mesin yang naik dan masuk ke ruang bakar sehingga oli ikut terbakar. Masalah ini kerap terjadi karena sejumlah faktor, mulai dari ring piston yang kering, seal klep sudah aus, piston sudah baret atau celah klep bocor. Berikut ini Qoala akan memberikan penjelasan lengkap untuk kamu terkait penyebab knalpot motor keluar asap putih tipis dan cara menghilangkan asap putih dari knalpot mobil maupun motormu.

Penyebab Knalpot Motor Mengeluarkan Asap

Penyebab Knalpot Motor Mengeluarkan Asap
Sumber Foto: BG-Photos Via Shutterstock

Saat knalpot motor mengeluarkan asap putih tentu ada masalah yang terjadi pada kendaraanmu. Tak perlu khawatir, sebab munculnya asap ini disebabkan oleh beberapa hal berikut ini.

1. Jenis Knalpot Tertentu Berpotensi Mengeluarkan Asap

Kendaraan motor kamu menggunakan knalpot racing? Biasanya knalpot jenis ini hadir untuk membuat suara motor menggelegar di tipe sport, seperti Yamaha R15, Yamaha MT-15, dan lain-lain. Di sisi lain, knalpot racing diklaim pula bisa meningkatkan performa mesin.

Hanya saja knalpot racing bukan tanpa kekurangan. Komponen gas buang tipe ini menggunakan sistem semprot oli ke knalpot untuk bertahan di suhu yang tinggi. Dampak negatif yang bisa terjadi, oli bercampur dengan sisa pembakaran. Sehingga menghasilkan suhu gas exhaust relatif tinggi. Hal itulah yang menyebabkan kebakaran di bagian dalam knalpot.

Saat volume oli mesin dalam keadaan cukup, peristiwa tersebut tidak berbahaya. Karena itu, kamu harus memastikannya setiap saat. Caranya dengan melepas knalpot motor, lalu mencoba menyalakan mesin.

Apabila kondisi mesin ngebul mengeluarkan asap putih, dalam kondisi seperti ini kamu sudah wajib waspada. Sebaiknya, untuk kamu yang menggunakan motor untuk menunjang aktivitas sehari-hari, Alangkah baiknya menggunakan knalpot standar. Meski tetap memiliki risiko kerusakan, knalpot standar relatif aman, asal semua komponen motor normal. Oh ya, penggunaan knalpot racing juga bisa membuat kamu terkena sanksi tilang, lho!

Pasalnya penggunaan knalpot racing dengan tingkat kebisingan yang tinggi, dilarang dalam aturan lalu lintas. Dasar hukumnya ada pada Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pada Pasal 285 disebutkan knalpot laik jalan merupakan salah satu persyaratan teknis kendaraan dikemudikan di jalan.

  • Dasar Hukum Knalpot laik Jalan

Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, knalpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Atas pasal itu, pihak kepolisian juga bisa menilang pengendara motor yang menggunakan knalpot tidak memenuhi syarat laik jalan. Bahkan, bila tanpa menggunakan alat pengukur kebisingan suara.

Standar tingkat kebisingan knalpot sudah ditentukan di Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009 Tentang Ambang Batas Kebisingan Kendaraan Bermotor Tipe Baru. Buat motor 80cc – 175cc maksimal bising 83 dB dan di atas 175cc maksimal bising 80 dB.

2. Silinder atau Liner Mesin Sudah Aus Menyebabkan Knalpot Berasap

Kedua, penyebab knalpot motor keluar asap putih tipis adalah Silinder aus. Hal ini ternyata juga bisa menjadi penyebab motor ngebul. Saat mesin motor bekerja, ring piston dan liner akan bergesekan. Pada rentang waktu tertentu keduanya bisa mengalami keausan, sehingga oli akan masuk ke ruang pembakaran. Jika mengalami hal ini, maka kamu perlu pergi ke tukang bubut.

Gejala yang dialami saat silinder aus adalah mesin akan loss power dan sulit dihidupkan ketika kondisi mesin masih dingin. Solusinya adalah harus servis ulang liner silinder atau melakukan bore up.

3. Batang Katup Mengalami Pembengkokan

Batang katup yang bermasalah akan menekan salah satu seal katup. Akibatnya, oli bisa masuk ke ruang pembakaran lewat celah yang ada. Pada umumnya, batang katup harus 100% lurus tanpa ada kebengkokan sedikitpun. Jika bengkok, maka posisinya tidak akan bisa diatur karena sisi lainnya akan tertekan dan longgar. Standarnya adalah lubang katup harus diletakkan secara center dengan lubang intake atau exhaust.

Adanya kelonggaran tersebut membuat oli mudah masuk ke ruang pembakaran. Maka dari itu kamu perlu mengganti seal katup dengan katupnya sekaligus, karena jika hanya salah satu saja, pasti masih akan timbul masalah yang sama.

4. Penyebab Motor Ngebul karena Ring Piston Sudah Aus

Ketika piston aus, gas menghasilkan banyak emisi dan menimbulkan asap berwarna putih. Jika warna asap berwarna hitam, berarti udara yang masuk lebih sedikit daripada bahan bakar.

Untuk mengatasinya, kamu perlu melakukan pengecekan pada ECU (Electronic Control Unit). Jika ada kerusakan yang cukup parah, maka harus melakukan pembongkaran mesin (overhaul). Hal ini biasanya ditandai dengan mesin akan sulit dihidupkan di pagi hari.

5. Seal Katup Bocor Menyebabkan Knalpot Berasap

Salah satu kemungkinan lagi yang menjadi penyebab knalpot motor keluar asap putih tipis adalah seal katup bocor. Sebagai informasi, seal katup adalah salah satu bagian mesin motor yang berfungsi sebagai jalan keluar masuknya udara ke ruang pembakaran.

Fungsi dari seal katup tersebut tidak akan bisa berjalan secara maksimal apabila komponen ini mengalami pengerasan, sehingga mengakibatkan kebocoran. Akibat dari kebocoran seal katup tersebut tak lain adalah masuknya oli ke dalam manifold.

Kebocoran seal katup dapat terjadi karena pemakaian motor yang sudah dalam jangka waktu lama. Motor yang sudah lama digunakan, lambat laun seal katupnya akan mengalami pengurangan kerapatan. Penggantian seal katup perlu dilakukan apabila komponen tersebut memang jelas mengalami kebocoran. Solusinya, kamu harus membawa kendaraanmu ke bengkel resmi untuk memastikan bahwa komponen yang menyebabkan asap ngebul adalah seal katup, sehingga bisa melakukan penggantian.

6. Pemasangan Katup Knalpot Tidak Tepat

Seperti pada pembahasan sebelumnya, botol klep yang pemasangannya tidak tepat akan bermasalah. Jangan sampai katup yang digunakan tertukar. Ketidaksesuaian posisi botol klep akan berpotensi menimbulkan kebocoran. Botol klep yang aus juga membuat kinerjanya tidak optimal.

Cara mengatasi hal tersebut adalah menyekir katup agar posisi katup sesuai atau pada posisi center. Kamu juga perlu mengecek kondisinya secara rutin. Jika memang mengalami keausan, maka harus diganti lagi dengan yang baru.

Masalah pada tiang payung klep juga dapat menjadi penyebab motor ngebul. Apabila komponen tersebut masih padat, maka masih aman. Berbeda lagi jika kondisinya sudah longgar. Hal yang perlu segera dilakukan jika ini terjadi adalah memeriksa dengan menggoyangkannya atau langsung mengganti tiang payung klep yang baru.

Perlu diketahui, pada pemasangan knalpot racing biasanya harus diikuti juga dengan setting ulang karburator. Ukuran spuyer harus dirubah dengan yang lebih besar dari ukuran standar. Jika tidak melakukan penyesuaian maka performa mesin juga tidak akan berubah karena bahan bakar yang masuk terlalu sedikit.

Pada sistem injeksi, pengaturan dilakukan dengan menaikkan skala CO dan HC untuk mengatur jumlah bahan bakar yang masuk. Menaikkan skala CO dan HC perlu memakai diagnostic tool, yang berarti pemasangan sebaiknya dilakukan pada bengkel yang punya alat tersebut.

7. Kondisi Oli Mesin Encer

Ada yang menyebut oli yang bagus adalah oli yang encer. Sebab semakin encer, oli akan semakin leluasa melumasi setiap bagian mesin. Tarikan motor ataupun mobil juga akan terasa lebih ringan jika menggunakan oli yang encer. Ternyata hal tersebut tak selamanya benar.

Salah satu penyebab knalpot motor keluar asap putih tipis adalah oli yang terlalu encer. Hal ini dapat menyebabkan oli tersebut mudah masuk pada mesin. Lebih jelasnya, oli mesin harus memiliki tingkat keenceran yang sesuai atau SAE rekomendasi. Cara untuk mengatasinya adalah menguras oli dan mengganti oli yang cocok secara berkala.

Selain menjadi penyebab knalpot motor keluar asap putih tipis, menggunakan oli yang lebih encer akan membuat suara mesin menjadi lebih kasar. Ini disebabkan karena oli encer mengalir lebih cepat melalui celah komponen mesin, sehingga daya redam geseknya pun berkurang. Tak hanya itu, Karena terlalu encer, ketahanan mesin semakin lama akan menurun sebab oli jenis ini kurang maksimal dalam melumasi komponen-komponen mesin pada area dengan celah yang lebih besar. Akibatnya komponen mesin menjadi cepat aus.

Pada dasarnya, oli merupakan material cair yang akan menguap bila terkena panas. Oli mesin yang kental memiliki molekul-molekul yang lebih kuat sehingga tidak mudah menguap, namun berbeda dengan oli yang lebih encer. Oli encer memiliki batas temperatur yang lebih rendah sehingga mudah sekali menguap kalau sistem pendinginannya tidak didesain untuk oli encer.

Peristiwa ini cenderung membuat bingung pengguna mobil maupun motor karena mengira ada kebocoran pada sistem oli, padahal memang jenis olinya yang mudah menguap. Dari sini juga bisa menyebabkan pemborosan karena dalam jarak waktu berdekatan harus selalu membeli oli.

8. Tune Up Mesin Berlebihan Menjadi Penyebab Motor Ngebul

Selain memperbaiki, ternyata tune up juga bisa menyebabkan masalah. Apabila penyetingannya tidak sesuai, maka komposisi bahan bakar yang masuk akan bermasalah. Hal itu mengakibatkan adanya sisa pembakaran yang berupa asap putih yang keluar.

Motor 4 tak sudah dirancang untuk tidak ngebul atau mengeluarkan asap. Jadi jika motor 4 tak kamu mengeluarkan asap ngebul,, maka cek tiap komponen yang sudah disebutkan diatas. Apabila masih tetap bermasalah, maka lakukan servis ke bengkel yang tepat dan terpercaya.

9. Ruang Pembakaran Mengalami Masalah

Seperti yang sudah disebutkan di atas, ruang pembakaran adalah sumber utama masalah ini. Jika kotor dan jarang dirawat bisa menimbulkan kerak di dalamnya, sehingga mempengaruhi kerja oli motor.

Ruang pembakaran ini memiliki fungsi yang cukup penting pada kendaraan. Jika ruang pembakarannya bermasalah, selain mengeluarkan asap yang mengganggu, tentu ini bisa mempengaruhi komponen yang lain.

Cara Menghilangkan Asap Putih dari Knalpot

Sebagai gambaran untuk kamu yang mengalami motor keluar asap putih saat dipanaskan, setidaknya ada sembilan hal yang menjadi penyebab motor seperti itu. Dalam pembahasan ini, ada beberapa solusi sekaligus cara menghilangkan asap putih dari knalpot.

1. Perhatikan Oli yang Kamu Gunakan

Cara pertama sebaiknya perhatikan oli yang kamu gunakan, apakah oli yang digunakan terlalu encer atau tidak. Penggunaan oli yang terlalu encer mengakibatkan oli akan masuk ke dalam sela-sela mesin.

Penggunaan oli yang tidak sesuai dengan jenis kendaraan akan mengakibatkan overheating sehingga menjadi penyebab knalpot motor keluar asap putih tipis. Untuk menghindari keluarnya asap putih tersebut, sebaiknya jangan gunakan oli mesin yang terlalu encer dan terlalu kental.

2. Pastikan Mengganti Oli Secara Teratur

Tidak hanya memperhatikan penggunaan oli saja, namun harus diiringi dengan mengganti oli secara teratur. Sebaiknya ganti oli setiap 2 bulan sekali atau dengan jarak tempuh 1500KM/Jam.

3. Rutin Membersihkan Knalpot

Selanjutnya, rutin untuk membersihkan knalpot. Cara ini sangat jarang dilakukan oleh pengguna kendaraan bermotor, sehingga mereka tidak mengerti bahwa knalpot yang bersih tidak menimbulkan asap. Untuk mengatasi keluarnya asap pada kendaraan, sebaiknya membersihkan knalpot. Cara membersihkan knalpot dapat dilakukan dengan oli atau cairan khusus pembersih yang dijual di bengkel-bengkel terpercaya atau bengkel resmi.

4. Rajin Mengecek Ring Piston

Pemakaian kendaraan secara terus-menerus dan pemakaian jarak jauh dapat mengakibatkan ring piston aus. Ring piston aus mengakibatkan oli dari bak oli dapat masuk ke ruang bakar dengan mudah. Oli dari bak oli yang masuk keruang bakar tersebut menjadikan kendaraan keluar asap. Jika sudah terjadi kerusakan ring piston, langkah termudah adalah mengganti satu set ring piston. Lakukan cara ini dengan tenaga berprofesional agar motormu tetap aman.

5. Lakukan Pemeriksaan Sel Katup Secara Berkala

Fungsi dari seal adalah mencegah kebocoran pada manifold. Penggunaan kendaraan jarak jauh secara terus menerus akan mengakibatkan seal katup rembes atau bocor secara perlahan. Untuk mengatasi kejadian tersebut sebaiknya mengganti seal katup. Gantilah seal katup pada bengkel terpercaya.

6. Pastikan Mengecek Linner Silinder

Cara kerja linner yaitu bergesekan dengan ring piston. Pemakaian kendaraan terus-menerus maka dapat membuat linner silinder aus. Jika linner sudah aus, oli akan sudah masuk dari ruang bakar dan mengakibatkan kendaraan mengeluarkan asap. Untuk mengatasi linner silinder aus kalian dapat membubut ulang linner silinder.

7. Perhatikan Waktu Pemakaian Motor

Pemakaian kendaraan dalam jangka panjang dengan tidak memperhatikan komponen-komponen mesin kamu tentu saja membuat kerusakan. Keluarnya asap pada kendaraan lama biasanya terjadi adanya kerak pada saluran pembuangan.

Cara menghilangkan asap putih dari knalpot motor memang gampang-gampang susah, sebab penyebabnya bisa bermacam-macam. Untuk mencegah hal tersebut, sangat disarankan untuk selalu servis rutin di bengkel resmi ataupun di bengkel umum yang sudah terbukti reputasinya.

Perlu diingat, saat kamu membawa kendaraanmu ke bengkel motor resmi untuk memperbaiki kendaraan yang mengalami kendala ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Terutama, soal asuransi, fasilitas dan proses pengerjaan dari bengkel tersebut. Bengkel dengan fasilitas lengkap dan banyak memperbaiki mobil bisa jadi indikasi kualitas pengerjaan yang baik.

Selain itu, saat akan melakukan klaim perbaikan kendaraan di perusahaan asuransi, kamu juga bisa memilih bengkel rekanan asuransi yang akan dipakai untuk memperbaiki kendaraanmu. Pihak asuransi memiliki daftar berbagai bengkel rekanan untuk melakukan perbaikan mobil. Bengkel rekanan tersebut ada yang merupakan bengkel resmi APM (authorized workshop) atau bengkel independen atau umum. Untuk mengetahui lebih lengkap informasi bengkel rekanan asuransi, kamu bisa melihatnya di Qoala App. Yuk, temukan info menarik selayaknya cara menghilangkan asap putih dari knalpot ini di artikel yang lain seperti pada halaman “Cara Mengkilapkan Body Motor” hanya di blog kesayangan Anda, Blog Qoala!

Bagikan ke Teman:
Fitrianingsih
A mother who loves to write. Because writing is the painting of the voice.
Cari Asuransi Motor Terbaik di Qoala